Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

LIntang kemudian mencoba menelusuri tempat tersebut dengan cara meraba seluruh permukaan lantai, “Tunggu di sini Limo, aku akan mencari tahu tempat apa ini,” Namun lama berjalan-jalan, Lintang tetap tidak kunjung menemukan ujung, “Tempat macam apa ini? kenapa luas sekali? Tu-tunggu dulu, apa ini dinding?" Lintang mengerutkan dahi saat telapak tangannya mentok, menyentuh sesuatu yang terasa kasar, “Sepertinya ini sebuah dinding,” tanpa pikir panjang pemuda itu langsung memanjatnya.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 344 Times as ulat dinding
Read
+Library
Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

suara Olive memanggil, sedikit lebih tinggi dari biasanya, bercampur keterkejutan. Vito langsung meloncat cepat, masuk ke ruang kecil di bagian ujung, tempat Olive berdiri dengan tangan masih menekan dinding di belakang closet. "Lihat, dindingnya ..." Vito menyipitkan mata sejenak, meneliti bagian yang ditekan Olive. Jemarinya ikut menyentuh permukaan itu, terasa kasar, ringan dan sedikit panas. Jelas bukan terbuat dari granite yang dingin.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as ulat dinding
Read
+Library
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

Ukiran dinding itu dipoles dengan cat minyak agar tahan lama dan tidak dimakan rayap. Sesampainya di jenjang rumah, Pakiah menyuruh Maiza rehat sejenak lalu ia naik sebanyak enam anak tangga lantas berdiri di depan pintu. Tidak langsung mengetuk karena merasa gugup, Pakiah menghembuskan nafas berulang kali.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as ulat dinding
Read
+Library
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Sekitar tiga ratus kaki kemudian, akhirnya ketiganya tiba di ujung lorong hanya untuk menemukannya terhalang oleh dinding batu lain! Di satu sisi, ini adalah perwujudan sempurna dari pepatah, 'Keluar dari penggorengan dan masuk ke api' "Sialan, dinding lagi?" gumam Ray sambil berbalik menatap Gerald. Gerald sendiri hanya menatap dinding untuk beberapa saat lalu dengan lembut meletakkan tangan di atasnya dan begitu Gerald melakukannya, seluruh dinding mulai bergetar!
924.9M viewsCompletedAdded to Library 548.2K Times as ulat dinding
Show Reviews (23624)
Read
+Library
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Read All Reviews
Selubung Memori

Selubung Memori

tanya Lavi, langsung. “Berlin benar. Dia harus turun dengan tali,” jelasku. Aku menjentikkan jari, membuat sulur-sulur kecil membentuk di tengah-tengah kami. Sulur itu membentuk pola dua garis terpisah. “Anggap dua sulur ini ilustrasi dinding. Jadi, ada dua level permukaan tanah di dalam dinding.” Satu sulur muncul lagi, menghubungkan dua garis sulur. Sekarang ilustrasinya mirip huruf H. “Garis mendatar ini tanah tempat Berlin turun. Aku yakin itu. Kau mengerti maksudku?”
1018.8K viewsOngoingAdded to Library 675 Times as ulat dinding
Read
+Library
Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

Jaksa Penghukum Dari Dunia Bawah

Nexus memberikan informasi mengenai karakteristik dinding tersebut. "Dinding ini tidak dapat dipanjat dengan cara konvensional, Dante. Tapi ada celah kecil dalam sistem sensorik di dekat sudut barat daya. Jika kita bisa mencapai lokasi itu, aku bisa mematikan sensor gerakan dan membantu kalian keluar dari situ," kata Nexus.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as ulat dinding
Read
+Library
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Di dinding, tergantung puluhan benang merah yang ujungnya menghilang masuk ke lubang kecil di lantai. “Benang ini…” Raka mendekat, jemarinya hampir menyentuhnya. “Jangan!” Darto menepis tangannya. “Itu bukan benang biasa. Itu urat suara mereka. Sekali kau memutus atau menyentuhnya, mereka akan tahu kau di sini.” --- Raka menelan ludah. “Jadi petinya… di bawah lubang itu?” “Bukan,” jawab Darto lirih. “Lubang itu adalah mulutnya.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as ulat dinding
Read
+Library
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Retakan menjalar seperti pembuluh darah hitam. “Ke sini!” teriak Ling’er. Ia berlari ke sisi ruangan, ke celah sempit yang hampir tak terlihat di balik dinding retak. Wu Teng mengikuti tanpa ragu. Terowongan itu rendah, hanya cukup untuk satu orang lewat sambil membungkuk. Dindingnya lembap, berlapis es tipis yang memantulkan cahaya redup dari reruntuhan di belakang.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as ulat dinding
Read
+Library
Perfect Wife (Dangerous)

Perfect Wife (Dangerous)

"Ya." Setelah menjawabnya dengan perlahan Leanne meraba dinding itu dengan tangannya yang sudah terbalut sarung tangan kulit warna hitam. Terasa gesekan yang menonjol ketika ia merabanya, dan dengan perlahan ia mendorong bagian dinding yang menonjol itu terus ia dorong sehingga satu batu bata pada dinding itu masuk kedalam.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as ulat dinding
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status