Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MELEPAS BENALU

MELEPAS BENALU

Sudah bisa update kbm persi terbaru belum? Next kilat, yuk! Salam hangat 🤗🤗
9.4197.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Kubaluri udang berukuran sedang dengan tepung bubu praktis dan kucelupkan ke dalam minyak panas satu persatu hingga warnanya kuning kecokelatan lalu kuangkat ke piring sedang berwarna putih. Selanjutnya kuaduk beberapa kali nasi serta bumbunya yang dimasak di api dengan suhu sedang agar tidak hangus. Tak lama menunggu, akhirnya kedua menu telah siap kuhidangkan. Terlihat Beni dan dua putri ku tertawa bersama dengan penuh semangat. Beni pun sesekali menggelitik mereka hingga terpingkal-pingkal.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Dicintai Dengan Ugal-ugalan

Kemampuan paling besar yang dimilikinya adalah mengubah menjadi kepompong, memerangkap lawannya di dalam kepompong dan mencekiknya hidup-hidup sampai mati. Lirea telah melihat kekuatan Shaka, jadi dia memilih kemampuan unik ini. yakni ikatan yang tidak ada habisnya dan mengubah menjadi kepompong. Lalu, saat dia melirik pria itu yang berada di atas kasur dan tengah mempersiapkan serangan balasan, dia pun lantas menendang kakinya.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

“Temani aku makan. Aku tidak suka melihat orang berdiri saat aku sedang duduk.” Ivony mengerjap, sedikit terkejut dengan permintaan yang lebih terdengar seperti perintah tersebut. Ia ragu sejenak, namun ingatan akan kemarahan Damian semalam membuatnya segera menurut. Ia menarik kursi di hadapan pria itu dan duduk dengan perlahan, menjaga jarak yang sopan. Di atas meja tersaji Bigos, rebusan daging dan kubis khas Polandia yang aromanya gurih dan sedikit asam, serta Pierogi isi daging yang Ivony buat dengan tangan sendiri.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Wanita malang yang terlihat kurus ini agaknya lama tak makan. Tiba-tiba terdengar lagi suara yang memanggil-manggil Suliti. ”Sulitiii…istriku sayang, ini Abang datang bawakan kamu daging naga, pasti enak kalau di panggang!” Tak lama muncul lah orangnya dan Bafin kembali melongo, yang datang adalah…Paman Renggo, adik kandung mendiang ibunya, di tangannya ada ular piton sebesar paha.
9.646.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Pak Mang Ayep tiba-tiba menepuk punggungku dan kembali tertawa sambil melihat wajahku yang seakan-akan tidak percaya atas apa yang dikatakan. Hahahaha “Kalem, urang mah euweuh hubunganna jeung maneh, ngan jelema-jelema khusus anu bakal aya hubunganna jeung anu ku urang obrolkeun. (Tenang, aku tidak ada hubungannya denganmu, namun hanya manusia-manusia khusus yang akan ada hubungannya dengan apa yang aku obrolkan.)” “Tapi,”
9.631.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 872 kali sebagai ulat kepompong
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

“Papi lagi ngapain?” “Papi cuma main gitar. Lagi kangen kamu.” Shadam terkekeh kecil. “Aku juga kangen Papi. Mami lagi di kamar, Papi bisa cerita dulu sama aku kan?” Angga mengangguk, menatap layar seperti menatap bagian kecil dari hidup yang dulu hilang. “Boleh banget. Kamu udah makan?” “Udah. Mami masak sup jagung.”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Walau awalnya ragu, lelaki itu mulai angkat bicara. "Sebaiknya kamu ke rumahnya kamituwo saja. Ini nanti kalau ada rumah pertama kali, warnanya kuning. Dekat barongan. Ya itu rumah Kamituwo. Kamu bisa dapat penjelasan dari beliaunya." (Kamituwo = jabatan yang memegang administrasi umum desa) Barongan = pohon bambu yang rimbun. "Ba-baiklah, Pak. Kalau begitu saya langsung ke sana saja."
1078.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai ulat kepompong
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

Otomatis dua bukit kembar Marini menjuntai sempurna. Dengan serakah Ariel melumatnya bergantian, membuat Marini mendesah keras. Ia tidak menyangka Ariel tiba-tiba melakukan serangan mendadak. Setelah puas menikmati kedua bukit kembar, Ariel kemudian duduk di atas meja. "Sekarang giliranmu memuaskan adik kecilku," kata Ariel. Lelaki itu mengeluarkan miliknya yang sudah panjang menegang. Marini paham, seperti biasa ia melumat milik Ariel ke dalam mulutnya.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Sassssstttt! Patukan pocong tadi salah sasaran, dan malah mengenai buah mangga yang tergantung di pepohonan dekat Sumelika. Setelah terkena patukan pocong, buah mangga tadi berubah menjadi ungu dan busuk, Sumelika kaget melihatnya, pocong ini sangat kuat sekaligus memiliki bisa seperti ular. "Kenapa pocong itu punya bisa sih? Aneh bener." Heran Sumelika, sebari mengerutkan keningnya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai ulat kepompong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status