Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diary Mafia yang hilang

Diary Mafia yang hilang

bisik Anak buah Robert yang berjaga di pintu keluar Mansionnya. "Sst! Jangan ngomong seperti itu. Tembok mansion itu seperti punya telinga. Jangan sampai kita dipenggal setelah kamu bicara seperti itu." Tegur temannya. Lelaki itu langsung terdiam dengan wajah pucat.
451 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Tembok yang mengelilingi rumah itu setinggi tiga meter dan dicat warna merah. Di ruang tamu rumah tersebut tampak penatua dari keluarga Nantaboga, Karim yang tengah merokok. Dia menghisap rokoknya dalam-dalam dan mengembuskan asap tebal dari mulutnya. Teuku duduk di sampingnya dalam diam seperti seorang anak kecil yang baru saja selesai melakukan kesalahan. Plak! Karim memukul meja di depannya hingga air dalam gelas yang ada di atas meja menyembur keluar. Air tersebut membasahi seluruh permukaan meja.
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63.3K kali sebagai ulat tembok
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Sang KAISAR PRODEO

Sang KAISAR PRODEO

Tubuh perkasanya berkeringat dan berkilat tertimpa cahaya ruangan itu. Dan terlihat hasil akhir dari amukan palunya, tembok tebal di sisi kanan kiri serta belakang tubuhnya telah hancur rata hingga sebatas dengkulnya saja. Padahal awalnya tinggi tembok ruangan itu sekitar 4 meter sebelum di ratakan olehnya. "CLAGHH..!!"
1035.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

sahut Stevi yang berhasil membuat Sasha tersenyum. Malam harinya Sasha habiskan dengan mengecek sekeliling rumah dan mencatat apa saja yang perlu ia renovasi. Ia juga mencatat beberapa furnitur baru yang mesti ia beli, ternyata rasanya menyenangkan. "Sha, kamu mesti beli tempat tidur baru yang lebih besar," tukas Mama sambil duduk di atas tempat tidur Sasha. "Loh kenapa?" tanya Sasha yang langsung membuat Mama menepuk keningnya. "Kan kamu mau nikah sama Raga, kalian kan akan tinggal disini, masa tempat tidur segitu mau kamu tidurin berdua!" oceh Mama, Sasha nyengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

Setelah berbelok dari sisi tembok bangunan satu ke sisi bangunan lain, mereka sampai ke tembok pembatas rumah. Tembok itu setinggi dua meter. Terbuat dari batuan kokoh. Warnanya yang gelap tampak tidak mencolok. Zoe merogoh salju di bawah kakinya. Ia memungut batu yang ditemukannya dari sana. Ia lantas melemparnya melewati tembok itu. Selang beberapa waktu, sebuah tambang menjulur. Zoe menangkap ujung tambang itu, lantas memanjatnya. Sampai di atas ia memberi kode kepada kawannya yang masih di bawah kemudian melompat melewati tembok.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
Sang Pendekar Naga Hitam

Sang Pendekar Naga Hitam

Tidak terasa lima hari telah berlalu sejak rapat darurat itu. Senjata-senjata yang sedang tinggal sedikit lagi selesai. Satrio Wirang, Wirang, Raja Argadana dan Anggoro sedang berkumpul membahas persiapan perang mereka sudah sejauh mana. Satrio Wirang untuk mengajuk usul untuk menutup sementara tembok sebelah utara dengan kayu terlebih dahulu mungkin tidak dapat menghentikan pasukan musuh tapi setidaknya dapat menghambat mereka.
9.670.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Sedangkan Bima cukup dengan memusatkan pikiran saja. Di barisan tembok pertama para peri telah siap dengan senjata lengkap. Tembok besar itu jelas akan sulit di tembus oleh siluman biasa. Apalagi siluman yang tak bisa terbang, mereka akan kesulitan menembus tembok. Peperangan di tembok pertama pun masih bisa di kendalikan para peri. Tembok setinggi dua puluh tombak dengan tebal dua tombak itu sangat kokoh. Para siluman itu harus menerima kerugian besar dihujani serangan.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

TAKTIK CINTA SANG BOS MAFIA

Mana mungkin juga dirinya bisa memanjat tembok besar dan tinggi dihadapannya itu. “Bagaimana ini. Aku harus segera pergi dari sini, tapi tidak ada jalan keluar satu pun di sini,” eluhnya merasa kesal, kenapa juga Tendero harus membangun tembok beton yang begitu tinggi coba, menyusahkan saja.
9.948.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

BRAAAKKKKK Kaliki mendorong Sima mundur kembali ke dalam bangunan yang besar itu, terdengar banyaknya suara seperti seseorang yang menabrakan dirinya ke barang-barang dan tembok hingga tembok tersebut rubuh. Dan tak lama, “LAWAN URANG DIDIEU, TONG NGAGANGGU GUSTI JEUNG JELEMA ETA! (LAWAN AKU DI SINI, JANGAN MENGGANGGU TUANKU DENGAN MANUSIA ITU! )”
9.8682.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai ulat tembok
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Contract With The Devil's man

Contract With The Devil's man

Menatap kosong pada tembok. "Gadia kecil, apa kau sudah mengerjakan semuanya? Kenapa malah melamun disini memandang tembok pula. Memangnya di tembok itu ada apa? Apa ada gambar wajahmu, wajahku atau orang tuamu?" tanya tuan Adam heran. Tuan Adam pun ikut melihat tembok itu.
9.95.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai ulat tembok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status