LOVE THE LAW
Jeritan Aruon menggema dalam ruangan.
“Berapa tahun aku hidup dengan bayang-bayang pembantaian keluargaku?!” teriak Valenha.
Ainsley memejamkan mata sesaat, lalu berkata pelan, “Sudah cukup, En.”
Tapi Valenha tidak berhenti. Ia kembali menyayat bagian dada Aruon, kali ini membuat luka berbentuk silang.
“Berdoalah,” bisiknya. “Kalau kau tidak bisa minta maaf pada keluargaku, setidaknya minta ampun pada Tuhanmu sebelum aku benar-benar membuatmu buta, tuli, dan lumpuh selamanya.”
Hot Chapters