Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

THE VILLAINESS FINAL EMBRACE

Ia tahu persis apa yang sedang terjadi. ​"Sepertinya Lady Lavinia mulai beradaptasi dengan elemen kegelapan lebih cepat dari yang saya perkirakan," kata Vincent tenang menatap Adrian dan Alaric dengan tatapan meremehkan. "Itu adalah Umbra Tactu sebuah Sentuhan Bayangan. Apa yang dirasakan oleh bayangan kalian, akan dirasakan langsung oleh saraf kalian." ​"Valerius! Tarik kembali darahmu dari tubuhnya!" teriak Adrian, meski ia sendiri tidak bisa menahan senyum tipis saat menyadari bahwa sentuhan itu berasal dariku.
626 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Tertawan Cinta Bodyguard Tampan

Kini, Dion resmi kehilangan keperjakaannya. “Aku milikmu, Mas. Aku milikmu ...” desah Venus di depan bibir Dion. Dion langsung menciumi Venus dan mulai bergerak. Awalnya pelan tapi kemudian makin lebih cepat. Venus perlahan makin kuat mencengkeram milik Dion saat ia berada di Nirwana bersama Venus
104.9K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
Revenge

Revenge

BUUUKK! PLAAAK! Sebuah tendangan jarak dekat dan pukulan jarak jauh mengenai tubuh Steven yang hendak melakukan aksi bejatnya ini. Tubuh Steven langsung terpental jauh dengan luka dalam yang parah. Steven langsung muntah darah dengan tubuh telanjangnya yang tidak bisa bergerak. Tendangan dan pukulan ini juga menotok jalan darahnya yang membuatnya terdiam tanpa bisa bergerak sama sekali tapi dengan luka dalam yang sangat parah.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
Zurvive

Zurvive

, ujar kiki. "Berkas ini kita simpan, sementara untuk serum antivirus ini... aku ingin menguji coba ke tubuh ku sendiri, tercatat di sini bahwa, mutasi apapun tidak akan terjadi, ketika telah di suntikkan serum antivirus, yang berarti, jika aku tergigit oleh zombi, maka bisa di pastikan aku gak akan jadi kayak mereka, cuma hanya terluka bekas gigitan nya saja... kebetulan golongan darah ku O, jadi ingin aku jadikan sampel darah ku ini sebagai sampel yang bisa di produksi secara masal, kita bisa menyembuhkan semua orang, setidak nya sebagai pencegah...", jelas ku.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
Cucu Kegelapan

Cucu Kegelapan

“Apa-apaan ini?” Venus melemparkan cengiran pada si cowok bayi. “Ah, kurasa Venus lupa berkenalan gara-gara terlalu fokus dengan dunia barunya,” ujar si cowok bayi sambil tersenyum maklum. “Ngomong-ngomong, aku Virzash.”
3.8K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
Jerat Cinta Tuan Mafia Salvatore

Jerat Cinta Tuan Mafia Salvatore

"Jika kau belum berhasil membobol Veronica, jangan bawa-bawa pertanyaan aneh menanyakan hubunganku dengan Lorenza!" Felix tergelak, "Kau harus mengasah tonggak saktimu agar tidak mengalami pengapuran, Hvits! Urusanku dengan Veronica, aku akan segera membuatnya hamil darah dagingku, lalu ..." "Lalu?" kejar Hivtserk, memajukan tubuhnya memandang tak berkedip pada Felix yang juga mengunci tatapan.
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
A Perfect Hollow

A Perfect Hollow

Abe berkata kepada Venus dengan napas terengah. "Oh, ya Tuhan! Adam! Ya, Tuhan!" Venus memelukku dengan erat. Dia menangis. Venus adalah perempuan paling aneh yang pernah ada. Dia sangat keras. Keras kepala, keras hati, dan kemauannya keras. Pada usia dua puluh lima tahun dia pernah membidik segerombolan gembong narkoba di Veinmere dengan senapan sniper M24. Semua bidikannya kena. Memang, ayahku juga memberinya arahan yang bagus, tapi gadis mana sih yang bisa membidik dengan tepat begitu?
106.9K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
Vivian

Vivian

Bibir kian mengering sedikit pecah digigit berulang kali. Suara napas terdengar oleh Vivian yang memejamkan mata. Ia menoleh dengan pelupuk sayu, mencoba mengamati sekeliling. Tampak hewan berbulu coklat bak kucing dengan kaki jenjang menatap Vivian. "Aglo?" Vivian menjulurkan jemari seolah-olah sedang menengadah. Hewan coklat berekor panjang itu mendekat, menaruh wajah di jemari Vivian. Ia mengeluarkan cairan bening di sudut mata.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as vi veri veniversum vivus vici
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status