Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Skandal Di Balik Meja Pengacara

Skandal Di Balik Meja Pengacara

Sebuah cap bibir yang samar namun jelas, tercetak di bagian kerah dalam, seolah seseorang telah memeluk George dengan sangat erat, menyandarkan wajah di lehernya, dan meninggalkan jejak di sana. Warna lipstik itu... Fuschia. Merah muda terang yang mencolok. Soraya meraba bibirnya sendiri secara refleks. Dia tidak pernah memakai warna Fuschia. Selera Soraya selalu warna-warna elegan: nude, cokelat bata, atau merah marun gelap seperti yang disukai Damien. Dia tidak memiliki satupun lipstik dengan warna murahan seperti ini di meja riasnya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Menaklukkan Duda Dingin

Menaklukkan Duda Dingin

“Lihatlah! Semua yang kubeli ini juga bagus. Atau, haruskah aku membeli yang baru? Warna merah pasti terlihat bagus untukmu.” “Karena warna itu mengingatkanmu kepada rambut yang menusuk mata itu?” timpal Amber ketus. Selang satu desah tawa, Adam menangkup pipi sang istri dan merapatkan pandangan. “Bukan, tapi karena warna merah membuatmu terlihat lebih menggoda. Itulah sebabnya mengapa aku suka sekali dengan bibir ini.”
1053.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian di Kota Hema

Misteri Kematian di Kota Hema

"Atau lem?" "Itu lip gloss. Lem darimana." "Ini?" Athur bertanya seraya mengambil barang tersebut dari tempatnya. "Ck! Itu lip tint." "Kalo ini?" "Ck! Ih Masa nggak tau," Lili menunjuk dan menjelaskannya. "Ini lip tint, ini lip gloss, ini lip matte, ini lip balm." "Sama aja, apa bedanya. Ribet banget jadi perempuan."
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

Yang Mandul Itu Kamu, Mas!

"Kalau lip cream yang cocok untuk bibir gelap, ada?" "Ada, Mbak." Karyawan minimarket langsung mengeluarkan lipcream yang aku minta. Namun kali ini sangat banyak. Ada tujuh lip cream yang dipromosikan. Aku bingung mau memilih yang mana. Akhirnya aku menjatuhkan pilihan pada satu lipcream berwarna maron. Ya, bibirku terlihat segar saat aku memakai lip cream berwarna maroon. Aku kembali mencari kebutuhan lain. Ketika semua yang aku cari telah di dapat, aku pun keluar dari minimarket. Mas Riki tersenyum saat melihatku.
1053.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Dinikahi Calon Kakak Ipar

Dinikahi Calon Kakak Ipar

kukecup pipinya yang merona. "Bibirmu tampak berkilau," ucapku sambil memberikan kecupan disana juga. "Vira pakai pelembab bibir, mas. Biar gak kering bibirnya," jawab Vira. "mas mau pakai?" Dia meraih sebuah benda berbentuk seperti lipstik yang terdapat di meja rias kemudian membalikkan badannya padaku dan menyodorkan benda itu.
9.8105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Yerin menyapukan lipstik berwarna pink kemerahan ke bibir Jema. “Sudah…” Yerin membawa Jema bercermin. “Waaah ini sungguh aku?” Jema sendiri bingung dengan wajahnya yang berubah.
9.6297.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.0K kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Jodoh Dadakan Wasiat dari Ayah

Jodoh Dadakan Wasiat dari Ayah

Bibir Veline seperti sebuah rahasia kecil yang menunggu untuk dijelajahi. Dia menarik diri sejenak, menatap Veline yang kini wajahnya memerah, napasnya juga sedikit terengah. "Pakai apa malam ini?" Veline tersenyum, menyentuh bibirnya sendiri seolah memeriksa rasanya. "Lip ice rasa jeruk." "Manis sekali," ujar Hero seraya mengelus bibir Veline yang berwarna merah muda, kenyalnya bibir Veline yang seperti jelly seakan membuatnya tak ingin berlama-lama untuk menikmatinya lagi.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Menantu Termiskin

Menantu Termiskin

bibir yang merah alami tanpa pewarna kimia. Ibu jari Arman turun ke arah bibir ranum Arnita. Ia mengusap bibir itu dengan lembut layaknya barang yang rawan pecah. "Mas." panggil Arnita dengan lirih. Jantung Arnita saat ini berpacu dengan cepat. Apalagi tatapan Arman yang tidak pernah lepas dari bibir miliknya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
ROSES

ROSES

"Ah benar juga, kau masih ingat ternyata." Sentuhan terakhir dari riasan hari ini adalah pewarna bibir yang begitu merah. Jaman sekarang, warna itu terlihat mempesona dan begitu di gandrungi banyak perempuan kota. Karena warna itu terlihat mencolok dan menonjolkan warna bibir. "Sudah, segeralah berpakaian, Bibi telah menyiapkan semuanya."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Candu Cinta Bos Mafia

Candu Cinta Bos Mafia

Lantas, ia pagut bibir merah alami Ann dengan membara. ###
1082.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai vermilion bibir adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status