Gemintang
Jivan terdiam, ini sama sekali diluar dugaannya kalau Arusha mengajak bertemu untuk membahas tentang hubungan antara Papa dan calon Mamanya itu.
“Jujur sama gue, Van,” desak Arusha.
Jivan mengigit bibirnya, ia menatap ke sembarang arah.
“Jivan, jujur sama gue,” nada suara Arusha terdengar semakin tegas.
Jivan menghembuskan nafas panjang dan lalu memberanikan diri menatap Arusha lurus-lurus.
“Iya, memang Papa pacaran sama Kak Devina dan dua minggu lagi mereka mau merit,” ujar Jivan akhirnya.
Hot Chapters