Istri Ke-4 Tuan Tanah
Tole setuju dengan romonya.
Ratih menarik napas panjang dan dalam, lalu mengusap rambut putranya yang tertutup oleh blangkon berwarna coklat, “Hati memang warnanya merah, Sayang. Kalau Tole berbuat baik ke banyak orang, warnanya akan jadi putih dan bersih, tapi sebaliknya, kalau Tole suka nakal, membuat orang membenci Tole, usil, hati itu akan kotor dan warnanya hitam. Kalau sudah begitu penyakit mudah masuk. Tole, gak mau kan seperti itu?”
Prapto menoleh ke lek Tejo, sama-sama terkekeh mendengar ucapan Ratih, rayuan maut itu tak terkalahkan.