Teman Tidur Suamiku
Ilham mengangguk setuju.
“Mama maunya aku menikah sama cowok mapan dan ‘settled’. Sementara pacarku, dia sesama dokter, tapi dia lebih memilih mengabdikan diri di pelosok. Jelas ibuku nggak setuju,” Sasha mengangkat bahu, ekspresi di wajahnya menunjukkan rasa lelah yang dalam. “Mereka hanya melihat titel dan angka di rekening, bukan ketulusan.”
Mereka sempat terdiam, menenggak air putih dalam diam. Keheningan itu terasa penuh antisipasi, seperti waktu yang dihitung mundur sebelum ledakan.