Lily of the Valley
Anehnya tidak ada satupun yang terjadi, suasana malam itu terlalu sunyi, terlalu hening padahal suara yang membangunkannya begiu keras.
Gadis remaja itu turun dari kasurnya, dengan langkah yang sangat pelat dan berhati-hati. Rumah mereka tidak memiliki pelayan ataupun robot pelayan, dan hanya ada dirinya, ibu dan sang ayah di rumah. Quinn membuka pintu kamarnya dengan sangat pelan— begitu pelan hingga derit pintu yang terbuka tidak terdengar. Lantai dingin mengikuti langkah kakinya yang pucat. Gaun tidurnya yang berwarn putih membuatnya bersinar ketika tertimpa cahaya, namun kesunyian yang ia temukan malam itu membuat tubuhnya menggigil.