WARUNG TENGAH MALAM
“Ari maneh geus teu sopan ka gusti, maneh teh inget hey, maneh teh geus eleh. (Kamu itu sudah tidak sopan kepada tuan, kamu harusnya ingat hey, kamu itu sudah kalah.) "
"Sudah terbuang jauh dan tidak berharga. ”
“Kalau Kala yang kini tuan kita gak mengajak kita untuk bersamanya, mau jadi apa kamu, paling ujung-ujungnya dimusnahkan oleh manusia sakti di luaran sana, badan besar tapi otak kecil, mikir dong, hormati tuan kita,” Kata Weta dengan nadanya yang cempreng layaknya anak kecil yang berbicara.
Hot Chapters