Berpisah Untuk Bersatu
"Berapa kali sih Yung, aku harus bilang sama kamu? Aku tuh beneran sayang, cinta sama kamu. Kalau nggak, kenapa nunggu sampai sekarang? Buat apa, coba?"
Di sini, di bangku yang terasa dingin, aku hanya bisa bergeming. Mematung. Sudah memindai dusta dalam diri Mas Wangi dan nihil. Artinya, dia jujur dengan semua yang dikatakan padaku tetapi sayan, tak mudah bagiku untuk mencintai seseorang. Tidak mudah. Meskipun kalau sudah terlanjur mencintai akan sangat sulit untuk berhenti.
"Maaf, Mas Wangi … Ayung nggak bisa." kataku lalu mengoreksi dengan mengatakan, "Ayung nggak tahu bagaimana ke depannya tetapi untuk saat ini, Ayung belum bisa, Mas."
Hot Chapters