Setiap Momen adalah Kamu
“Gak usah berlebihan, Don. Aku mulai jenuh dengan semua pujian-pujian itu. Aku merasa masih wanita yang sama. Wanita yang masih terus belajar dan masih berproses dalam banyak hal.”
“Ya, ini. Ini menambah kualitasmu,” sambung Dona.
“Dona, sudahlah. Kata-katamu yang seperti itu, tidak menenangkanku. Justru membuatku semakin khawatir.”
“Oke. Gini. Rakha itu pasti sedang menyelami dirinya sendiri. Apakah dia pantas disukai olehmu. Jika kamu tidak menyukai pujian, tapi inilah kenyataannya. Kamu satu-satunya wanita yang menjadi CEO, saat ini. Itu kenyatannya. Kamu wanita peraih penghargaan dari majalah bisnis tahun ini, juga kenyataan. Kamu mapan dalam segala hal, juga kenyataan. Berani menjadi pe
Hot Chapters