Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

Membawa Pergi Benih Calon Pewaris sang Presdir

"Sometimes I'm not sure I can be enough for you and our child." "You're always enough," Gita emphasized again. "And I'm not here out of pity. I'm here because I love you." Adrian stared at Gita longer this time. His words seemed to pierce through the wall of guilt that he had been building. "I'm sorry," he said quietly. "I know I'm too myself. I just... It's hard to accept everything." "Adrian," Gita said softly, "we both learned to accept. And I know, you're going to be a great father, a great husband. Not because you're perfect, but because you're always trying."
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

“Yan, kau harus percaya pada dirimu sendiri. Atau setidaknya, berikanlah kesempatan untuk mempercayai dirimu sendiri. Karena pada akhirnya, segala sesuatu akan kau lalui sendirian.” Aku merenung mendengar perkataannya. Ibu pun kemarin berkata hal yang sama mengenai kepedihanku soal Liana. Jika ada yang salah dengan dirimu, berarti permasalahan itu hanya bisa diselesaikan oleh diri sendiri, bukan dari campur tangan orang lain. Genta benar. Aku harus memberikan rasa percaya itu pada diri sendiri sebelum meminta orang lain untuk percaya padaku.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

🇮🇩 A LOVE NAMED SUMMER

Kamu pantas. Siapapun kamu. Dari mana pun kamu berasal. Seberapa besar luka yang kamu simpan. Seberapa kacau masa lalumu. Seberapa sering dunia membuatmu merasa kecil. Kamu tetap pantas untuk dicintai. Bahkan ketika kamu sendiri kesulitan mempercayainya. Bahkan ketika semua orang di sekitarmu gagal melihat nilaimu. Bahkan ketika kamu merasa sendirian, dan dunia terasa terlalu sunyi untuk ditahan sendiri.
10904 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

Hidup Rata Yang Mulai Bergelombang

“Kamu juga punya peran yang penting.” “Tiap kamu adalah unik.” Jangan pernah menganggap dirimu tidak berguna. Dirimu biasa-biasa saja. “Kamu itu berharga.” “Dirimu tidak tergantikan.” Kita berhak memiliki happy ending dari kehidupan kita, masing-masing. Keadaan bisa berubah kapan saja. Semuanya pasti berakhir dengan baik. “Jika tidak baik, berarti itu belum berakhir.”
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

“Kau hanya perlu berpikir bahwa kau istimewa dan luar biasa. Maka, takkan ada seorang pun yang dapat merendahkanmu. Tak peduli seburuk apa pun perkataan yang mereka lontarkan untuk menghinamu. Kau tetap cantik dan unik!” Amisha tercenung. Ucapan Aland ada benarnya. Tak peduli sedalam apa pun orang lain menenggelamkannya ke kerak bumi, tidak seharusnya ia memandang rendah dirinya sendiri. Siapa lagi yang akan menghargai dirinya jika ia sendiri menganggapnya payah dan lemah?
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
Ku Tentukan Takdirku

Ku Tentukan Takdirku

“Surat untuk diriku sendiri. Yang dulu… sering merasa tidak cukup.” Adrian menatapnya dengan lembut. “Dan sekarang?” “Sekarang aku tahu,” jawab Alya sambil tersenyum. “Aku tidak harus cukup untuk siapa pun. Aku hanya harus jujur pada diriku sendiri.” Mereka terdiam beberapa saat, menikmati suara ombak yang berkejaran. Adrian membuka satu kaleng dan menyerahkannya padanya. “Untuk lembar baru?”
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ouroursthuseres
lagi, air mata berlomba-lomba menghujani pipi. "Jangan menangis lagi Kesya. Air mata tidak cocok untuk menghiasi wajah cantik mu ini." dengan lembut ibu jari Adrian kembali menghapus air mata Kesya. "Kau itu bunga Kesya, bunga yang sangat indah. Kau seperti bunga teratai, walau hidup di tengah lumpur kotor namun cantikmu tetap bersinar menjadi penyejuk di kala mata menatap jijik lumpur itu. Kau wanita yang kuat, hebat, mandiri. Tidak ada wanita yang seperti dirimu di dunia ini. Kau harus percaya meskipun bunga teratai tidak tumbuh di taman sama seperti bunga yang lain, bukan berarti dia tidak bunga, dia tetaplah bunga, bahkan jauh lebih hebat dibanding bunga yang lain, seperti halnya dirimu.
9.911.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
Because of you

Because of you

ucap Niken dengan suara lemah. "Semua orang mempunyai jalan hidup masing masing. Apapun jalan yang orang pilih entah itu jalan kebaikan atau pun jalan yang salah kita sebagai manusia tidak bisa langsung menganggap mereka itu salah. Setiap orang punya alasan masing masing atas pilihannya." ujar Mami Rena lagi. Niken terdiam sejenak. Ia ragu untuk menceritakan masalahnya kepada wanita yang baru ia kenal.
9.52.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Dia memelukku, menempatkan kepalanya di leherku. "Jangan pernah merasa rendah diri dengan apapun yang ada pada dirimu. Semua yang kamu miliki itu sempurna. Kamu nggak perlu terlihat sempurna di hadapan orang lain, tetapi jadilah dirimu sendiri. Menjadi dirimu sendiri itu adalah kesempurnaan buat kamu dan aku menerimamu apa adanya." Aku memutar tubuhku, seraya mendongak, menatap wajah tampan itu dalam-dalam.
25.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
ONLY YOU

ONLY YOU

ucapnya dengan nafas berat dan keringat membasahi seluruh tubuhnya. Waktu berlalu dengan cepat, Wei yang 5 tahun ini menderita insomnia menerima banyak perawatan namun hasilnya sama saja. Matahari pagi ini terasa hangat, hari pertama kuliah berakhir dengan cepat, Xiyi dan Meng Qi berjalan pelan dengan nafas berat. Mereka berdua merupakan teman baik sejak SMA dan berjanji untuk bersama-sama mewujudkan mimpi mereka. "Heng! Yiyi, dudu lapar." Meng Qi yang terdengar manja Sambil menunjuk kearah dompetnya yang kosong, mereka tertawa lepas mendengar leluconnya yang menyedihkan.
92.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai you are enough just as you are
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status