Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MY WAY

MY WAY

sahutku menjelaskan. "Hmmm, baiklah. Kau hati-hati ya. Sangat disayangkan sekali aku belum bisa membantumu dalam masalah finansial kita sayang. Aku tak mau kau terlalu lelah karena harus bekerja siang dan malam," ujar Matt cemas. Aku berbalik dan menatapnya lemah. "Selama kau ada bersamaku itu tak menjadikanku sebuah beban, Matt," ucapku.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as you matter
Read
+Library
Magic You

Magic You

"Love you." Mukaku menjadi memanas karena kalimat yang keluar dari bibirnya barusan. catatan penulis: jangan lupa di like, vote dan rate ya guyssss love you...
104.1K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as you matter
Read
+Library
Mate

Mate

Bagaimana bisa aku lupa? “Udahlah. Untuk apa sih ngegalauin orang yang nggak ngehargain kita. Mending fokus untuk ngehargain diri kita dulu, baru ngehargain orang lain. Gimana orang lain mau respect dan cinta sama kita, kalau kita sendiri belum bisa melakukan itu untuk diri sendiri?” Aku terdiam mendengar perkataan Mas Wira. Tiba-tiba gigiku ngilu dan berubah menjadi sakit. Aduh, kayaknya sakit gigi-ku kambuh lagi.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as you matter
Read
+Library
Because of you

Because of you

ucap Niken dengan suara lemah. "Semua orang mempunyai jalan hidup masing masing. Apapun jalan yang orang pilih entah itu jalan kebaikan atau pun jalan yang salah kita sebagai manusia tidak bisa langsung menganggap mereka itu salah. Setiap orang punya alasan masing masing atas pilihannya." ujar Mami Rena lagi. Niken terdiam sejenak. Ia ragu untuk menceritakan masalahnya kepada wanita yang baru ia kenal.
9.52.3K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as you matter
Read
+Library
Marry You

Marry You

Vanya mulai mengomel dan dia merasa kecewa pada keponakannya itu. "Bi, aku benar-benar tidak bisa melanjutkannya. Maafkan aku," Amanda berusaha menahan tangisnya. "Lalu kenapa kamu begitu yakin dan menerima lamaran Randi. Bagaimana bibi akan menghadapi orang tua Randi. Mereka pasti marah sekali padamu, apa yang membuatmu ragu. Katakan pada bibi, apa yang sebenarnya kamu inginkan Amanda?"
5.5K viewsOngoingAdded to Library 187 Times as you matter
Read
+Library
Dear You

Dear You

Enggak peduli dengan ekspresi gue yang hampir saja kesedak pasta yang gue kunyah. “Belum tante.” Jawab Jessi pelan. “Kenapa?” mama menginterogasi lebih dalam. “Kamu cantik, pinter dan dari keluarga baik-baik.” Jesi tampak tersipu dengan pujian mama. Sebelum menjawab kalimat mama, gadis itu sempat melirik ke arah gue, dan gue pura-pura aja enggak tau. “Belum nemu yang cocok tan.”
3.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as you matter
Read
+Library
No, it's You!

No, it's You!

Gosh … semua pemikiran insecure ini membuatnya lelah. Bersambung ...
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as you matter
Read
+Library
Aku bukan yang Pamanku Mau

Aku bukan yang Pamanku Mau

Dengan suara pelan dan ragu, aku bertanya, “Maksud Paman… kita adalah pasangan?” Tria mengangguk. “Benar.” Ia menggenggam bahuku hati-hati. “Tolong jangan tinggalkan Paman. Apa pun akan Paman lakukan, tapi jangan sakiti dirimu lagi.” Aku terdiam sebelum bertanya lagi, mataku sedikit berbinar, “Maksud paman… kita bukan bangsa Voremon yang cacat?”
342 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as you matter
Read
+Library
Me

Me

Val menghampiri Lea dan memberikannya sebuah air putih kemasan dan sebungkus roti. “ Makanlah?” sahut Val. “ Kenapa hanya satu?” balas Lea pelan. Val mengerutkan dahinya, “ Kau mau lebih?” “ Ya, Setidaknya tujuh buah roti. Untuk teman-temanku.” Balas Lea. Lea terlihat lebih lembut setelah dijemur oleh Michael, hal itu membuat Val semakin luluh. “ Hahaha, kau tidak bilang sih. Aku akan membelikannya lagi..” balas Val, dia pergi kembali kekantin untuk membeli beberapa roti tambahan.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as you matter
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status