Terjerat Gairah si Om Suami
Tangannya kembali menggapai-gapai ke permukaan, tapi Yunita menekannya lebih kuat, memastikan Jena tak bisa muncul ke atas.
Air kolam beriak keras, menimbulkan suara gaduh yang menggetarkan udara sore. Jena terus meronta, tangannya menampar permukaan air seolah meminta pertolongan. Matanya melebar penuh teror, paru-parunya berteriak meminta udara, tapi setiap kali ia hendak menyembul, telapak tangan Yunita menekan kepalanya ke bawah lagi.
"Diam aja, Jena... biar semua ini cepat selesai," bisik Yunita dalam hati, wajahnya berpura-pura panik, tapi sorot matanya dingin penuh niat membunuh.
Hot Chapters