INICIAR SESIÓNเมื่อองค์หญิงองค์ชายวัยหัดรักถูกส่งออกนอกวัง สำนักศึกษาที่แสนสงบก็เริ่มวุ่นวาย จนต้องส่งพวกเขาไปทำภารกิจข้างนอกแทน (รุ่นลูกของเรื่องข้ามมิติมาเป็นจักรพรรดินีมากรัก)
Ver másDi sebuah restoran, dua laki-laki sedang duduk berhadapan. Menikmati hidangan yang ada di piring mereka masing-masing. Salah satu pria terlihat cukup tegang dan tidak tenang. Beberapa kali dia melirik, dari irisan daging di piringnya berpindah melihat reaksi pria yang duduk di depannya. Aleando Munaf nama laki-laki itu. Berbeda dengannya, laki-laki di depannya terlihat menikmati irisan daging yang sesuap demi sesuap masuk ke mulutnya, dengan wajah tenang. Laki-laki berwajah tenang itu adalah Argen Davino Wijaya.
Aleando sekali lagi tertunduk, berusaha menimati lumernyan daging lembut di mulutnya. Namun tetap tidak terasa nikmat di lidahnya. Hari ini dengan pikiran kacau dan keraguan dia memberanikan diri untuk bertemu dengan Argen. Ah, mereka memang teman, namun selalu ada tiang tinggi menjulang yang Argen bangun di sekelilingnya. Agar tidak sembarang orang melewati batas itu.
Argen adalah puncak bisnis di negri ini. Pemilik perusahaan ternama Domaz Group. Perusahaan multi nasional yang menguasai hampir sebagian banyak sektor retail supermarket besar di negri ini. Mereka juga memiliki Domaz Mall, mall terbesar dan terbaik di negri ini. Jaringan waralaba supermarketnya ada di seluruh negri. Jangkauan pelosok daerah dimasuki oleh Domaz minimarket. Argen adalah pemilik Domaz Group, setelah ayahnya meninggal dia mewarisi semua itu, menggantikan ayahnya. Dibawah bayang-bayang kakeknya, Presdir pertama Domaz Group yang sudah pensiun. Laki-laki tua itu memilih menetap jauh di vila di dekat pantai. Namun, siapa pun tahu, penggaruhnya dalam dunia bisnis tak pernah hilang. Keputusan apa pun yang keluar melalui Argen, dipercayai masih harus melalui persetujuan sang kakek.
Argen pengusaha sukses yang bertangan dingin. Tempramenya sedikit keras, kalau dia marah dia akan menunjukkan sikapnya dengan jelas. Orang-orang bisa menandai dari caranya bicara untuk mendekat atau menjauh.
Ah, mungkin hanya Aleando yang bisa menjadi teman laki-laki perfeksionis itu. Tidak, Aleando sadar diri lagi. Bukan dia saja sebenarnya yang mau berteman dengan Argen. Semua orang selalu ingin mendekat padanya. Tapi, hanya Aleando yang dipilih Argen untuk memasuki pagar tinggi itu. Hanya dia yang diizinkan dan diterima untuk menjadi temannya.
Aleando menelan ludah Kelu. Meletakkan pisaunya, meneguk minuman dingin di gelasnya. Hari ini dia datang untuk memohon. Tangannya dia tarik ke bawah meja.
"Argen, aku mohon. Toko roti itu satu-satunya peninggalan berharga dari orangtuaku." Dia sudah membuang semua harga dirinya untuk duduk di depan Argen hari ini.
Hening, Argen mendongak mulutnya masih mengunyah. Wajahnya masih masih belum bereaksi. Memang seperti itulah dia.
"Toko roti dan resep roti ini begitu penting bagi orangtuaku, aku akan merasa bersalah pada mereka kalau sampai perjalanan toko ini berakhir di tanganku."
Kedua orangtua Aleando sudah meninggal dunia. Saat ini bisnis roti milik orangtua mereka terancam gulung tikar. Tidak bisa bersaing dengan toko roti besar yang membangun toko di dekat toko mereka.
"Kalau begitu tutup saja. Datanglah ke Domaz Group. Kau tahu kan, kau diterima kapanpun itu, apa posisi yang kau inginkan akan kuberikan."
Sial! Aku ingin memakinya sekarang. Dia selalu berkata begitu setiap aku mengeluh sedikit saja tentang toko roti.
Beberapa kali Argen menawarkan jabatan penting di Domaz Group padanya, tapi selalu dia tolak. Demi toko roti yang sudah dirintis keluarganya. Satu-satunya warisan yang tertinggal dari orangtuanya. Bagi Argen toko roti itu memang hanya seperti remahan debu. Dia bahkan bisa membeli toko roti atau bahkan hak paten resepnya. Tapi, Argen sama sekali tidak tertarik dengan bisnis recehan semacam itu. Dan mengganggap Aleando menyia-yiakan kemampuan hebatnya berkubang dalam bisnis roti warisan keluarga.
"Aku mohon Argen, kau tahu kan sepenting apa ini untukku. Aku hidup dari toko ini, aku bisa seperti sekarang karena usaha ayah dan ibuku. Saat ayah meninggal dia menyisakan pesan agar aku mengurus toko rotinya dengan baik. Aku tidak bisa melepaskan janji itu."
Cih. Terdengar Argen mendengus sambil meletakkan sendok. Mengusap sudut bibirnya dan meneguk air di gelasnya.
"Aku sama sekali tidak tertarik dengan toko rotimu." Kalimat itu penuh dengan nada menyepelekan.
Rasanya Aleando ingin melempar sendok ke wajah Argen. Dan berteriak. Berikan saja aku uang sebanyak anggaran makan siangmu sebulan sialan! Itu tidak akan membuatmu miskin sama sekali.
Kalau aku melakukannya dia pasti sudah menghajarku, mungkin jariku patah dulu dia baru berhenti.
Disudut ruangan ini ada seorang laki-laki yang berdiri diam tak bergerak. Hanya tarikan nafas dan gerakan bahunya yang lembut naik turun menandakan dia manusia. Pengawal pribadi Argen. Yang akan melindungi Argen bukan hanya dari serangan fisik semata.
Aleando menarik nafas dalam, mengumpulkan sisa keberanian untuk bersikap tidak tahu malu dan keras kepala.
"Argen, aku mohon, aku akan melakukan apa saja untukmu. Aku mohon bantu aku mempertahankan warisan orangtuaku."
Argen menyandarkan tubuhnya. Menatap Aleando yang kikuk.
"Kalau begitu berikan adikmu padaku, aku akan menikahinya." Kata-kata yang baru saja keluar dari mulut Argen seperti kilatan petir yang memecah kewarasannya. Dia meledak.
"Kau sudah gila ya." Sang pengawal yang sedari tadi diam memberi reaksi pada kata makian Aleando. Membuat laki-laki itu panik. Peluh muncul seketika di dahinya. "Bukan begitu maksudku, maaf." Argen masih diam dengan tenang. Membuat pengawalnya kembali mematung. "Tapi, bagaimana bisa kau meminta adikku sebagai perjanjian bisnis, bukankah ini keterlaluan."
Dasar gila! Kau kan sudah kenal adikku bertahun-tahun.
"Ale"
"Ia."
"Aku sama sekali tidak tertarik dengan toko rotimu." Kata-kata menghujam didengar lagi oleh Aleando.
Aku tahu sialan! Lantas apa hubungannya dengan menikahi adikku.
Bersambung
วังหลวงหลังจากหลิวกวนรายงานเรื่องราวที่ตนเองพบเจอต่อจ้าวหลินอ้าย นางก็ถลึงตาใส่พระสวามีทั้งสามคนด้วยความโมโห“ลูกชายตัวดีของพวกท่านหาสะใภ้ได้รวดเร็วกันมาก เช่นนั้นพวกท่านก็จัดการเตรียมสินสอดกันเองละกัน”สตรีพูดแล้วก็ล้มลงนั่งบนเก้าอี้ดั่งคนอ่อนแรง “แล้วลูกสาวข้าล่ะ เป็นอย่างไรบ้าง” นางหลุบตามองหลี่เสินสวามีที่กำลังส่งยิ้มจอมปลอมให้ตนยิ้มเช่นนี้ บุตรสาวก็คงก่อเรื่องเช่นกันหลี่เสินรีบเดินไปบีบนวดไหล่สตรีทันที “พระองค์ทรงใจเย็นๆ ก่อนนะ ลูกสาวก็เอ่อ มีสามีแล้ว”“ชายผู้นั้นเป็นใคร เหตุใดถึงกล้าหาญชาญชัยมาข่มเหงลูกสาวข้า” จ้าวหลินอ้ายเสียงดังขึ้นมาทันที“เอ่อ เป็นลูกสาวเราที่ไปข่มเหงเขา”หลี่เสินตอบเสียงเบา ก่อนกระซิบให้ได้ยินกันแค่ไม่กี่คน “เจ้าสำนักหย่งผิงฝึกวิชาอยู่ ลูกสาวเราก็ไปรวบหัวรวบหางเขาขณะฝึกวิชา”“อะไรนะ” สตรีทำท่าคล้ายจะเป็นลม “เจ้าสำนักหย่งผิงเสียด้วย เขาอายุยืนยาวน่าจะเกินร้อยปี มาเสียผู้เสียคนเพราะลูกสาวเรา”
“ข้าเป็นชายพเนจร เข้ามาเห็นสตรีถูกจับมัดมือมัดเท้ากางแขนขาเช่นนี้ไหนเลยจะอดใจได้ หากพวกเจ้าเข้ามาช้ากว่านี้สักหน่อย พวกนางห้าคนย่อมต้องเป็นเมียของข้าทั้งหมด”เขาพูดพลางทำเสียงหัวเราะสะใจ แต่ในใจรู้สึกว่าตัวเองเป็นตัวร้ายอย่างไรอย่างนั้น“อ่อ ชายพเนจรที่ฉวยโอกาสสตรีเอานางมาเป็นเมียตอนที่ถูกจับมัดมือเท้าอย่างนั้นหรือ” เสียงพูดที่ทรงอำนาจพร้อมกับทอดถอนหายใจดังขึ้นจ้าวสืออิ้งหันไปมองเห็นหลิวกวนก็ร้องเรียกด้วยความดีใจ “น้าเขย ท่านมาได้สักที ข้ารอท่านนานแล้ว”หลิวกวนมองหลานชายด้วยความเอือมระอา นึกว่าจะได้กลับเมืองหลวงดีๆ กลายเป็นว่าแวะเมืองไหนย่อมต้องจัดการแก้ปัญหาที่เมืองนั้นดีที่จักรพรรดินีมีพระโอรสแค่สามพระองค์ หากมีมากกว่านั้นเขาคงปวดหัวจนต้องลาหยุดงานยาว“ทหารแม่ทัพโม่และองครักษ์เสื้อแพรรวบตัวคนนิกายนี้เกือบหมดแล้ว จึงมาถึงช้าเสียหน่อย” เขาพูดพลางยกมือส่งสัญญาณให้บรรดาลูกน้องแต่ละหน่วยที่ติดตามมาจับตัวคนที่เหลือ ตอนนี้อยู่ต่อหน้าคนจำนวนมาก จึงไม่สะดวกจะดุหลานชายคนนี้เมื่อชายชุดแดงและชายเสียสติถูกจับไป สตรีทั้งห้านางก็ได้รับความช่วยเหลือ พวกนางถูกพยุงตัวขึ้นมานั่งพักหลังจากนอนนิ่งขยั
จ้าวสืออิ้งที่แอบฟังอยู่มุ่นคิ้วสงสัย ‘นิกายบ้าบออะไรกัน ต้องกวาดล้างให้จบๆ’ เขาหลบออกไปข้างนอกโดยที่บุรุษผู้นั้นไม่ทันได้รู้ตัว เขาเป่านกหวีดพิเศษที่คนปกติทั่วไปไม่ได้ยินเสียง แต่คนที่อยู่ในรัศมีสิบลี้ ไม่ว่าจะคนของหน่วยองครักษ์เสื้อแพร องครักษ์ประจำตัวของราชวงศ์และหัวหน้าทหารภายใต้สังกัดของแม่ทัพโม่เถี่ยจะได้ยินเสียงนี้ดังชัดเจน นี่เป็นการเรียกกำลังพลคุ้มครององค์ชายของแคว้น จะใช้ต่อเมื่อมีภัยคุกคามถึงแก่ชีวิตเท่านั้น ‘หวังว่าจะมากันทัน’ จ้าวสืออิ้งมองท้องฟ้าที่สลัว อีกไม่ถึงหนึ่งชั่วยามคงเข้าสู่เวลากลางคืนแล้ว เขาลงบันไดกลับไปหาสตรีทั้งห้าคน เห็นว่าพวกนางยังอยู่ดีก็โล่งใจ บุรุษผู้นั้นจากไปแล้ว สตรีชุดแดงเรียกจ้าวสืออิ้งโดยไม่รีรอ“คุณชาย ข้าตายได้แต่คุณหนูข้าต้องรอด ท่านต้องช่วยนางด้วยนะเจ้าคะ” สตรีชุดเขียวหน้าตาบูดบึ้ง “หากข้าเสียพรหมจรรย์แต่พวกนางรอดทั้งหมด อย่างนั้นก็ได้ ข้ายอม เจ้าจะทำอะไรก็รีบๆ ทำเถอะ” “เหอะ ข้าเอาเจ้าไม่ลงหรอก” จ้าวสืออิ้งเชิดหน้าใส่นางแล้วเดินผ่านไป ถึงพูดไปเช่นนั้นแต่เขาก็จะรอจนถึงที่สุดแล้วค่อยว่ากันอีกที “คุณชาย
ทันทีที่เจ้าเมืองฝูพูดจบ ฝูเจียงหลีก็เงยหน้าหันมองจ้าวโหย่วเต๋อด้วยความตกใจ แต่เมื่อถูกจ้าวโหย่วเต๋อโอบกอดนางจึงรู้สึกอบอุ่นและปลอดภัยขึ้นมา “ข้าบอกแล้วว่าจะให้เจ้าเป็นฮูหยินของข้าอย่างถูกต้อง ข้าส่งข่าวไปบอกเสด็จแม่แล้ว เจ้ารอก่อนนะ” บุรุษพูดกับสตรีน้ำเสียงอ่อนโยน หลิวกวนกระแอมเสียงดัง เขาสั่งหน่วยองครักษ์เสื้อแพรเข้าตรวจสอบภายในจวนและควบคุมตัวเจ้าเมืองฝูกับเซียวรื่อไปสอบสวน ก่อนที่เขาจะจากไปก็ถลึงตาใส่และกระซิบข้างหูจ้าวโหย่วเต๋อด้วยน้ำเสียงหมั่นไส้ “เจ้าหลานชายตัวดี มีเมียพร้อมกันสองคนเชียวนะ หวังว่าน้องชายของเจ้าจะทำตัวดีๆ ล่ะ” จ้าวโหย่วเต๋อได้ฟังก็งุนงงสักพัก แต่เมื่อแปลความจากสิ่งที่ได้ยินก็หัวเราะชอบใจ“ไม่มีทาง สืออิ้งแสบสุดในบรรดาพวกข้าสี่พี่น้องแล้ว” เขาหัวเราะสักพักก็พูดกับฝูเจียงหลี “หวังว่าเจ้าจะไม่โกรธข้านะที่สั่งตรวจสอบตระกูลเจ้า หากไม่ได้ทำผิดหนักคงถูกหักเงินเดือนกับริบทรัพย์” เขาอธิบายให้นางฟังอย่างใจเย็น “ข้าเข้าใจ เอ้ย หม่อมฉันเข้าใจเพคะ” “พูดกับข้าธรรมดาก็ได้” บุรุษส่งยิ้มให้สตรีเขาโอบกอดนางออกจากจวนสกุ
จ้าวโหย่วเต๋อก้มหน้าใช้ปากและลิ้นดูดเลียติ่งหวานสีกุหลาบทั้งสองข้าง สตรีครางเสียงแหบพร่าแอ่นหน้าอกให้เขาได้เชยชมเต็มที่ ส่วนด้านล่างโพรงเนื้อนุ่มถูกนิ้วของชายหนุ่มแหย่เข้าไปแล้วชักเข้าชักออกตั้งแต่เมื่อไหร่ก็ไม่รู้ได้ รู้อีกทีคือฝูเจียงหลีรู้สึกเสียวซ่านไปแล้วทั้งร่าง สตรีเม้มปากกลั้นเสียง
“อื้อ แน่นมาก” บุรุษร้องด้วยความพึงพอใจ เขาขยับเอวสอบตอกใส่ถ้ำรักของสาวใช้โดยไม่เก็บแรงเลยแม้แต่น้อย เพราะนางสลบอยู่แม้เขาจะรุนแรงไปบ้างนางก็ไม่ร้องเจ็บออกมา “โหนกนูนแบบนี้กระแทกมันดีจริงๆ”เขาขยับเอวสอบของตนเองอย่างหนักและเร็ว เสียงเนื้อกระทบเนื้อดังลั่นทั้งห้อง บุรุษกระแทกต่อเนื่องไม่มีห
จ้าวโหย่วเต๋อที่พักอยู่ห้องข้างๆ กำลังจะกลับเข้าห้องตนเองจึงได้ยินทุกประโยคที่สาวใช้นางนี้พูด เขาเปลี่ยนใจเดินตามหลังนางอย่างเงียบเชียบเพื่อฟังสิ่งที่นางพูดคุยตกลงกับเถ้าแก่“คุณหนูสามร้ายใช่ย่อย”เขาพูดพึมพำกับตนเองเมื่อคาดเดาแผนการของฝูหมี่หลิน “ก็ยังดีที่อยู่ติด
“แล้วจะให้ข้าช่วยอย่างไร” เขายกมือมาจับคางของตนจนฝูเจียงหลีตาโตตกใจ “มือท่านมันสกปรกแล้ว อย่าจับเช่นนั้น” สตรีหน้าแดงเขินอายเมื่อเห็นว่าเขาใช้มือข้างที่ล้วงเข้าไปจับของลับของตนนั้นมาจับใบหน้าของตัวเอง “ทำไม ก็หอมดีนะ” เขายกนิ้วขึ้นมาดมก่อนที่จะลองแลบลิ้นออกมาเลียให้สตรีดู











