LOGINรักคือทุกข์...ทุกข์ที่จะทำสตรีนางหนึ่งถูกจองจำไปตลอดกาลเพราะความโง่เขลา ชาติก่อนหมิงหลิ่งฟางตกตายเพราะเลือกเดินทางผิด ส่งผลให้ชะตากรรมของครอบครัวเข้าขั้นเลวร้ายถูกความอัปยศครอบงำตระกูล แต่แล้วสวรรค์กลับยินยอมให้นางได้คืนความเป็นธรรมให้แก่ครอบครัว ด้วยการนำดวงจิตจากยุคปัจจุบันของนางมาเปลี่ยนแปลงเรื่องราว ชาตินี้หมิงหลิ่งฟางไม่ขอเป็นคนโง่เขลา เพราะนางจะเป็นคนใหม่ที่ไม่ยอมหลงเดินทางผิด เอาแต่บูชาความรักจนครอบครัวถึงจุดยากลำบาก และแม้ว่านางจะไม่ได้รักใคร่ หยางจวินเฟย แต่นางก็ฉลาดพอที่จะเลือกฝั่งผู้ชนะ นางจะต้องทำทุกทางเพื่อผูกมิตรกับเขา เพื่อให้บุรุษผู้นี้กลายเป็นแผ่นฟ้าที่คอยคุ้มครองนางกับครอบครัวให้จงได้ หมดเวลาของนี้หมิงหลิ่งฟางผู้อ่อนแอและเจ้าน้ำตาแล้ว จากนี้นางจะทำทุกทางเพื่อให้ตระกูลหมิงรอดพ้นเภทภัย
View More"500 juta untuk pengobatan ibumu, tapi dengan syarat, gauli istriku sampai hamil!"
Degh! Jantung Bayu seolah berhenti berdetak usai mendengar perintah dari suami bosnya sendiri, Rio. Dia yang masih dibalut keringat usai mengepel, mendadak diminta ke ruang CEO dan menerima perintah di luar nalar. Sementara Maudy, sang CEO yang merupakan bos di tempat Bayu bekerja, hanya bisa diam tertunduk melihat perilaku suaminya. “Ini… apa… maksudnya Pak Rio?” tanya Bayu ingin memperjelas maksud dari suami bosnya tersebut. “Kurang jelas? Uang dalam cek ini akan menjadi milikmu, jika kamu bisa menghamili istriku! Kamu punya tubuh yang bugar dan atletis, aku yakin benihmu juga bagus. Tapi, jangan sekali kali kamu berani buka mulut soal ini!” tegas Rio. Beberapa hari lalu, di sebuah rumah sakit, Rio dan Maudy terpaksa harus melakukan test kesuburan organ reproduksi mereka. Bukan tanpa sebab semua itu dilakukan, karena sudah hampir tiga tahun mereka menikah, tetapi belum juga memiliki keturunan. Awalnya Rio menolak hal tersebut, karena sebagai pria harga dirinya akan runtuh jika diketahui mandul. Apalagi, selama ini Rio juga punya masalah dengan organ reproduksinya yang tidak bisa tahan lama, sehingga Maudy sempat mengira bahwa suaminya yang bermasalah. Pada akhirnya Rio menyetujui pemeriksaan itu, tetapi dia memilih untuk berangkat sendiri tanpa Maudy. Karena Rio hanya ingin mendengar hasil pemeriksaan seorang diri. "Saya sudah meninjau hasilnya berulang kali, Pak Rio, dan hasilnya sama. Kondisi ini... bersifat permanen. Secara medis, Anda tidak akan bisa memiliki keturunan," terang Sang Dokter tanpa ada keraguan akan hasil tersebut. Dunia di sekitar Rio seolah berhenti berputar. Kalimat itu menghantam dadanya, menyisakan sesak yang luar biasa. Namun, di balik rasa syok yang melumpuhkan, ada ketakutan lain yang jauh lebih dingin merayap di benaknya. "Permanen? Maksud Dokter, benar-benar tidak ada peluang untuk sembuh? Dengan cara Operasi misalnya? Atau terapi hormon?" tanya Rio untuk meyakinkan dirinya sendiri. Dokter Gunawan menggeleng perlahan. "Maafkan saya. Kerusakannya sudah terlalu sistemik," jelas Sang Dokter. Rio menyandarkan punggungnya, menatap kosong ke langit-langit ruangan. “Mampus aku!” batinnya berteriak. Bayangan wajah Ayahnya yang kaku dan penuh tuntutan langsung melintas. Ayahnya menuntut keturunan sebagai penerus bisnisnya. Rio meratap. Tanpa seorang anak, dia tidak mendapat hak apapun atas semua perushaan dan rumah mewah itu. Semua fasilitas mewah, mobil sport, dan posisi owner yang hampir digenggamnya kini terasa menguap begitu saja. Rio tidak bisa tinggal diam, dia harus mencari cara agar dia dan Maudy punya anak. Apapun caranya, Maudy harus hamil. Sehingga muncul rencana jahat di otaknya dengan menyewa laki laki untuk menghamili istrinya, yang nantinya akan dia akui sebagai anak kandungnya. Dan Bayu, adalah laki laki sial yang menerima tawaran itu. Bayu pun terdiam usai mendengar perintah konyol itu. Itu bukanlah perintah yang mudah diterima begitu saja. Tapi saat mendengar nominal uang lima ratus juta, mendadak dia teringat pada Ibunya. “Ibu butuh uang ini, tapi…. Tugas ini terlalu konyol!” gumam Bayu di dalam hati. Satu minggu yang lalu Ibunya Bayu terbaring di rumah sakit dengan diagnosa gagal ginjal. Untuk kesembuhannya, perlu dilakukan transplantasi ginjal yang tentunya membutuhkan biaya yang besar. Bayu hampir frustasi mencari biaya operasi senilai 125 juta, bahkan sudah menyerah dan mempersiapkan diri jika harus kehilangan Ibunya. Akan tetapi, mendadak ada yang menawarkan dirinya tugas dengan upah yang besar. Bahkan tugasnya bisa dibilang sebuah kenikmatan dunia. “Menghamili Bu Maudy? Bahkan dalam mimpi pun aku tidak berani membayangkan lekuk tubuhnya, dan sekarang aku malah nyata nyata dibayar untuk menghamilinya? Apa aku sedang beemimpi?” gumam Bayu di dalam hati sambil menepuk pelan pipinya untuk meyakinkan bahwa dirinya tidak sedang bermimpi. Sementara itu, Rio bukan tipe orang yang mau menunggu. Dia juga bukan sedang memberikan Bayu tawaran, melainkan sebuah perintah mutlak yang tidak bisa ditolak. “Terima atau angkat kaki dari perusahaan ini. Dan nama kamu telah diblacklist dimana pun. Tidak ada instansi yang bersedia menerima kamu!” gertak Rio, dan seketika membuat Bayu terpaksa menyetujuinya. Selain karena digertak, dia juga memang butuh uang itu. “Ba..baik Pak Rio. Sayaaaa… saya akan menerima tugas ini,” jawab Bayu dengan terbata bata. Setelah memberikan jawaban pada Rio, otak Bayu berkelana. "Main sama Bu Maudy? Kira kira seperti apa ya rasanya? Dari luar aja tubuhnya kelihatan putih dan mulus, gimana kalau dilihat dari dalam? Apalagi bayangin kalau dia sedang bergoyang diatas ku? Huuuuh, pasti seruuuu!" celetuk Bayu di dalam hati. Otak mesumnya sudah membayangkan seperti apa aksi Maudy di ranjang. Rio tersenyum lega mendengar jawaban Bayu. Sungguh berbeda dengan raut wajah Maudy tertunduk lesu. Masih belum bisa dia terima keputusan suaminya yang nekat menyewa laki laki untuk menghamilinya. Apalagi laki laki yang dia pilih adalah seorang OB. Sejenak Maudy mengangkat pandangannya, lalu sekilas memperhatikan penampilan Bayu dari ujung kaki hingga ujung rambut. Dan sialnya, saat pandangan Maudy tepat di wajah Bayu, pandangan keduanya tepat bertemu. Maudy segera membuang pandangan, sementara Bayu kembali menundukkan kepala. Tetapi, OB beruntung itu masih menyimpan sejuta pertanyaan di otaknya. “Kenapa pandangan Bu Maudy padaku berbeda dari sebelumnya? Apa, jangan jangan dia sudah mulai tergoda denganku? Karena kan sebenarnya aku ini lebih ganteng dari pada suaminya, badanku juga lebih berotot dari pada Pak Rio yang kerempeng. Bisa jadi itunya juga kecil…” Bayu terkekeh membayangkan isi otaknya yang liar. Bahkan dia masih melanjutkan pikiran konyolnya itu “Setelah melihat fisik ku, pasti Bu Maudy sudah membayangkan aksi hebatku di ranjang. Sayangnya aja nasibku buruk harus pakai seragam OB ini. Coba kalau aku pakai jas dan sepatu kayak Pak Rio, pasti semua wanita tergila gila padaku.. Hahahahhahahah!” Bayu makin berbangga diri dengan fisiknya. Akan tetapi dengan cepat dia membuyarkan lamunannya itu agar tidak menimbulkan masalah dengan bosnya. Meski dia tergoda dengan tubuh Maudy, tetapi dia tetap harus sadar diri dan menghormati bosnya tersebut. Dan sebelum dia meninggalkan ruangan, Bayu menanyakan sesuatu kepada bosnya. “Maaf Pak Rio, apa saya boleh menanyakan sesuatu? “Katakan,” “Di dalam tugas ini, apa ada aturan tertentu yang boleh dikerjakan dan yang tidak boleh dilanggar?” “Maksud kamu?” Rio balik bertanya dengan kening mengerut. “Emm, maksud saya. Apakah dalam melaksanakan tugas nanti, saya boleh memakai banyak gaya dengan durasi yang lama?” tanya Bayu dengan pelan dan sedikit ragu. Dan hal itu seketika membuat Rio dan Maudy membulatkan kedua bola mata mereka ke arah Bayu. Di satu sisi Maudy terkejut dengan kata kata Bayu. “Banyak gaya dan durasi lama”. Karena selama ini Maudy belum pernah merasakannya bersama dengan Rio. Sementara Rio sendiri, dia merasa tersindir dengan pertanyaan itu karena belum sampai mencoba banyak gaya, dia sudah tumpah duluan. “Jangan macam macam! Tugasmu hanya membuat istri saya hamil, jangan pikirkan hal lain!” bentak Rio sembari menggebrak meja di depannya hingga membuat Bayu gemetar. Tetapi dengan polosnya dia masih lanjut bertanya. “Maaf Pak Rio jika pertanyaan saya tadi lancang. Tapi jujur, saya tadi serius bertanya. Dalam melaksanakan tugas saya nanti, saya boleh pakai gaya apa saja? Takutnya, saya lancang dan tidak sopan.” Rio menarik nafas dalam lalu menghembuskannya dengan kasar. Sebisa mungkin dia menahan diri. Dia tidak tau apakah Bayu benar benar bertanya atau sedang menyindirnya. “Kurang ajaarr! Anak ini kayaknya sengaja nyindir aku. Tapi nggak mungkin. Mungkin dia memang benar benar bertanya. Lagian soal ini kan hanya aku dan Maudy yang tahu. OB ini nggak mungkin tau kalau aku gak tahan lama dan gak bisa banyak gaya!”จวนเสนาบดีสกุลหมิงถูกประดับตกแต่งด้วยผ้าสีแดงมงคล ตลอดจนโคมไฟ ป้ายชุนเหลียน บ่าวไพร่ในจวนล้วนแต่งกายด้วยเสื้อผ้าสีแดงอวยพรให้กับคุณหนูของพวกเขาในวันมงคลเช่นนี้บนท้องถนนตลอดเส้นทางนับตั้งแต่จวนเสนาบดีสกุลหมิงไปจนถึงวังหลวงเต็มไปด้วยความครึกครื้น สองฝั่งถนนถูกประดับประดาด้วยผ้าแดงมงคลอย่างวิจิตรนับเป็นงานอภิเษกสมรสที่ยิ่งใหญ่ที่สุดของแคว้นหย่งเลยก็ว่าได้ เกี้ยวเจ้าสาวหลังใหญ่ถูกตกแต่งประดับประดาอย่างสมเกียรติ เจ้าบ่าวในชุดแต่งงานสีแดงปักดิ้นทองเป็นลวดลายมังกรลงจากหลังม้าตรงเข้าไปกราบไหว้บรรพบุรุษหมิงหลิ่งฟางในชุดเจ้าสาวสีแดงนั่งอยู่ในห้อง มีมารดาและสาวใช้รวมถึงนางกำนัลที่อวี้ฮองเฮาส่งมาช่วยแต่งตัวตั้งแต่เช้ามืด เครื่องประดับศีรษะวิจิตรถูกสวมลงบนศีรษะเล็ก แม้นจะหนัก หากแต่ใบหน้าของหมิงหลิ่งฟางยามนี้ก็แต้มเอาไว้ด้วยรอยยิ้มไม่คลายเมื่อถึงฤกษ์ยามขึ้นเกี้ยวเจ้าสาว หมิงชิงไฉก็ทำหน้าที่พี่ชายส่งตัวน้องสาวขึ้นเกี้ยว ชาวบ้านชาวเมืองต่างมายืนรอดูชมขบวนเจ้าสาวด้วยความชื่นชม ตลอดทางมีแต่คำอวยพรเซ็งแซ่หนาหูครั้นมาถึงวังหลวง สถานที่ทำพิธีเป็นที่ตำหนักบูรพา หยางจวินเฟยและหมิงหลิ่งจับปลายผ้าแดงคนล
เรื่องราวของกบฏตระกูลสวี่ รวมถึงเรื่องที่ตระกูลหวงถูกเนรเทศไปด้วยถูกบอกเล่ากันปากต่อปากจนลามไปทั่วทั้งแคว้น ชาวบ้านร้านตลาดต่างขุดเรื่องราวต่าง ๆ ขึ้นมาพูดกันอย่างสนุกปากหลังจากเรื่องวุ่นวายจบลง ทุกอย่างก็เริ่มเข้าที่เข้าทางมากขึ้น หมิงหลิ่งฟางหวนคิดถึงเรื่องราวในชาติก่อนก็คลี่ยิ้มขึ้นมาชาตินี้นางไม่ผิดต่อครอบครัว ไม่ผิดต่อตัวเอง จนพาเอาสกุลหมิงเดือดร้อนไปด้วย ดวงตาคู่สวยหลุบมองสองมือเล็กที่หาญกล้าคว้ากระบี่ขึ้นมาแทงหยางเทียนหลิวคราวนั้นแล้วพลันใจเต้นรัวตอนนั้นไม่ใช่เพียงแค่อยากชำระแค้นส่วนตัวที่มีกับหยางเทียนหลิว หากแต่นางไม่อาจทนมองหยางจวินเฟยถูกคนชั่วเช่นนั้นสังหารจนตายอีกเป็นครั้งที่สองไปได้ตอนนั้นที่เห็นหยางเทียนหลิวเงื้อกระบี่ขึ้นสูง ภายในใจนางก็พลันกระตุกวูบ ราวกับมันร่วงหล่นลงบนพื้น เจ็บหนึบไปหมด และความกลัวบวกรวมกับความแค้นที่มีอยู่เดิมทำให้นางเรียกพลังกลับขึ้นมาได้หลังจากจบเหตุการณ์นั้น หมิงชิงไฉ พี่ชายของนางก็เดินทางกลับเจียงโจวทันที หยางจวินเฟยต้องอยู่ประชุมขุนนางพร้อมสะสางงานมากมายที่วางรอให้เขาจัดการจนมันแทบล้มทับตัวเขาอยู่แล้วและเมื่อเรื่องร้ายจบลง ฮ่องเต้หยางหรงเ
หยางจวินเฟยเร่งเดินทางติดตามหยางเทียนหลิวไปทันที หวังใจว่าจะตามอีกฝ่ายทัน อาชาศึกถูกฝึกมาเป็นอย่างดีทำให้ห้อตะบึงออกไปอย่างไม่รู้เหน็ดเหนื่อย อีกทั้งยังมีการเปลี่ยนม้าตลอดระยะทางที่เดินทางชายหนุ่มไม่คิดหยุดพัก ด้วยทั้งกังวลและเป็นห่วงหมิงหลิ่งฟางไม่น้อย เกรงว่าหยางเทียนหลิวจะทำอันตรายนางภาพที่นางถูกหยางเทียนหลิวสั่งประหารในชาติก่อนยังคงติดตาเขามาถึงทุกวันนี้ ยิ่งคิดถึงภาพนั้นทีไร ภายในใจยิ่งเจ็บปวดจวนแทบทนไม่ได้หมิงหลิ่งฟางถูกลักพาตัวไปเช่นนี้ ทำเอาหยางจวินเฟยกินไม่ได้นอนไม่หลับ พาลให้หมิงชิงไฉสงสัย ด้วยว่าน้องสาวตนก็เป็นเพียงบุตรีขุนนางในราชสำนัก ไหนเลยจะมีเหตุให้องค์รัชทายาทกังวลและร้อนใจ จนต้องออกติดตามหานางด้วยตัวเองเช่นนั้นกระนั้นหมิงชิงไฉเองก็คิดว่า เขาที่เป็นบุรุษย่อมมองบุรุษด้วยกันออก แม้จะยังกังวลเรื่องน้องสาว หากแต่ก็รู้สึกสบายใจหากบุรุษที่จะเข้ามาดูแลนางต่อจากครอบครัวเป็นคนผู้นี้“องค์รัชทายาท”หมิงชิงไฉเดินเข้าไปหยุดยืนข้างกายองค์รัชทายาท ผู้เปรียบเสมือนเจ้านายอีกผู้หนึ่งของเขา ก่อนจะยื่นห่ออาหารไปให้ยามนี้ขบวนของหยางจวินเฟยหยุดพักอยู่ริมบึงน้ำในป่า ด้วยว่ายามนี้ท้องฟ
“ท่านเสนาบดีและฮูหยินไม่ต้องเป็นกังวล ข้าจะพาหลิ่งฟางกลับมาอย่างปลอดภัย ข้าให้สัญญา” หยางจวินเฟยครั้นรับปากเป็นมั่นเป็นเหมาะก็หันหลังตั้งใจออกจากจวนสกุลหมิงเพื่อเดินทางไปยังค่ายทหารทันที“องค์รัชทายาท” เสียงทุ้มของผู้มาใหม่ดังขึ้นจากด้านหลังหมิงชิงไฉกึ่งเดินกึ่งวิ่งเข้ามายังโถงหน้าของจวน แล้วคำนับหยางจวินเฟยอย่างเรียบง่าย พร้อมกับขอติดตามออกไปหาตัวน้องสาวด้วยเช่นกัน หยางจวินเฟยไม่ขัดข้องด้วยรู้ว่าหมิงชิงไฉคงเป็นห่วงหมิงหลิ่งฟางไม่แพ้กัน ไม่เช่นนั้นคงไม่เร่งเดินทางจากเจียงโจวกลับมายังเมืองหลวงทันทีเช่นนี้หยางจวินเฟยและหมิงชิงไฉควบม้าตรงไปยังค่ายทหาร ก่อนจะมีคำสั่งเรียกระดมกำลังมาประชุมหารือเพื่อออกตามล่าหาตัวหยางเทียนหลิวต่อไป ด้วยว่าเวลาไม่อาจเร่งรอได้อีกแล้ว“องค์รัชทายาท กระหม่อมมีความเห็น”“เชิญท่านกุนซือ” หยางจวินเฟยเอ่ยบอกเพียงเท่านั้น และตั้งใจรอฟังความเห็นของอีกฝ่าย“กระหม่อมคาดเดาว่าอย่างไรองค์ชายรองก็คงเดินทางขึ้นเหนือพ่ะย่ะค่ะ”“...” หยางจวินเฟยเงียบฟังพลางคิดตาม“เส้นทางขึ้นไปทางตอนเหนือของแคว้นหย่งเต็มไปด้วยภูเขา มีเส้นทางคดเคี้ยวสลับซับซ้อน เดินทางยากลำบากไม่น้อย ทั้งย
หวงเจียวซินเมื่อรู้ว่าสวามีออกไปปราบโจรปล้นทรัพย์ เห็นว่าทางสะดวกจึงออกอุบายว่า นางจะกลับไปเยี่ยมบิดามารดาที่จวน และไม่ต้องการให้นางกำนัลหรือแม้แต่อู่กงกงติดตามไปด้วย โดยที่นางให้เหตุผลว่า มิต้องการทำให้เป็นเรื่องราวใหญ่โตเอิกเกริก ด้วยว่าการไปครั้งนี้เป็นเพียงบุตรกลับไปเยี่ยมบิดามารดาเท่านั้นทว่า
ตำหนักด้านหลังเป็นเพียงตำหนักเล็ก ซึ่งถูกยกให้หวงเจียวซินมานับตั้งแต่นางแต่งเข้ามา ครั้นเมื่อกลับเข้ามาถึงภายในตำหนัก นางไม่รอช้าใช้มือเรียวกวาดข้าวของที่อยู่ใกล้เพื่อระบายโทสะ ทำเอาไม่มีนางกำนัลคนใดกล้าเข้ามาใกล้ กระทั่งภายในตำหนักเล็กนั้นกลับมาเงียบสงบอีกครั้ง“อู่กงกง”บุรุษวัยกลางคนเจ้าของนาม ค
หลังจากเที่ยวชมจนพอใจก็ถึงเวลาที่จะต้องกลับจวนเสียที รถม้าของตระกูลหมิงเคลื่อนมารอตรงประตูค่ายหยางจวินเฟยมาส่งหญิงสาวกลับถึงจวนอย่างปลอดภัย แต่เพราะเย็นมากแล้วจึงมิได้เข้าไปพบเสนาบดีหมิงฮุ่ยจือและฮูหยินอย่างที่ควรจะเป็น“ข้าฝากขอขอภัยท่านเสนาบดีด้วยที่เสียมารยาท ไม่ได้เข้าไปพบ”“ไม่เป็นไรเพคะ อันท
หมิงหลิ่งฟางหันไปมอง ก่อนจะใช้สองมือเรียวคว้ากระชากสาบเสื้อตัวนอกของหยางจวินเฟยเอาไว้แน่น แล้วรั้งเข้ามาใกล้ ๆ ทำให้หยางจวินเฟยนั้นเอื้อมมือไปโอบรอบเอวคอดเอาไว้ ด้วยกลัวว่านางจะเสียหลักตกลงในเบื้องล่างเสียก่อน“ฝ่าบาท เช่นนั้นหม่อมฉันขอบังอาจถามพระองค์สักหนึ่งคำถามได้หรือไม่เพคะ พระองค์...” หมิงหลิ

















