Short Stories & Novels

Explore a diverse collection of captivating short stories that span various genres. Perfect for readers looking for quick literary escapes and engaging narratives.
Sort By

PopularRecommendationRatesUpdated
Janji Bunga Magnolia di Atas Perahu - All novels & stories
Ges
Di Kota Muara Apung tempat tinggal kami, jika ada seorang pria ingin menikahi kekasihnya, maka dia perlu membuat sendiri sebuah perahu dayung sebagai mahar pernikahan. Pada saat perayaan tujuh tahun hubungan kami, pacarku yang bernama Agam Laguna sedang mengadakan upacara peluncuran untuk perahu barunya. Semua orang menyaksikan upacara itu dan bersorak gembira, jantungku berdebar kencang tanpa henti. Saat hendak naik ke perahu, aku tak sengaja mendengar dia dan sahabat-sahabatnya yang sedang mengobrol pelan. “Kalau kau beneran memberikan perahu ini pada Mina, apa kau tidak takut kalau Andin akan mengamuk?” "Benar, Andin itu sangat pemarah, jadi berhati-hati saja, jangan sampai keterlaluan." Pada detik berikutnya, suara santainya terdengar penuh tekad. "Tenang saja. Andin itu mudah dibujuk, dia sangat mencintaiku." "Apalagi di Kota Muara Apung, kalau ada wanita belum menikah sampai usia dua puluh delapan tahun, akan dianggap perawan tua. Dia tidak akan berani macam-macam." “Selain itu, akta nikahnya tetap untuk Andin dan perahu pernikahan ini untuk Mina. Jadi, ini sangat adil dan … anggap saja sebagai penyesalanku.” Apakah sebuah penyesalan jika harus mendaftarkan pernikahan denganku? Mudah dibujuk. Perawan tua. Kata-kata itu terasa menusuk telingaku. Tenggorokanku terasa gatal, tetapi aku tidak akan menangis. Aku mengeluarkan ponsel dan mengirim sebuah pesan. [Bu, aku akan menurut padamu. Sekarang umurku sudah dua puluh delapan tahun, aku tidak akan menunggu lebih lama lagi.]
1
Saat Bintang Meredup, Mimpi Pun Pupus - All novels & stories
Silas
Setelah menyadari bahwa Rian Atmaja tidak akan pernah mencintainya, Clara Gumelar mengajukan perceraian dan pergi membawa putra mereka, Alvian Atmaja. Namun, pria yang selama ini bersikap dingin itu tiba-tiba mulai mati-matian mengejarnya untuk mendapatkan kembali hatinya. Rian tidak lagi bersikap acuh. Setiap hari, dia sengaja menghadang mobil Clara, memohon agar dimaafkan. Seluruh waktu istirahatnya dihabiskan untuk menemani putra mereka. Dia juga menyiapkan berbagai kejutan dan hadiah. Bahkan, demi melindungi ibu dan anak itu, dia rela menerima satu tikaman dari para penculik hingga nyawanya berada di ujung tanduk. Atas permohonan sang putra, hati Clara akhirnya luluh. Dia pun setuju untuk menikah kembali dengan Rian. Namun, dalam perjalanan pulang setelah resmi menikah kembali, Clara dan putranya mengalami kecelakaan mobil. Setelah lebih dari belasan jam menjalani operasi penyelamatan, Clara kehilangan satu ginjal, sementara Alvian kehilangan penglihatannya. Keesokan harinya, setelah kecelakaan itu, saat Clara menggandeng putranya melewati ruang kerja dokter, tanpa sengaja mereka mendengar sebuah rahasia yang menggemparkan.
129
Janji Ke Delapan Belas Kali - All novels & stories
Aman
Saat dia memberitahuku bahwa pendaftaran pernikahan kami akan ditunda lagi, aku sedang mengambil sendok sup. “Lain kali saja, ya.” Toni meletakkan sendok, nada suaranya terdengar santai seolah sedang mengomentari cuaca cerah di hari itu. Aku menyuapkan sesendok bubur, mengunyah perlahan, dan menelannya. “Iya.” Dia melirik ke arahku lalu menundukkan pandangan untuk mengambil lauk, namun saat sendoknya menjangkau piring, dia kembali menatapku. “Apa kau marah?” Aku menyendok bubur lagi, nada suaraku sangat tenang. “Tidak.” Pesta pernikahan kami telah digelar enam bulan lalu, dan pendaftaran pernikahan ini telah ditunda untuk ketujuh belas kalinya. Dia sudah terbiasa. Aku juga sudah terbiasa. Aku makan perlahan, dan menghabiskan bubur di mangkukku. Dia tidak menyentuh sendoknya lagi. Setelah menghabiskan suapan bubur terakhir, aku bangkit berdiri untuk membersihkan meja makan. Saat aku berjalan melewatinya, dia tiba-tiba meraih pergelangan tanganku. "Linda, Senin depan. Aku pasti akan datang." "Lagipula, kita sudah menikah. Jadi, tidak masalah kalau harus menunggu beberapa hari lagi." "Jangan khawatir, aku tidak akan ingkar janji lagi." Aku menunduk, menatap tangannya yang menahanku, lalu beralih menatap wajahnya dan tersenyum. "Oke." Dalam enam bulan, dia telah mengucapkan kata-kata “minggu depan” sebanyak sembilan kali, “pasti” sebanyak tiga belas kali, dan kata “jangan khawatir” sebanyak enam belas kali. Namun, kami masih belum juga mendaftarkan pernikahan ini. Dan untuk minggu depan, kami masih tetap tidak akan mendapatkannya. Karena kali ini, akulah yang akan membatalkan janji.
593
Ketika Sang Pengantin Berhenti Menunggu - All novels & stories
Anna Smith
Ayahku datang jauh-jauh dari Itahera untuk hadiri acara pernikahanku yang pertama. Dan dengan mata kepalanya sendiri, dia saksikan Lukas Wongso lepaskan tanganku hanya sepuluh menit sebelum sumpah pernikahan diucapkan, hanya karena Citra Lestari telepon dan bilang kalau dia sesak napas. Hari itu, Ketua Mafia Markus Mastani nggak tinggikan suaranya. "Ambillah waktu sebanyak yang kamu perlu. Tetapi ketika suatu hari nanti kamu benar-benar sudah ngerti kalau dia nggak akan pilih kamu di altar, pulang saja." Saat itu aku pikir ayahku nggak ngerti apa itu cinta. Karena itu aku tetap tinggal di Nevala. Aku kasih Lukas tujuh kali kesempatan acara pernikahan. Setiap kali, dia selalu kembali sambil bawa bunga, permintaan maaf, dan tanggal pernikahan yang baru. "Elena." Dia selalu bilang. "Ini yang terakhir kalinya." Bahkan teman-temannya pun akhirnya berhenti pura-pura nggak tertawakan aku. "Elena nggak akan pergi," kata salah satu dari mereka. "Dia cuma mau Lukas minta maaf dengan lebih sungguh-sungguh." Aku mungkin akan tetap bertahan demi cinta yang sejati. Tetapi aku nggak akan bertahan untuk seorang pria yang hanya ingat keberadaanku setelah lebih dulu pilih orang lain. Dan pada saat itulah akhirnya aku ngerti. Lukas kira cintaku adalah tempat di mana dia bisa selalu pulang kembali. Pada pagi hari acara pernikahan kita yang ke delapan, aku masukkan cincin pertunanganku ke dalam sebuah kotak beludru putih. Tepat pada saat itu, telepon dari ayahku masuk. "Helikopternya sudah siap," katanya. Lukas tunggu aku di altar sambil genggam cincin pernikahan di tangannya. Dan kali ini, aku biarkan dia menunggu.
1
Rahasia Indah Di bawah Kembang Api - All novels & stories
Liam
“Cindy, kamu jelas-jelas lebih sensitif daripada dia.” “Kalau kamu mau, buka sendiri kakimu.” Di atas kapal penyeberangan sungai yang padat, Sisil, sahabatku sedang asik melihat kembang api yang memenuhi langit dengan penuh semangat. Sementara aku malah ditindih dengan kuat di pagar kapal yang dingin oleh Jimmy, pacarnya yang setinggi 185 cm. Di dalam ruangan yang gelap dan sempit ini, jari panjang Jimmy dengan nakal menarik celana dalam thong rendaku, lalu menyusup masuk tanpa ragu. Rasa bersalahku bercampur dengan sensasi kebas yang melumpuhkan membuatku tak mampu melawan. Kedua kakiku terasa lemas, tubuhku yang sensitif sudah kehilangan kendali di tengah gemuruh suara kembang api. Mendengar sorak-sorai sahabatku yang berada tepat di samping kami, aku pun kehilangan akal sehat. Sambil menangis dalam kegelapan, perlahan aku membuka kedua kakiku yang tadinya merapat erat….
427
Penolakan Untuk Lamaranku yang ke-18 - All novels & stories
Anonima
Saat lamaranku yang kedelapan belas kalinya, Linda lagi-lagi menolakku karena sahabat masa kecilnya. Selama delapan tahun kami berpacaran, aku sudah melamarnya sebanyak delapan belas kali. Namun setiap aku melamarnya, Linda selalu menolak dengan alasan dia tidak bisa meninggalkan sahabat masa kecilnya yang sedang depresi. Aku memandang cincin di tanganku, kali ini aku tidak bisa menahan diri untuk bertanya, “Kalau depresinya sampai seumur hidup, apa berarti kamu tidak akan menikah denganku seumur hidup juga?” Mendengar itu Linda langsung marah, ia merebut cincin yang ada di tanganku lalu melemparnya ke lantai. “Priya, dia itu sahabatku sejak kecil, dia tumbuh bersamaku. Apa kamu ingin aku mengabaikannya begitu saja?” “Lagipula, selama ini kamu sudah bersabar. Kalau mencoba tahan sekali lagi, memangnya kamu tidak bisa?”
653
Kala Kabut Membuyar - All novels & stories
Krosan
Di saat kami menerima surat nikah, aku meletakkan buku nikah di samping hidangan makan malam dengan cahaya lilin, bersiap memotretnya untuk diunggah ke Instagram. Tiba-tiba Juando berkata, "Surat nikah itu palsu." Aku tertegun. Dari ponselnya terdengar suara seorang wanita berseru, "Halo! Kenapa kamu kasih tahu dia secepat ini! Jadi nggak seru lagi!" Juando mengernyit bosan. "Dia sebodoh itu, sampai sekarang saja belum sadar. Masih perlu lanjut sandiwara?" "Anggap saja kamu menang taruhan, puas sekarang, Nona Evelyn." Namun, postingan Instagram-ku sudah terlanjur terkirim. Semua orang mengucapkan selamat karena kisah cinta tujuh tahunku dengan Juando akhirnya berakhir di pelaminan. Wanita di ujung telepon itu, sama seperti dulu saat merundungku, meninggalkan komentar dengan nada menyindir, "Oh ya, ampun ... sudah resmi nikah, ya? Kapan pesta pernikahannya? Jangan lupa undang kami, ya, hehe." Aku berpikir sejenak, lalu membalas, "Minggu depan."
537
Terjebak Asmara Bersama Istri Bos - All novels & stories
Wendy
Setelah dimohon oleh bosku terus-menerus, akhirnya aku menyetujui permintaannya untuk ‘meminjamkan benihku’. Di atas ranjang besar kamar utama, istri bos yang biasanya selalu bersikap angkuh, hanya memakai gaun tidur. Air mata penghinaan menggantung di sudut matanya, tapi sepasang kakinya yang putih mulus dan jenjang malah gemetar tak terkendali di bawah kendaliku. “Awas… berani-beraninya kamu menyentuhku….” ujarnya sambil berusaha menahan tangisan, masih mencoba mempertahankan kesombongannya yang konyol itu. Aku tertawa dingin, lalu tanpa ragu membuka kain terakhir yang menutupi tubuhnya. “Nyonya, jangan buru-buru. Pak Zafri yang bilang sendiri, demi meningkatkan peluang keberhasilannya, aku bebas melakukan apa saja malam ini.” Seiring dengan gerakanku, wanita itu mendongakkan lehernya, menghembuskan napas tertahan yang penuh kepasrahan. ….
212
Saat Aku Berhenti Mencintaimu - All novels & stories
Yasmin
Pada hari pernikahanku, tepat ketika pembawa acara mengumumkan sesi pertukaran cincin, Harvey Sentosa yang berdiri di hadapanku tiba-tiba angkat bicara. "Sejujurnya, aku pernah 'berhubungan' sama sahabat baikmu." Aku terpaku di tempat. Melihat ekspresiku yang penuh rasa tidak percaya, dia bahkan tidak berkedip sedikit pun. Sikapnya begitu tenang, seolah hanya sedang membicarakan sesuatu yang biasa. "Waktu kamu pergi nyobain gaun pengantin, kami bermesraan di ruang ganti sebelahmu." "Dia sempat beberapa kali mengeluarkan suara. Kamu malah mengira dia sedang sakit dan terus khawatir dengan keadaannya." "Sesudahnya, waktu dia berdiri di sebelahmu, kakinya bahkan masih gemetar." Dalam sekejap, seluruh darah di tubuhku terasa membeku. Aku menoleh dengan kaku ke arah bawah panggung dan menatap sahabatku, Shenia Tandri, yang sedang tersenyum cerah. Dia mengangkat buket bunga di tangannya sambil berteriak memanggil namaku. Satu jam yang lalu, dia masih meneteskan air mata haru sambil membantuku merapikan ujung gaun pengantin, berulang kali mengatakan bahwa aku harus hidup bahagia. "Bahkan tadi, waktu kamu sedang dirias, dia masih duduk di pangkuanku." "Karena terlalu tegang, punggungku sampai tercakar sama dia." Sambil berkata demikian, Harvey menatap cincin pernikahan yang masih berada di tangannya dengan ekspresi santai. "Celine, aku sudah kasih tahu kamu semuanya." "Mau tetap menikah atau nggak, itu terserah kamu."
10
403
Merangkai Doa untuk Kebahagiaanmu - All novels & stories
Semi
Setelah mendengar kabar bahwa Hans Setiawan terluka dan dirawat di rumah sakit ketika melindungi cinta sejatinya, Stella Gondo segera bergegas ke rumah sakit. Dia melihat Sonia Gondo melemparkan diri ke dalam pelukan Hans sambil berlinangkan air mata. "Kenapa kamu begitu bodoh? Saat terjadi kecelakaan mobil, semua orang pasti akan lari secepat mungkin, tapi kamu malah mendorongku dan melindungiku dari mobil. Bertahun-tahun telah berlalu, kenapa kamu masih menyukaiku? Aku kabur dari pernikahan kita waktu itu, dan membuatmu menjadi bahan tertawaan di seluruh kalangan. Apa kamu nggak membenciku sedikit pun?" Hans memejamkan matanya, tangannya sedikit gemetar di sisi tubuhnya, suaranya tertahan dan rendah. "Mungkin karena terlalu mencintai, jadi kebencian sudah nggak begitu penting lagi." Sonia menangis hingga nyaris kehilangan suaranya. Dia menahan isak tangisnya, hatinya terasa hancur. "Hans, aku menyesal. Aku menyesal mengapa aku meninggalkanmu waktu itu. Tapi nggak ada kemungkinan bagi kita lagi, 'kan? Kamu sudah menjadi milik adikku."
10
441
Dokter Peter, Aku Tidak Membutuhkanmu Lagi - All novels & stories
Muriaz
Peter menyadari aku tidak menceritakan segala hal kepadanya lagi. Saat perusahaan menugaskanku dinas luar kota, aku langsung menandatangani berkasnya. Saat sahabatku mengundang kami berdua ke pernikahannya, aku datang sendiri dan memberikan hadiah yang besar. Bahkan saat sakit, rawat inap, dan harus dioperasi, aku yang mengatur jadwalnya sendiri. Sebagai dokter, Peter mengerutkan kening setelah mengetahuinya. "Kamu sakit kenapa nggak bilang? Berikan rekam medisnya padaku, biar kuatur." Tanpa berpikir panjang, aku menjawab, "Nggak usah, aku bisa sendiri. Jangan sampai merepotkanmu, terima kasih." Begitu kalimat itu terucap, kami berdua sama-sama terdiam. Padahal, setengah bulan yang lalu, aku masih sangat manja dan lengket padanya. Bahkan untuk urusan baju kencan atau menu makan siang saja, aku harus mengirim pesan untuk meminta pendapatnya.
567
Memberikan Restu Ketika Pacarku Memilih Menikahi Asistennya - All novels & stories
Cahaya
Orang-orang selalu berkata bahwa Nyra memiliki sepasang mata yang tajam dalam menilai sesuatu. Dalam semalam, rekomendasi sahamnya bisa membuat lembaran yang tadinya tak bernilai langsung melambung tinggi. Para putra keluarga terpandang yang mengejarnya bahkan sangat banyak. Namun, di antara semuanya, dia justru memilih Yoshio, pria yang tak memiliki apa-apa. Sepuluh tahun berlalu. Pemuda itu kini telah menggenggam aset senilai ratusan triliun dan berhasil mengubah perusahaan keluarganya yang nyaris bangkrut menjadi sebuah konglomerat multinasional. Semua orang memuji ketajaman mata Nyra dan iri karena dia akan segera menikah dengan Yoshio. Namun, ketika Nyra datang ke kantor catatan sipil dengan penuh sukacita, dia menunggu hingga malam tiba tanpa ada tanda-tanda kehadiran Yoshio. Yang justru dia lihat adalah unggahan medsos asisten wanita Yoshio yang bernada provokatif. [ Tadi orang tuaku maksa aku menikah. Kakak CEO nggak tega melihatku kesusahan, jadi langsung mendaftarkan pernikahan denganku. Mulai sekarang, Kakak CEO bukan cuma bosku, tapi juga suamiku! ] Di dalam foto itu, akta nikah milik sang asisten dan Yoshio tampak begitu menyilaukan mata. Dalam sekejap, semua orang menunggu untuk melihat Nyra cemburu dan mengamuk. Namun, Nyra tetap tenang. Dia malah menyukai unggahan itu dan berkomentar. [ Sudah resmi nikah, ya? Kapan resepsinya? Aku pasti akan kasih kalian angpau besar. ] Detik berikutnya, Yoshio yang sejak tadi tak memberi kabar akhirnya menelepon. Nada bicaranya dingin. "Aku mendaftarkan pernikahan dengan Lora karena ada alasannya. Tadi orang tuanya tiba-tiba telepon dan memaksanya berhenti kerja untuk ikut kencan buta." "Aku nggak ingin kehilangan karyawan berbakat seperti dia, jadi aku setuju menikahinya hanya untuk mengelabui orang tuanya. Kami nggak benar-benar menikah. Kenapa kamu harus berpikiran sempit begini?" "Kuberi waktu satu menit. Hapus komentarmu dan minta maaf pada Lora. Setelah urusan orang tuanya selesai, aku akan ceraikan dia, lalu mendaftarkan pernikahan denganmu." Melihat pria yang hatinya sudah berubah itu, Nyra hanya tersenyum sinis. "Nggak perlu. Kita putus saja."
1
Membunuh Putri Sendiri demi Putri Orang Jahat - All novels & stories
Bulan
Saat sekolah putriku menelepon, aku sedang transit di bandara. "Bu Anggi, status murid putri Ibu masih terdaftar di sistem kami. Penghapusan data karena kematian perlu tanda tangan dari kedua orang tuanya." "Ayahnya selalu menolak menerima telepon, apa Ibu bisa datang hari ini?" Aku melihat tujuan yang tertera di kartu pas masuk, lalu mengubah jadwal penerbangan untuk kembali ke Kota Kencana. Sudah tiga tahun. Aku akhirnya melangkah lagi ke SD internasional itu. Di gerbang sekolah sedang diadakan hari orang tua dan anak. Erik Chandra sedang berdiri di area foto bersama seorang anak perempuan kecil, dengan sabar merapikan pita gaun putri yang dikenakan anak itu. Anak perempuan itu bukan putriku. Dia adalah anak dari janda mendiang mentornya. Dia juga orang yang mendorong putriku ke dalam ruang peralatan yang terbengkalai tiga tahun lalu. Para orang tua murid yang menonton di sekitar berbisik-bisik dengan suara lirih. "Kenapa mantan istri Pak Erik datang? Hari ini 'kan hari kebersamaan orang tua dan anak buat Bu Alia dan Pak Erik untuk menemani Nana." "Pasti karena nggak ikhlas, dia mau pakai putri kandungnya buat merebut hak asuh dan harta." Erik yang mendengar keributan itu mendongak dan melihatku. Dia refleks melindungi anak kecil itu di belakang tubuhnya, lalu mengerutkan kening dengan tidak senang. "Anggi." "Semua anak-anak ada di sini, kamu jangan datang ke sekolah buat bikin keributan." Aku melihat tangannya yang menghalangi di depan putri orang lain itu, merasa hal tersebut sangat menusuk mata. Staff tata usaha sekolah berjalan mendekat sambil membawa dokumen, lalu mendesak dengan suara pelan. "Bu Anggi, apa Ibu bawa surat kematian dan sertifikat kremasi Kirei?" Sekeliling seketika menjadi sunyi senyap. Wajah Erik berubah drastis, dia menatapku dengan dingin. "Surat kematian apa?" Aku tidak melihatnya, melainkan hanya menyerahkan dokumen itu kepada staf itu dengan tenang. "Tolong prosesnya dipercepat." "Aku datang bukan buat berebut hak asuh sama kamu." "Aku datang buat urus putus sekolah putriku."
222
Bidak Catur Sang Adik - All novels & stories
Bear
Di dalam apartemen yang sedang mati lampu, pacarku, si Jason berlutut di depanku. Tangannya yang biasanya selalu kasar itu, saat ini malah bergerak perlahan, seolah membawa kobaran api yang menjalar perlahan-lahan ke tubuhku. Di bawah belaiannya, tubuhku bergetar perlahan-lahan dan tanpa sadar mengeluarkan isakan pelan yang terdengar memohon. Hingga saat gairah itu hampir mencapai puncaknya, dalam kondisi setengah sadar, aku mengangkat kedua lenganku. Aku memeluk erat leher pria itu. Namun, jariku tak sengaja menyentuh sebuah tahi lalat kecil yang agak menonjol di bahunya. Seketika, seluruh tubuhku membeku, rasanya seperti disiram seember air es. Tidak ada tahi lalat itu di bahu Jason! Seolah menyadari keanehanku, pria itu menundukkan badannya, lalu hembusan napasnya yang panas menerpa daun telingaku. “Kok berhenti? Kakak ipar….” ….
605
Nyonya Rahasia dan Bos Mafia - All novels & stories
Liora Z
Bos Mafiaku yang berdarah dingin, Andrew Ferona, merobek restorasi lukisanku hingga hancur berkeping-keping tepat di hadapan semua orang. Aku perlu melampiaskan emosi ini. Aku mengirimkan foto kakiku yang mengenakan stoking jaring kepada gadunku di web ilegal. [Mau diinjak oleh Nyonyamu? Mainkan milikmu sekarang, untukku.] Aku mendongak. Andrew, pria yang biasanya dingin seperti gunung es dan tak tersentuh dalam setelan jas mewahnya itu tampak menelan ludah. Telinganya langsung memerah. Karena penasaran, aku mengintip ke arah ponselnya. Itu adalah fotoku dan perintah mesumku. Keduanya berkedip di layar ponselnya. Astaga. Rasa dingin langsung menjalar di pembuluh darahku. Jempol bodohku itu malah tergelincir ... dan menekan tombol panggilan video.
131
Terjebak Pesona Suami Pengganti - All novels & stories
Liam
“Menjeritlah, Nyonya.” Bosku yang mengalami disfungsi seksual menawarkan 20 miliar agar aku menghamili istrinya yang cantik, dingin, dan merupakan seorang direktur utama, Viola. Di vila mewah lereng bukit, aku memaksa membuka kedua pahanya yang putih mulus dengan lututku, lalu menyelipkan sebuah alat pijat yang bergetar ke dalam gaun tidur sutra pink pastel yang dikenakannya. Melalui lapisan kain sutra terakhir yang telah basah oleh cairan tubuhnya, kepala alat yang terus bergetar itu menekan dan menggesek tepat pada bagian tubuhnya yang paling sensitif. Sensasi mati rasa yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Wanita yang biasanya dingin dan anggun itu terkulai berantakan di sofa. Sambil menangis karena malu dan marah, dia kehilangan kendali, melengkungkan pinggangnya dan tanpa sadar mengikuti setiap gerakan. Diiringi jeritan yang penuh rayuan, cairan tubuhnya mengalir deras hingga seluruh alat pijat itu basah kuyup oleh cairannya.
674
Kamu Memeluk Bintang, Aku Memeluk Senja - All novels & stories
Dusk
Sudah tiga tahun mereka menikah. Setiap kali Ethan Bramantya menunaikan kewajiban sebagai suami, ada tiga syarat yang harus wanita itu penuhi. Pertama, sang istri harus bersuara lantang. Kedua, wanita itu harus memanggil nama Ethan berulang-ulang. Ketiga, di penghujung momen tersebut, dia harus mengucapkan kata cinta kepada suaminya.
559
Sekretaris Adalah Maut Penghancur Rumah Tangga - All novels & stories
Gebralin
"Bu Alicia, ini adalah formulir persetujuan donasi jenazah. Mohon tanda tangan di sini." Alicia menatap lembaran kertas tipis yang tergeletak di hadapannya. Tangan yang memegang pena sedikit gemetar. Petugas itu menangkap keraguannya dan berkata dengan penuh pengertian, "Donasi jenazah memang keputusan yang besar. Kalau berubah pikiran di saat-saat terakhir juga hal yang wajar. Anda bisa pulang dulu untuk berdiskusi dengan keluarga sebelum memutuskan ...." "Sudah saya tanda tangani." Alicia tersenyum pahit. Keluarga. Baginya, kata itu terasa begitu mewah. Bagaimanapun juga, hati suaminya sudah tidak ada lagi padanya.
473
Kemarin yang Tidak Terbalas - All novels & stories
Yunita
Kami menjalani hubungan jarak jauh selama 3 tahun. Setelah lembur sebulan penuh, akhirnya aku berhasil menyisihkan waktu untuk menemui pacarku. Namun saat aku tiba, dia justru tidak bisa dihubungi. Di kota asing itu aku menunggu selama 10 jam penuh sendirian. Baru setelah itu dia membalas pesanku dengan santai. Begitu panggilan tersambung, sahabatku yang paling akrab tertawa riang, “Minnie, kejutan! Aku sudah lebih dulu menjelajahi Kota Beryl untukmu. Seru sekali! Moses benar-benar pantas menjadi pemandu wisata!” Dia terus berceloteh membagikan berbagai cerita lucu, seolah sama sekali tidak melihat 30 panggilan tidak terjawab yang memenuhi ponsel Moses. Aku hanya mendengarkan dalam diam. Hingga dia berkata jika udara terasa sangat dingin, lalu Moses mengambil alih telepon dan berkata singkat, “Aku antar dia ke hotel dulu. Tunggulah sebentar lagi.” Setelah suaranya berhenti, aku segera bertanya, “Tahukah kamu sudah berapa lama aku menunggu?” Moses terdiam sesaat. Saat kembali berbicara, suaranya terdengar dingin. “Dia itu sahabatmu. Hal seperti ini pun harus kamu perdebatkan?” Nada menyalahkan yang begitu terang-terangan membuatku kehilangan keinginan untuk berkata apa pun. Setelah menutup telepon, mobil tumpangan yang akan membawaku kembali ke Kota Mine akhirnya tiba. Sopir itu melirikku sekilas, lalu tidak kuasa menahan diri untuk berkata, “Nona, ini sudah tengah malam dan daerah ini keamanannya kurang bagus. Bagaimana bisa keluargamu tega membiarkanmu sendirian di tempat seperti ini?” Aku menunduk menatap sepatuku yang basah oleh salju yang mencair, dan berkata iya. Kemudian aku tersenyum tipis dan melanjutkan, “Mulai sekarang, tidak akan pernah terjadi lagi.”
135
Menjadi Bayangan Kembaranku, Aku Selalu Mendapatkan Sisa - All novels & stories
Eternity
Saat memilih perhiasan untuk pernikahan kami, Landon tetap membeli dua buah dan membiarkan saudari kembarku, Selly, memilih lebih dulu. Yang satu adalah gelang bertatahkan batu rubi dari sebuah lelang di Silia. Yang satunya lagi adalah gelang batu oniks hitam keluaran biasa, model yang dijual di hampir setiap toko perhiasan di pusat perbelanjaan. Untuk pertama kalinya, aku bergerak lebih cepat daripada Selly. Aku menunjuk gelang rubi itu. "Kali ini, boleh aku yang pilih lebih dulu?" Landon mengusap puncak kepalaku dengan sikap penuh kasih yang biasa dia lakukan setiap kali ingin membuatku menurut. "Selly selalu keras kepala soal kualitas. Kalau bukan yang terbaik, dia nggak bakal mau. Kamu 'kan nggak terlalu peduli soal beginian, Lena. Lagian, yang satunya juga nggak jelek." Aku tidak langsung menjawab. Ada sesuatu di dalam hatiku yang tiba-tiba terdiam. Di keluargaku sendiri, Selly selalu mendapat bagian pertama, tempat duduk terbaik, dan kamar dengan pemandangan paling indah. Ibuku selalu berkata Selly pantas mendapatkan yang terbaik karena dia lebih mampu menjaga nama baik Keluarga Bernadi. Ayahku menyebutnya sebagai keputusan yang masuk akal. Begitu pula dengan pernikahan. Keluarga Bernadi dan Keluarga Mardana sudah lama berjanji akan menikahkan salah satu putri mereka dengan pewaris Keluarga Mardana, bahkan jauh sebelum kami berdua mengerti apa itu cinta. Semua orang mengira putri itu pasti Selly. Namun, Selly sudah menunjukkan sikapnya dengan sangat jelas. Dia lebih memilih mempertahankan kebebasan dan citra sempurnanya di mata publik daripada menjadi Nyonya Keluarga Mardana. Karena itulah Landon beralih kepada putri Keluarga Bernadi yang lain. Aku sudah mengenal Landon selama 20 tahun. Di dunianya, posisiku selalu berada di belakang Selly. Aku menatap gelang oniks hitam yang tergeletak di atas meja, lalu mendorongnya kembali. "Selly saja yang ambil dua-duanya. Aku nggak jadi pilih." Aku tidak mau lagi menjadi pilihan sisa. Tidak akan lagi.
10
253
PREV
1
...
686970717273
New Arrivals
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status