Novel
Cerita Pendek

Genre

Semua
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Karakter

27
Kejam×
Semua
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Tampilkan lebih banyak

Alur & Latar

27
Semua
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Tampilkan lebih banyak

Tema

15
Semua
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Tampilkan lebih banyak

Cerita Pendek & Novel Kejam

Temukan kumpulan cerita pendek Kejam yang memikat yang mengeksplorasi kedalaman gairah. Sempurna untuk pembaca yang mencari cerita pendek satu jam untuk menginspirasi dan membangkitkan imajinasi mereka tentang Kejam.
Pembalasan Dendamku terhadap Suami Pengkhianat - undefined novel & cerita
Badriah Raihan
Setelah putriku dinyatakan mengalami kematian otak, suamiku membujukku untuk menandatangani perjanjian donor organ. Aku menderita karena rasa rindu yang begitu menyakitkan, semangat hidupku sudah hampir hancur. Namun secara tidak sengaja, aku menemukan bahwa dokter penanggung jawab yang bernama Sarah, adalah pujaan hati suamiku. Mereka memalsukan laporan dan menyatakan bahwa putriku mati otak, hanya demi membujukku menandatangani perjanjian itu, lalu menipuku untuk memberikan jantung putriku pada putrinya Sarah. Aku menyaksikan suamiku yang mengantar putri Sarah keluar dari rumah sakit. Mereka bertiga tertawa bahagia, seolah-olah mereka adalah sebuah keluarga yang sempurna. Aku pun menghadap mereka, hanya untuk didorong jatuh dari tangga dan mati di tangan suamiku dan pujaan hatinya. Namun aku diberikan sebuah kesempatan lagi, aku kembali ke hari aku menandatangani perjanjian donor itu. Sambil melihat putriku yang terbaring di atas tempat tidur rumah sakit, aku diam-diam bersumpah. Kali ini, demi kamu putriku, aku akan membuat pria dan wanita bajingan itu membayar dengan nyawa mereka.
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun - undefined novel & cerita
Autona
Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain. Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona. Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil. Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki. Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi. [ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
Aku Tak Punya Siapapun Lagi - undefined novel & cerita
Skytree
Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil - undefined novel & cerita
Bisyarah Syifa
"Ma, tolong aku! Ayah mengunciku di dalam mobil." Aku menerima telepon dari putriku pada pukul 2 siang di musim panas saat matahari sangat terik. Aku panik ingin menyelamatkannya dan buru-buru menelepon suamiku. Tapi, begitu telepon diangkat, suaranya terdengar tidak sabar. "Anak Olivia sedang ngambek, aku mau menemaninya berkeliling taman hiburan. Jangan ganggu aku!" Mendengar suara panggilan diputus, hanya satu yang ada dalam benakku. Kalau terjadi apa-apa pada putriku, kalian harus membayarnya!
Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan - undefined novel & cerita
Forest
Menikah selama delapan tahun dengan suamiku, setiap tahun di hari ulang tahun pernikahan kami, dia selalu mengatakan maskapai sudah mengatur penerbangan untuknya dan memberiku sepasang anting-anting mahal untuk membujukku. Namun di hari ulang tahun pernikahan kami tahun ini, aku tidak sengaja mendengar candaannya dengan teman-temannya. “Kak Rio, setiap tahun di hari ulang tahun pernikahan, kamu selalu bersama Nadia, apa Jessica sama sekali tidak menyadarinya?” “Pantas saja dia tidak bisa hamil, bagaimana pun ketika giliran dia, kamu sudah kehabisan tenaga.” Rio Aditya menghembuskan asap rokok dan menjawab, “Nadia meninggalkan segalanya demiku, aku harus memberinya sebuah keluarga.” “Sedangkan Jessica, sejak dia keguguran aku sudah tidak mencintainya lagi. Jika waktunya sudah tiba aku akan mengajukan cerai, meskipun ini tidak adil baginya, tapi aku akan mencari cara untuk menebusnya dengan uang.” Sepertinya Rio tidak akan memiliki kesempatan itu lagi, di hari ulang tahun pernikahan kami, aku didiagnosis kanker ovarium stadium akhir. Jika sudah tidak cinta, aku juga sudah siap meninggalkannya. 'Rio, mulai sekarang kita akan berpisah dengan damai dan tidak akan bertemu lagi.'
Cinta Palsu, Luka Nyata - undefined novel & cerita
Dina Shafira
Aku tahu Karen sudah dekat dengan teman masa kecilnya selama belasan tahun, tapi aku tetap nekat mendekatinya. Sampai hari pertunangan kami, Karen menerima telepon bahwa teman masa kecilnya pingsan di rumah sakit. Dia langsung meninggalkanku dan pergi. Nenek yang melihat kejadian itu dari bawah panggung segera mengejarnya, tetapi malah tertabrak mobil. Nenek dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong. Saat itu aku sadar, jika memang bukan milikku, untuk apa aku memaksakannya?
Ketika Dendam Berbicara - undefined novel & cerita
Kania Sari
Istriku punya penyakit migrain bawaan dan setelah tiga tahun menikah, akhirnya aku berhasil mengembangkan obat khusus untuknya. Sambil membawa kotak makan siang, aku bersiap pergi ke kantor istriku untuk mengantarkan obat ini langsung kepadanya. Namun, setibanya di sana, aku malah disangka selingkuhan oleh sekretarisnya. Dia menumpahkan isi kotak makanan di atas kepalaku, lalu merobek bajuku di depan umum, bahkan menginjak satu-satunya obat khusus yang aku punya. "Seorang sopir, berani sekali memakai pakaian yang nggak pantas begini." "Hari ini, aku akan tunjukkan padamu nasib yang pantas diterima oleh seorang selingkuhan." Lalu dengan bangga dia melapor kepada istriku. "Bu Nadya, aku sudah menyingkirkan sopir yang ingin menggodamu, apa hadiah yang akan kamu kasih padaku?"
Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus - undefined novel & cerita
Airey
Carol memeluk putranya yang kehilangan lengan akibat kecelakaan sambil menunggu bantuan di bandara. Tiba-tiba, dia menerima kabar bahwa pesawat itu telah disewa secara mendadak oleh seseorang. "Nggak bisa! Tolong bantu beri kelonggaran ...." Carol menggenggam tangan petugas sambil memohon. "Lengan anakku putus. Aku harus membawanya pulang ke negara kami untuk menjalani operasi dalam waktu tiga jam!" Kantong es yang berisi lengan putus itu dipeluk erat di dadanya. Meski tubuhnya menggigil kedinginan, dia sama sekali tidak mau melepaskannya. Petugas itu memasang ekspresi serba salah. "Maaf, Bu. Pak Brad membayar tiga kali lipat untuk menyewa seluruh pesawat ini demi mengadakan pesta perayaan untuk muridnya. Dia sudah berpesan agar jangan ada siapa pun yang mengganggu." Pak Brad? "Brad yang mana?" tanya Carol. Petugas itu menjelaskan, "Pianis terkenal, Pak Brad." Brad, suaminya.
Suamiku Dibutakan Sahabat Masa Kecilnya - undefined novel & cerita
Makjos
Saat suamiku memaksa diriku yang sedang hamil delapan bulan untuk menemani sahabat masa kecilnya main loncat bungee, aku tidak membantah ataupun marah. Sebaliknya, aku malah mengangguk setuju. Aku melakukan ini karena di kehidupan sebelumnya, sahabatnya itu sedang sedih. Demi menghiburnya, suamiku berjanji akan mengabulkan satu permintaannya. Sahabatnya pun bilang pada suamiku kalau keinginan terbesarnya adalah ada orang yang menemaninya main loncat bungee. Suamiku yang takut ketinggian langsung menyuruhku untuk menemaninya, aku pun menolak mentah-mentah dengan alasan sedang hamil. Karena penolakanku, sahabatnya itu sedih dan akhirnya memilih pergi ke bar untuk minum-minum. Sialnya, dia malah dijebak di sana, diracuni dan dilecehkan hingga kehilangan kesuciannya. Setelah kejadian itu, dia yang merasa hancur meninggalkan sebuah surat wasiat sebelum mengakhiri hidupnya, [Kalau saja aku nggak pergi ke bar hari itu, mungkinkah semuanya akan berbeda?] Membaca surat itu, suamiku mencekik leherku. “Kenapa kamu nggak mengikuti ajakan Sisil untuk loncat bungee? Apa susahnya tinggal mengikuti dia saja?” Akhirnya, aku mati dicekik oleh suamiku sendiri dan anak di kandunganku yang belum sempat lahir pun ikut pergi bersamaku. Begitu membuka mata kembali, ternyata aku kembali ke hari di mana suamiku memintaku menemani sahabatnya itu main loncat bungee….
Terlahir Kembali di Rahim Perundung - undefined novel & cerita
Natasha
Setelah dirundung sampai mati, aku terlahir kembali menjadi bayi. Ternyata ibuku adalah orang yang merundungku. Dia malah memanggilku anak baik. Anak baik? Aku langsung meronta-ronta dan menangis di pelukannya. Aku menjulurkan tangan untuk menusuk matanya! Mulai hari ini, anak baik akan membalas dendam!
Tahun Ketiga Setelah Kematianku - undefined novel & cerita
Fauziah Naura
Tiga tahun lalu, aku adalah anggota tim ekspedisi ilmiah yang paling berpotensi. Namun, setelah memasuki Asantri, aku dibunuh oleh kekasih hati dari tunanganku, Kevin Pradana. Wanita itu mencuri perbekalanku, merusak wajahku, serta mendorongku dari kapal. Yang lebih menyedihkan, saat aku mati ada anak keduaku dan Kevin di dalam perutku. Namun, ketika tim penyelamat tiba, mereka mengatakan bahwa aku sudah mencuri perbekalan, serta melarikan diri karena merasa bersalah. Kevin sendiri yang menulis laporan itu, lalu menghapus namaku dari tim ekspedisi ilmiah. Sejak saat itu, aku menjadi orang yang dibenci oleh seluruh tim. Hingga tiga tahun kemudian, seseorang menemukan tubuhku yang sudah lama membeku.
Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung - undefined novel & cerita
Kirena Azzahra
Aku disiram air keras dan mati di ruang bawah tanah. Keluargaku tidak mengenali jasadku, mereka juga tidak melaporkan kejadian ini pada polisi. Ibuku mengambil pisau bedah yang sudah lama tak terpakai, lalu memisahkan daging dan tulangku. Ayahku dengan penuh semangat melapisi rangka tulangku dengan gips, hingga terbentuklah sebuah patung gips yang sangat indah. Kakakku memamerkan patung itu dan meraih banyak penghargaan, menjadi seorang gadis genius yang dipuja banyak orang. Namun kemudian, patung itu pecah, dan terungkaplah setengah ruas jariku yang terputus di dalamnya. Mereka panik.
Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan - undefined novel & cerita
Fighter
Putri angkat ayah secara tidak sengaja terkunci di gudang kecil selama belasan menit. Hal itu membuat Ayah langsung mengikat dan memasukkanku ke dalam gudang, bahkan menutup ventilasi udara dengan handuk. Dia berkata, "Sebagai kakak, kalau nggak bisa menjaga adikmu, kamu harus merasakan penderitaan yang dia alami!" Tapi aku punya fobia terhadap ruangan sempit. Di gudang yang kecil dan gelap itu, aku hanya bisa menahan rasa takut untuk memohon belas kasihan Ayah. Sementara dia hanya menegurku dengan keras, "Ini adalah pelajaran agar kamu ingat bagaimana menjadi seorang kakak!" Ketika cahaya terakhir sirna, aku berjuang dalam kegelapan. Seminggu kemudian, Ayah akhirnya teringat padaku dan memutuskan untuk mengakhiri hukuman ini. "Semoga pelajaran ini bisa membuatmu selalu ingat dan kalau terjadi lagi hal seperti ini, kamu akan kuusir dari rumah ini!" Tapi dia tidak tahu bahwa aku sudah lama mati di gudang, dan tulang-tulangku pun mulai membusuk.
Tangisan Terakhir Seorang Istri - undefined novel & cerita
Jessica HJ
Saat penjahat menyiksa aku hingga mati, aku sudah hamil tiga bulan. Namun suamiku, Marcell Wijaya, seorang detektif paling terkemuka di kota ini, sedang berada di rumah sakit bersama cinta pertamanya, Emilia Nessi, menemani dia menjalani pemeriksaan kesehatan. Tiga hari sebelumnya, ia memintaku menyumbangkan ginjal untuk Emilia. Ketika aku menolak dan mengatakan bahwa aku telah dua bulan mengandung anak kami, tatapannya berubah menjadi dingin. “Berhenti berbohong,” ujarnya dengan suara bergetar sambil menahan marah. “Kamu cuma egois, mau membiarkan Emilia mati.” Ia menghentikan mobil di jalan raya yang gelap. “Keluar,” perintahnya. “Kalau kamu setega itu, pulanglah jalan kaki.” Aku berdiri di kegelapan lalu diculik oleh penjahat yang dendam karena pernah dipenjara oleh Marcell. Ia memotong lidahku. Dengan kepuasan kejam, ia menggunakan ponsel aku untuk menelepon suamiku. Namun jawaban Marcell singkat dan dingin, “Apa pun itu, pemeriksaan kesehatan Emilia lebih penting! Dia butuh aku sekarang.” Penjahat itu tertawa jahat. “Nah, nah… sepertinya detektif hebat itu lebih menghargai hidup mantan cintanya daripada istri sahnya.” Beberapa jam kemudian, ketika Marcell sampai di tempat kejadian, dia ketakutan melihat kekejaman yang diterapkan pada tubuh yang telah dimutilasi. Ia marah dan menyalahkan pembunuh karena terlalu kejam terhadap wanita hamil. Namun ia tak menyadari bahwa tubuh yang dimutilasi di hadapannya adalah istrinya sendiri, aku.
Nyawaku Untuk Obatmu - undefined novel & cerita
Flower
Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
Membiarkanku Jadi Pasien Terakhir - undefined novel & cerita
Lintang
Dalam perjalanan untuk mendaftarkan pernikahan, kami mengalami kecelakaan mobil. Aku dan adik angkatku, Jemima, yang berada di mobil yang sama, langsung dilarikan ke rumah sakit. Ibuku yang dikenal sebagai salah satu dokter bedah terbaik di rumah sakit itu, hanya melirik sekilas ke arah diriku yang punggungnya sudah berlumuran darah. Kemudian, dia buru-buru memanggil seluruh tenaga medis untuk memeriksa Jemima yang hanya mengalami luka sepanjang lima sentimeter di lengannya. "Luka Mima kelihatan jelas dari luar. Kalau nggak segera ditangani, nanti bisa meninggalkan bekas!" "Kita ini ibu dan anak kandung. Kalau sekarang Ibu mendahulukanmu, orang-orang pasti bakal bilang Ibu pilih kasih!" "Setelah luka Mima selesai ditangani, Ibu akan datang mengurus lukamu!" Aku tidak punya pilihan selain menarik tangan tunanganku yang baru saja selesai mengenakan jas dokter. "Raditya, tolong aku ...." Hanya saja sebelum aku sempat menyelesaikan kalimatku, dia sudah menepis tanganku dengan dingin. "Kamu duduknya di kursi belakang yang paling aman. Mima duduk di kursi penumpang depan. Memangnya lukamu bisa lebih parah daripada dia?" "Claudia Lukman, bisa nggak sekali saja kamu berhenti rebutan sama Jemima?" Tanpa menoleh padaku sedikit pun, Raditya langsung bergegas masuk ke ruang gawat darurat dengan raut wajah penuh kecemasan. Namun, Raditya melupakan satu hal. Saat kecelakaan terjadi, dialah yang membanting setir ke arah berlawanan untuk melindungi Jemima yang duduk di kursi depan. Akibatnya, aku yang duduk di belakang justru menerima sebagian besar benturan. Ibuku juga lupa bahwa gelang merah yang terpasang di pergelangan tanganku mengartikan satu hal, yaitu kondisiku kritis. Kesadaranku mulai mengabur. Aku tahu pecahan kaca yang sudah menancap ke dalam tubuhku itu sebentar lagi akan merenggut nyawaku.
Kekasih yang Tak Pantas Dipertahankan - undefined novel & cerita
Arsynta
Pacarku adalah pewaris di lingkatan elite ibu kota, kekayaannya bernilai ratusan triliun. Untuk mengujiku, dia tidak pernah membelikanku hadiah apa pun selama tujuh tahun bersama, bahkan tidak pernah mengeluarkan sepeser pun untukku. Sekadar mampir ke minimarket membeli alat kontrasepsi saja, dia tetap menghitung dan membaginya setengah-setengah denganku. Kemudian, ibuku sakit keras. Aku meminjam ke semua kerabat dan kenalan, tinggal kurang empat juta lagi agar biaya operasi bisa terpenuhi. Namun, tidak peduli bagaimana aku memohon, pacarku tetap tidak mau meminjamkan uang itu. Aku mengurus pemakaman ibuku sendirian. Saat pulang ke rumah dan membereskan barang-barang, aku tanpa sengaja menemukan daftar hadiah yang dia belikan untuk adik perempuan tetangganya. Vila pegunungan pribadi, tas-tas mewah, perhiasan bernilai ratusan juta rupiah. Di sana juga ada potongan percakapan dia dengan teman-temannya. "Kak Arka, katanya Svara sampai berlutut hanya untuk meminjam empat juta darimu, itu benar?" Arka terkekeh dingin, suaranya terdengar santai dan meremehkan, "Apa yang Dinda bilang memang benar. Demi empat juta saja dia sampai berlutut ke sana kemari, kalau bukan perempuan matre, lalu apa?" "Baru tujuh tahun bersama, tapi dia sudah nggak sabar ingin mengeruk uang dariku." Baru saat itu aku sadar, ujian tujuh tahun itu hanyalah akibat hasutan dari adik tetangganya. Tidak masalah. Karena sejak ibuku meninggal, aku sudah memutuskan untuk meninggalkan dia.
Pembalasan Dendam Seorang Ayah - undefined novel & cerita
Carlos
Putriku berbaik hati memapah orang tua ke ambulans. Siapa sangka, ambulans itu menuju ke sebuah desa. Ketika aku menemukannya, dia sudah mati karena dilecehkan. Aku menemukan pelakunya, tetapi pelakunya dibebaskan karena menderita gangguan jiwa. Jadi, aku juga menggila dan menjadi pasien gangguan jiwa.
Aku Pergi Ketika Dia Memilih Wanita Lain - undefined novel & cerita
Ghanita
Pada hari perceraian, aku hanya membawa pergi satu set pakaian yang kupakai saat menikah dulu. Rumah, mobil, harta, dan anak-anak ... semuanya kutinggalkan untuk Sultan. Dia menatapku dengan agak terkejut, lalu mencibir. "Kamu sudah pikirkan baik-baik? Tiga anak itu kamu besarkan dengan tanganmu sendiri dan sekarang kamu lepaskan mereka? Kalau kamu benar-benar nggak menginginkan apa pun, aku juga nggak akan minta biaya nafkah darimu. Itu adil." Aku segera menandatangani perjanjian itu, lalu menyahut dengan datar, "Mm, sangat adil." Sultan terdiam sejenak sebelum akhirnya perlahan menandatangani namanya. "Kalau nanti kamu nyesal, kita bisa ...." Aku mengibaskan tangan untuk memotong ucapannya, lalu pergi tanpa menoleh lagi. Dulu Sultan sering mengatakan bahwa aku menikah dengannya demi uang dan kekuasaan, bahkan mencoba mengikatnya dengan anak-anak. Tidak apa-apa. Saat dia mengurus jenazahku nanti, dia akan mengerti semuanya.
Sosok Liar Putra Mahkota yang Tersembunyi - undefined novel & cerita
Wind
Semua orang tahu bahwa Putra Mahkota Harjuna adalah sosok yang elegan dan berbudi luhur. Di ibu kota, entah berapa banyak putri keluarga bangsawan yang mendambakannya sebagai calon suami. Namun, tak seorang pun tahu betapa liarnya dirinya saat malam tiba, saat dia menindih Keswari di atas ranjang dan mempermainkannya tanpa henti. Pada malam ke-1.001 sejak mereka diam-diam bertemu di lorong rahasia, Keswari terbaring lemas di atas selimut sutra yang berantakan. Sambil menatap Harjuna yang tampak benar-benar puas, dia akhirnya memberanikan diri untuk berbicara. "Pangeran, setengah bulan lagi, Pangeran akan menikahi Kak Manika dan membawanya ke Istana Timur ...." Jari-jari Keswari mencengkeram ujung selimut erat-erat. Suaranya begitu pelan hingga nyaris tak terdengar. "Bisakah ... pada hari yang sama ... Pangeran juga menerimaku sebagai selir?" Gerakan Harjuna yang sedang mengikat sabuk pakaiannya seketika terhenti. "Nggak bisa." Dia berbalik. Wajahnya yang tampan tampak jauh lebih dingin di bawah cahaya lilin. "Aku sudah berjanji pada Manika. Seumur hidup ini, hanya akan ada dia seorang. Aku nggak akan menerima selir." Wajah Keswari seketika memucat. "Kalau begitu ... aku ini dianggap apa?"
Sebelumnya
12345
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status