Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Viona

Viona

Mungkinkah ini karma? ——————— "Kiss me." Kata-kata Levin terus berputar di pikiran Vio, matanya menatap lurus Levin yang masih menunggu reaksinya. Yang benar saja, Vio tidak mungkin mau mencium Levin. Bahkan mereka tidak cukup dekat dan diantara mereka tidak ada hubungan apa-apa. Bukankah permintaan Levin tidak masuk akal? "Janji adalah hutang, kalau hari ini lo gak mau cium gue ... itu artinya lain waktu lo harus cium gue." Perkataan Levin barusan menyadarkan Vio dari ketermenungannya.
1069.8K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as 7/13
Show Reviews (20)
Read
+Library
ms huang
ceritanya bgs .... aku singgah bawa 5* kk...smangattt yaaa.... intip karyaku juga yukkk kk...judulnya KEKASIH BRENGSEKKU. hari ini up bab 18. cerita ttg hubungan toxic yang sering juga kita jumpai dikehidupan nyata. makasiii kk ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
U

U

Panas matahari tetap terasa di bumi ini, walaupun sekarang waktu sudah menunjukkan pukul empat sore. Panas hari ini tidak menghentikan semangat seorang wanita berambut panjang yang saat ini dia kuncir, untuk setia menunggu seorang pria yang selalu membuat dia bahagia. Seorang pria dengan tinggi rata-rata pria dewasa di Indonesia yaitu 170 cm, bermata abu-abu gelap, dan memiliki lengkungan di pipi sebelah kiri yang dapat dilihat ketika dia tersenyum. Dan pria itu kini sudah berada di belakang punggung wanita tersebut. Dia memberikan senyuman termanis untuk si wanita yang telah lama menunggunya. "Maaf ya, lama," ucap si pria dengan menunjukkan lengkungan indah di wajahnya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as 7/13
Read
+Library
Apartemen Unit 131

Apartemen Unit 131

Ia tak mengerti dengan sikap anehnya sekarang. Tak lama kemudian portal pintu lift terbuka lebar. Ferrel dan Riyan bergegas melangkahkan kakinya keluar. Setelah melewati lorong yang cukup panjang, akirnya mereka tiba di depan pintu bertuliskan angka 131. Ferrel sempat terdiam sesaat di ambang pintu. Sementara itu, Riyan menekan tombol bel, menunggu seseorang membukannya.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as 7/13
Read
+Library
Purnama

Purnama

Purnama merasakan anaknya (Langit) bergerak gelisah dalam tidurnya. Ia membuka mata lalu menyentuh tubuh langit. Panas Kantuknya hilang seketika padahal baru saja ia terlelap. Segera Purnama mengambil termometer untuk mengukur suhu tubuh Langit. 38 derajat Celcius Anak lelaki berusia tujuh tahun itu gemetar karena demam. Purnama mengambil baskom dan waslap untuk mengompres putranya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as 7/13
Read
+Library
NINE

NINE

Tinggal menunggu waktu sebelum pelatuk ditekan, permainan dimulai. Esok, persis saat pergantian hari, sabit kematian 'The Number' akan diayunkan. Tepat di leher sang ketua. -=9=-
104.7K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as 7/13
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710ours6boleeros
Selama matahari tetap bersinar selama itu pula dia terbelenggu dalam sebuah penantian yang tak pasti. "Kau tahu, ini hari ke 7 kau tak disampingku. Bagaimana ini, aku masih juga belum terbiasa tanpamu, pagiku terasa kosong dan hampa. Aku kesepian namun, tak ada yang lebih melegakan bagiku ketika melihatmu tetap bernyawa. Aku masih bisa bertahan dengan kesepian ini, tapi tidak jika kau meninggalkanku. Kau harus tetap bertahan dan membayar semua rasa kesepian ku, itu hukuman bagimu. Kau mengerti? Jangan tinggalkan aku Kesya."
9.911.1K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as 7/13
Read
+Library
Kamar Nomor 13

Kamar Nomor 13

Setelah beberapa detik hening, ia berkata, “Kami hanya punya satu kamar yang kosong… Kamar Nomor 13.” Damar terdiam sebentar. Nomor 13 memang sering dianggap sebagai angka sial, namun ia menepis semua rasa takut itu. Ia menganggap angka hanyalah angka, tidak lebih. Lagipula, cerita-cerita horor tentang penginapan tua adalah hal yang ia anggap klise dan dilebih-lebihkan. “Tidak masalah, Bu. Saya ambil kamar itu saja,” jawabnya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as 7/13
Read
+Library
Tujuh Tahun yang Salah

Tujuh Tahun yang Salah

Sejujurnya, Anna ini wanita yang amat cantik. Rambutnya hitam bergelombang. Ujung rambutnya sedikit berwarna merah anggur. Dia juga punya bentuk tubuh yang bagus, dengan dada dan pinggul yang menonjol. Sepasang matanya seperti mata rubah, terlihat menggoda. Dia wanita yang ramah, memesona, dan jago mencerahkan suasana. Sementara aku, aku orangnya datar, hambar, dan kuno.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as 7/13
Read
+Library
Scorpio

Scorpio

Dug Bola basket yang tadinya di tangan Dion kini berubah mengenai kepala Rava, Cowok itu terhuyung kebelakang. Bersyukur bisa menjaga keseimbanganya, Dion maju memperpendek jarak keduanya. Mata cowok itu menajam bak elang yang siap menerkam.
82.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as 7/13
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status