Bad Agreement
Oh itu sangat kasar kurasa, aku sedikit ngilu membayangkannya, lagi pula aku tidak mungkin setega itu kan?
“Kenapa ibu mertua, upss... bukan lagi ya... maaf kalian kan sudah punya calon menantu idaman, cantik, kaya, wanita karier, tidak sepertiku yang arogan, sombong, kasar, gold digger, dan apalagi ya? kalian kemarin mengatakan apalagi ya. Kalian tau selama tiga hari ini kata-kata kalian terus berputar-putar di kepalaku, membuatku tidak bisa tidur. Lihat penampilanku ini, bahkan aku tidak mengganti bajuku. Apa kesalahanku pada kalian berdua. Saat kami menikah usia kami masih muda, tapi aku berusaha menjadi istri dan menantu yang baik... apa kekuranganku?” teriakku histeris hilang sudah per
Hot Chapters