Kasih Tak Sampai
Aku tidak punya daya melawan dan terpaksa menjual rumah keluargaku kepadanya.
"Begini dong. Kalau butuh uang, bilang saja, aku kasih." Zed tertawa puas.
Kehilangan keluarga satu per satu, dikhianati pacar, tiga tahun di penjara. Hidup tidak pernah memihakku, tetapi Zed pun tak luput dari penderitaan. Di balik ketenangannya, jiwanya telah gila.
Di rumah masa kecilku, di ranjang yang selalu kutiduri sejak kecil, Zed mencekikku dengan kasar sambil melampiaskan hasratnya. Dia memaksaku menatapnya meskipun aku terus memohon.