ANUBIS
Dia belum putus asa, terus bergeser dan meraba, hingga tubuhnya menabrak tembuk sisi lain gudang.
“Shitt,, tidak ada orang, prajurit, dan pisau!” Fenhrir mendengus kesal, dia hampir menyerah.
Fenhrir mencium bau tidak sedap di sekitarnya, seperti bau kencing tikus.
“Ciitt,, cit,, cit,,” Fenhrir mencoba berinteraksi dengan tikus, dia berharap arti ocehannya barusan ‘Psstt,, Pak Tikus tolong aku,, aku butuh bantuanmu, hanya memotong tali ini saja.’
Hot Chapters