Jimat Tali Mayat
“Oke, Bos! Nanti kita lanjut lagi, deh, obrolannya. Saya lagi di jalan, nih, menuju tempat Bos tadi.”
“Hah? Ngapain elu nyamperin, Lis? Bahaya!”
“Tenang aja, Bos,” balas Lilis sebelum mengakhiri percakapan. “Nanti saya kabarin lagi, deh!”
Semula perempuan tersebut berniat untuk mengurungkan diri menyusul Brutus, tapi mendengar kejadian yang diceritakan lelaki berwajah bopeng barusan, rasa penasaran Lilis justru ikut bangkit. ‘Jimat?’ gumamnya sambil menarik dapur pacu kendaraan agar semakin melaju cepat. ‘Apa mungkin si Abas itu punya jimat? Berbentuk apa? Aku sama sekali tidak melihat dia mengenakan apa pun, terkecuali ... pakaian dalam itu tadi. Hhmmm, bahannya agak keras dan aneh. Berwarn
Hot Chapters