Adinda
Namun, kali ini Adinda menepis tangan Giyo yang ingin memegang pundaknya.
“Mau kamu apa sebenarnya! Kaubuat aku terlihat rendah di hadapan semua orang, tapi dengan sekejap kamu bilang,’Kamu takut melampaui batas!’ Cih! Aku muak mendengarnya Giyo!” seru Adinda tertahan karena ia sengaja memelankan suaranya agar tidak didengar yang lain.
“Dinda. Aku ini tidak sebaik Andara, aku hanya takut kamu akan membenciku pada akhirnya,” balas Giyo dengan lirih.
Bab Populer