Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Belenggu Cinta Sang Mafia dengan Aktivis Kampus

Nomor 14A kursi yang terletak di tengah kursi penumpang yang bersebelahan dengan jendela. Zeni segera menduduki kursi tersebut. Hembusan nafas kasar lolos dari mulutnya. Dia bergumam : “Semoga perjalanan kali ini menyenangkan! Tubuhku masih terasa lelah.” Dia membenarkan posisi duduknya dengan senyaman mungkin dan menyandarkan punggungnya pada bagian belakang kursi.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

“Maaf ya.” Orang yang dengan sengaja menebalkan mukanya tuk menatap Antshel dan juga Fennel yang masih berdiri sambil memegangi nampan makanan sana, dengan tatapan datar seolah-olah tak merasa berdosa. Yakni, …. “Kursi di bagian sini sudah penuh.” … Hisahilde Bay Bernium. “Pergilah dan cari kursi yang lain.”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

Ia menerobos kerumunan orang yang antre masuk, menunjukkan tiketnya dengan tangan gemetar. Saat ia berhasil masuk ke dalam aula yang luas, lampu-lampu baru saja redup, menandakan acara akan segera dimulai. Aisyah dengan cepat mencari kursi kosong di barisan paling belakang, di sudut yang agak gelap. Ia merosotkan diri ke kursi, mencoba mengatur napasnya yang memburu. Gemuruh suara penonton dan presentasi pembicara di panggung setidaknya memberinya ilusi privasi.
886 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Sebatas Istri Kontrak Tuan Muda

Sebatas Istri Kontrak Tuan Muda

ucap Rendy mempersilahkan Aisa untuk duduk. Aisa terlihat kebingungan. Dimana dia harus duduk? Tidak mungkin dia akan duduk di samping Rendy saat ada Alan disana. Tidak mungkin juga dia duduk di samping Alan, karena detak jantungnya yang semakin membuat dadanya terasa sesak. Tanpa ada aba-aba, Alan menarik tangan Aisa dan mendudukkannya di kursi yang berada di sebelahnya, membuat Aisa terkejut.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Jodohku Pak Dosen

Jodohku Pak Dosen

ujarnya sambil menahan diri untuk tidak tertawa. Sarah memasuki gerbong 5 dan segera memilih kursi. Menurut Risma yang membelikan tiket, dia mendapat kursi di deretan dua baris. Dilihatnya kursi 8A dekat jendela, Sarah menghela napas lega. Dia menghempaskan pant*tnya ke kursi. Heran dirasakan Sarah kenapa Alfian ikutan duduk di sampingnya.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Partner Satu Malam Jadi Istri Kontrak

Ruangan disulap megah dengan nuansa lilin di atas meja sementara itu hidangan makanan sudah berjejer di atas meja kayu ukiran dari Italia. Alessa mengangguk sopan sebelum pada akhirnya menduduki salah satu bangku ruang makan. Tak lama Alessa menoleh menatap sosok dari Pamannya Jovian yang menatapnya dengan ternganga. Alessa sempat heran namun menyapa Pria itu dengan senyuman. "Selamat malam," ucap Alessa. Gadis itu menelisik ruang makan. Ada Tuan Sebastian yang duduk di bangku paling ujung dari meja oval ini kemudian Julia dengan tatapan sinisnya pada Alessa.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

ucap Reza yang membuat Arkan langsung menatap tajam Reza. " Sayang duduk di depan." pinta Arkan dengan menatap ke arah kursi belakang. " Aku duduk di sini aja. Lagi pula kalau bang Reza duduk di belakang sama Nurul bukan mahram mereka." Aisyah tetap kekeh tidak mau pindah ke kursi depan. " Insyaallah Aisyah." sahut Reza. " Insyaallah apa bang?" tanya Aisyah yang bingung dengan ucapan Reza.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Balas Dendam Sang Dokter Ahli Farmakologi

Mereka melewati deretan lukisan para kaisar terdahulu yang menatap dengan mata tajam dari dalam bingkai emas. Yesica sesekali menyentuh tenggorokannya lagi dengan gerakan yang semakin sering. Ia merasakan sensasi panas yang aneh menjalar ke seluruh leher, namun ia memaksa diri untuk tidak memikirkannya. Mereka akhirnya tiba di depan pintu besar Aula Perjamuan yang dihias ukiran rumit berupa naga dan phoenix yang saling mengejar dalam lingkaran keabadian. Pintu kayu jati raksasa itu tingginya hampir empat meter, dengan pegangan emas yang berkilau terkena cahaya obor.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Reincarnator From The Past

Reincarnator From The Past

tegas Rei. Keheningan itu tiba-tiba pecah saat terdengar suara dari kursi yang tadinya kosong, "Kalian tidak perlu menungguku… maaf tidak sopan, masuk tanpa izin…" Semua orang terkejut dan pandangan mereka tertuju pada satu arah, yaitu kursi delegasi Kerajaan Vurfield yang sudah diberi nama. Di sana duduk Asahi sendiri, datang tanpa diketahui semua orang.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Diary Dira

Diary Dira

"Selamat malam. Seat berapa bapak?" Dira tersenyum ramah pada pria paruh baya dengan setelan jas formal yang seperti nya tengah kebingungan mencari no tempat duduknya. "3F, Mbak." "3F window seat di sebelah kiri. Mari saya antarkan." Pria tadi ikut berjalan dibelakang Dira untuk mencari tempat duduknya.
10502 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai aisle seat artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status