Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PASUTRI MAGANG

PASUTRI MAGANG

Pinta Aylin dengan nada serak- hampir menangis. Saat pintu kamar tertutup rapat, Aylin diam. Gadis kusut itu memeluk dirinya sendiri, membenamkan wajahnya kedalam kedua telapak tangannya lalu menangis, menangis hingga tangisannya benar-benar terdengar di kedua telinga Athar. 🌻 To be continue
10939 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Jari tengah diarahkan ke inti lembah yang sudah menganga karena ba-sah dan posisi pa-hanya yang menga-ngkang. "Auuhh.., Massss.., Aahhh...." Lina menjerit dan menaikkan kedua ka kinya ke atas ranjang. "Terrusshh.., auhh.." Nanang menggerakan keluar masuk di lembah dan Lina menggo-yangkan pin-ggulnya mengikuti irama keluar masuknya jemari itu.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Menukar Takdir Istri Sang Adipati

Dengan napas yang teratur, ia melakukan posisi push-up di lantai yang dingin. ​"Aku harus tetap bugar," batin Liya sambil mengatur napas. "Apa pun jamannya, entah itu abad ke-21 atau dunia novel antah-berantah ini, tubuh adalah satu-satunya aset yang bisa kuandalkan." ​Ketika cahaya mentari mulai menyelinap melalui celah jendela, suara ketukan pelan terdengar di pintu kayu yang kokoh.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Hingga tanpa sadar memelintir ujung bajunya sendiri sampai melilit ke gagang pedangnya. Melihat Lei Jun yang senyum-senyum sendiri seperti orang mabuk kepayang, A Ying justru membelalakkan mata. Bukannya tersipu, gadis yang besar di jalanan sambil bertahan hidup sekuat tenaga itu malah mengusap lengannya sendiri dengan bergidik ngeri.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

Perjanjian Panas dengan Bos Arogan

“Andai aku di sana aku akan langsung memasukimu. Menghisap lehermu dan menghisap dadamu.” “Maka lakukanlah.” Agatha dengan suaranya yang serak. Yang dilakukannya sekarang adalah duduk dengan memejamkan mata. jemarinya menyentuh dadanya sendiri. “Bayangkan aku di sana.. aku menyentuh milikmu yang sudah basah..” lirih Gio. “Aku memasukkan jemariku ke dalam sana…” Agatha memasukkan jemarinya sendiri di dalam miliknya. “Hm..” lirih Agatha.
1066.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Bukan Aku Orangnya

Bukan Aku Orangnya

Reflek diri ini diselimuti ketakutan dan rasa khawatir Berulang kali kuyakinkan pada diri dengan berucap, “tenang Ale! Nggak papa, nggak akan terjadi apa-apa.” Sayangnya, kalimat barusan hanya di lisan, tidak mampu menembus gelisahnya hati. Segera kuletakkan Gavin di kasur, dan berlari ke belakang. Untuk beberapa saat aku terdiam, terhempas di lantai dan merutuki diri. Bodoh. Padahal aku tahu laundry room di rumah ini menggunakan atap tempered glass, dan aku juga pakai dryer. Tidak sama dengan rumahku di kampung yang jemur pakaian hanya memanfaatkan cahaya matahari.
10446 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Ketika Suami Tak Lagi Peduli

Ketika Suami Tak Lagi Peduli

Aku lelah menghadapi Mas Yoga. Di dalam kamar, aku menutup wajahku dengan kedua telapak tangan. Bulir air mataku mulai turun. Bibir bawahku kugigit dengan kencang, berusaha untuk tidak mengeluarkan sedikit pun suara agar Zidan tidak terjaga. ***
1038.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Putri Terbuang Dimanja Pangeran Tampan

Putri Terbuang Dimanja Pangeran Tampan

"Tidak perlu. Aku bisa sendiri!" "Baiklah, aku akan menunggumu di sini." Letha hanya mengangguk, kemudian turun dari ranjang, dan beranjak menuju kamar mandi. Sementara Jaden memilih kembali memakai pakaiannya. Lalu tak lama Letha kembali sambil memegang perutnya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

Ada satu bagian yang disorot Jatmiko: Ajining dhiri dumunung ana ing lathi. Yen lathi wus kuciwa, maka roso mung kari cipta. Bonekaku ... pangreksa pungkasan. Daru membacanya keras. “Bonekaku ... pelindung terakhir.”
921 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Usai Ciuman Panas di Ranjang CEO

Ia bahkan nyaris lupa bagaimana caranya bernapas dengan benar. Lift naik pelan. Detik terasa lebih lambat. Bitha bisa mendengar detak jantungnya sendiri, begitu keras seolah akan memecahkan dadanya. Tangannya berkeringat. Tapi ia tetap diam, menjaga ekspresi. Bitha menarik napas panjang. Matanya menatap angka 1708 yang tergantung elegan di pintu cokelat tua itu. Lalu, jari-jarinya terulur. Membuka pintu kamar yang tidak tertutup sempurna.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai ajining diri ana ing lathi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status