Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Misteri Menara Tanpa Nama

Misteri Menara Tanpa Nama

Dia sendiri sepertinya sadar bahwa sulit untuk menemukan solusi di keadaan kita saat ini. Pilihan yang diberikan oleh Adrian pada dasarnya adalah pilihan buruk dan pilihan yang lebih buruk dari pilihan pertama. Kita tak bisa membiarkan seseorang terbunuh begitu saja, tapi jika kita harus membunuh untuk mencegah hal tersebut maka kita tak lebih baik dari orang yang kita bunuh. “Makanya Aku tadi bertanya... memangnya ada pilihan lain yang lebih baik?” Tak ada yang menjawab pertanyaan itu. Kami hanya terdiam dengan berbagai perasaan yang rumit di dalam hati kami.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ngotot Retno mengucapkan kalimatnya. “Aku mau membantah formula kamu, selain juga teringat kata si Bung pada putranya. Kata beliau, dalam buku yang ditulis putranya. “Mas Tok, kalau kamu suka perempuan, cium aja dia. Karena setelah itu hanya ada dua kemungkinan. Kamu ditampar atau kamu diajak pacaran besoknya,” gitu cah ayu dan yang terakhir yang aku tunggu. Retno pun kaget. Tapi tak bisa apa-apa selain memukul perut Ranu, lalu melambaikan tangannya ke arah Diandra, serta mengajak mereka makan soto mie Bogor yang kesohor di kampusnya itu.**
966 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Terperangkap Dalam Pilihan Yang Salah

Terperangkap Dalam Pilihan Yang Salah

Ada keputusan yang justru lebih mudah diikuti setelah dibuat. Ia meraih jaketnya, menyampirkannya ke bahu. “Gue nggak perlu buru-buru,” gumamnya dalam hati, “Yang penting… gue tahu lo di mana.” Di kota yang sama, satu keputusan sedang dibuat, dan di tempat lain, seseorang memilih untuk tetap diam.
688 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

"Ini bukan lelucon! Ini bencana nasional!" Mendekati jam keempat, keluhannya berubah menjadi renungan filosofis. "Bea, dalam hidup ada pilihan-pilihan..." katanya dengan suara lirih. "Seperti pilihan untuk tidak mengeluh sepanjang perjalanan?" sela Bea lembut. "Tidak! Pilihan antara menjadi jenius atau orang waras! Dan jelas aku memilih salah satu!" Dia menghela napas, menatap tangannya yang berdebu. "Seharusnya aku menjadi penjual kue. Minimal bisa mencicipi hasil karyanya sambil duduk."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Bukan Aku

Bukan Aku

Abidah sedikit kesal. “Aku takut. Pak Bos selalu keliatan seram.” Jelas Qirana. “Lain kali jangan bawa kopi ke hadapannya. Dia itu gak suka bau kopi. Sebaiknya Kamu bawakan dia susu coklat. Dia suka itu.” Qirana heran, menurutnya Abidah tahu terlalu dalam tentang apa yang disukai dan tidak disukai Bayu.
1012.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Suami Pilihan

Suami Pilihan

Tidak berperasaan! Mencoba mendaki keluarga Lin saya? Mimpinya sungguh tinggi. Anak baik teruslah tidur. Jangan bangun nanti mimpimu akan buyar. Tidak menyenangkan bukan? “Anak baik. Kamu tidak akan menyesali keputusan ini. Perlahan saja, kamu akan tahu pilihan kakek adalah yang terbaik untukmu. Di masa depan kamu akan sangat berterima kasih kepada kakek tua ini, hahaha.” Kakek Lin tersenyum lebar, itu sumringah lebar yang jarang dilihat oleh lawan maupun bawahannya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN MENANTU IMPIAN

AKU BUKAN MENANTU IMPIAN

Aku Bukan Menantu Impian Part 41 POV Andi Dulu, aku bukan pria baik-baik. Setelah lulus SMA, aku mendaftarkan diri untuk masuk menjadi anggota polisi. Sembenarnya aku tak minat. Tapi Ibu yang ingin aku mendaftar. Pendaftaran tahun pertama aku tak lulus. Sebenarnya aku ingin kuliah ambil jurusan kesehatan. Tapi Ibu tak merestui ku. Kata ibu aku boleh kuliah kalau ambil jurusan hukum. Tapi aku tak minat. Akhirnya aku mogok tidak kuliah mengambil jurusan apapun. Bahkan iseng- iseng aku melamar kesebuah pabrik dan di terima. Aku bekerja di pabrik konveksi sebagai operator mesin jahit.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Bukan Mantan

Bukan Mantan

Aku, Yuyun dan Tuti sedang berkumpul di rumah Yuyun. Sesekali Yuyun membantu ibunya melayani pembeli. Aku sendiri habis curhat dengan Tuti dan Yuyun. “Kenapa aku salah pilih terus ya, Tut?” “Paling enggak kalian belum nikah, Mbar. Coba kamu jadi aku. Udah salah pilih, makan hati, mana diteror terus lagi.”
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN BENALU

AKU BUKAN BENALU

“Kamu gimana sih dim? Kamu kan anak Ibu satu-satunya pasti Ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu. Apa yang menjadi tujuan hidup kamu Le?” “Dimas mau menikahi Nining bu, apa Ibu setuju?” “Apa Ibu bisa memilih Dim? Ibu sebenarnya lebih menyukai Zulaikah sebagai menantu Ibu.” “Tapi Bu Dimas kan cintanya sama Nining. Apa Ibu tidak mau melihat hidup Dimas menderita jika menikahi orang lain?”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai aku bukan pilihan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status