Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alfheim - The Blasphemy

Alfheim - The Blasphemy

Satu per satu anggota rombongan mereka kemudian ditangani oleh wanita itu, hingga ketika giliran Greta tiba, si wanita mengerutkan kening heran. "Kamu sudah dikamuflase," katanya. "Apa maksudnya?" Greta terlihat kebingungan. "Ada sihir kamuflase yang sudah melekat pada tubuhmu. Kamu tidak tahu?" Greta menggeleng. Jangankan menggunakan sihir kamuflase, mengetahui adanya hal-hal magis saja baru dia ketahui tidak lama sebelum datang ke Alfheim. "Kalau begitu, biar kuhapus efek sihirnya dan kamu bisa melihat wujud aslimu."
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

“Eh, ngomong-ngomong soal rumah kamu, Thomas. Ini serius deh. Tadi tuh kita udah puter-puter cari jalan ini, tapi kayaknya di Maps tuh gang ini gak ada.” Nina mengangguk antusias. “Iya! Aku sampe kirim shareloc ke HP aku sendiri buat ngecek, tapi pas dibuka, lokasinya pindah ke jalan yang beda. Padahal kamu kirimnya bener.” Rossi ikut menimpali. “Aku sampai mikir, jangan-jangan rumah kamu pake ilmu ngilang-ngilang gitu.” Aku tertawa kecil, tapi dalam hati aku tahu ini bukan kebetulan. Aku sendiri heran kenapa rumah ini kayak gak bisa terdeteksi sistem. Padahal aku gak pernah ngapa-ngapain.
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
Perjanjian dengan Makhluk Gaib

Perjanjian dengan Makhluk Gaib

Sarah mengetahui bahwa itu adalah suara jin kafir yang sengaja ingin menakut-nakuti dirinya agar rumah tersebut dipercaya sebagai rumah angker dan banyak penghuni dari alam lain, sehingga gadis tersebut membatalkan rencananya, untuk membongkar perjanjian antara kakek buyutnya Fauzan dan bangsa mereka. Namun, niat mereka yang ingin menakut-nakuti itu sudah bisa ditebak oleh Sarah. Ia lalu kumat-kamit membaca ayat suci Alquran, sampai tiba-tiba foto kakek buyutnya Fauzan yang tadi dilihat oleh gadis itu mendadak jatuh, karena ada angin kencang tiba-tiba berputar di sekitar ruangan tersebut. “Astagfirullahaladzim!” seru Fani yang baru saja kembali setelah mengambil air minum dan camilan dari da
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
Bukan Istri Bayaran

Bukan Istri Bayaran

Alina sepertinya terlalu bersemangat untuk tahu jawaban dari sang dukun. "Ada hal yang harus kamu ketahui Alina... Ada selubung ghoib yang menutup auramu!" Alina terkejut. Selubung ghoib? "Apa itu Ki?" "Itu adalah selubung penutup aura!"
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 37 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Ia terus membaca, sampai di halaman tengah ada sebuah mantra. Mantra tersebut menuliskan bagaimana agar kita bisa merasakan bagaimana menikmati hidup dalam kegelapan seperti hantu – hantu yang bergentayangan. Intinya mantra itu bisa membuat kita merasakan bagaimana menjadi makhluk Ghaib. Di situ dituliskan bahwa si pembaca mantra harus ikhlas. Tak boleh menyimpan dendam dan penyesalan. Alia mulai tertarik dengan mantra tersebut, dan ia ingin mencobanya.
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 253 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia adalah 'The Absent Guardian'—Penjaga yang Absen. "Kalian melampaui batas yang diizinkan," suara entitas itu tidak terdengar di telinga, melainkan berdenyut di dalam sumsum tulang mereka. "Alam ini adalah tempat bagi ide-ide yang terlalu suci untuk dilahirkan, dan terlalu berbahaya untuk dipikirkan. Dengan masuk ke sini, kalian membawa 'Beban Definisi' ke dalam kemurnian 'Ketiadaan'."
713 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
Teror Ghaib

Teror Ghaib

Dia menuangkan air ke dalam gelas dan meminumnya. “Lalu gimana kamu bisa lolos dari makhluk astral itu?” Lily bertanya. "Aku pingsan. Lalu aku sadar,” jawab Emma, ​​“Ya, kayak biasa. Ngomong-ngomong, Ayah di mana?” "Dia ada di ruang kerjanya?" jawab Lily, "Kenapa?" "Apa kita beneran mau ke paranormal?" "Ya," jawab Lily, "kita harus berusaha biar kamu bisa hidup normal lagi."
3.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 99 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
Alegoria

Alegoria

Sendirian. Pagi ini adalah minggu terakhir musim semi. Kabut bergerak ke angkasa, menaiki gedung-gedung, kastil dan minaret jam, persis seperti sesosok makhluk kelabu. Musim semi di pulau Alegra tidak pernah dibungkus oleh keceriaan. Gerimis malas dan hujan deras selalu menyambangi, membungkam udara oleh sepi dan muram. Lembab dan basah. Di sini, di istana utama, setelah berjalan cukup jauh entah pada apa, Adrien dan Lady Earlene duduk membisu di atas sofa merah Royal Empire, di sebuah ruangan penuh dengan barang-barang antik; patung malaikat, stan jambangan dari keramik, porselen bunga-bunga, dinding berlukis serta rak kayu mahoni yang memajang ratusan buku yang disampul rapi dengan kulit d
103.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 105 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
BA'DA MAGHRIB

BA'DA MAGHRIB

Ia tidak mau jika keluargaya berlarut-larut dalam ketakutan karena teror yang diberikan makhluk halus itu setiap ba’da maghrib. “Ma. Kamar Alea sudah rapih. Alea boleh main ayunan?” Tanya Alea kepada ibunya. “Boleh, Sayang. Hati-hati ya.” “Oke, Ma.” Gadis itu pun lari menuju ayunan yang berada di halaman rumah. Di tempat itu pula pertama kali Alea berkenalan dengan teman ghoibnya, yaitu Jeny. Sebenarnya Jihan agak sedikit was-was. Semoga saja teman ghoib Alea itu tidak menyakiti Alea.
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 82 Beses bilang alam ghaib
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status