Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebentuk Hati untuk Jingga

Sebentuk Hati untuk Jingga

Tampak Bu Setyowati berusaha mengalihkan pembicaraan mereka ke zona aman, "Tolong siniin toples krupuknya, Nila." Nila pun meraih toples krupuk di hadapan dan mengulurkannya kepada sang ibu. Meja makan mereka adalah meja kayu berpelitur coklat tua polos dan berbentuk lingkaran. Ada empat buah kursi yang memang satu set dengan mejanya saat Pak Suhariadi memesannya dari meubel dekat rumah.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dengan berjalan kaki sekitar tiga menit mereka sudah sampai ke tempat tujuan. Alif memilih meja yang salah satu sisinya terdapat sofa panjang sementara sisi lainnya berjajar beberapa kursi kayu minimalis. Beberapa meja di sudut kafe bagian belakang memang sengaja diletakkan tanpa jarak, khusus bagi tamu rombongan. Arash menarik salah satu kursi kayu lantas mempersilakan Kinara duduk. Ia lalu ikut duduk persis di sebelah gadis itu.
10260.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

makanya Aida berani menimpali seperti ini. Seperti kursi sekolah, hanya lebih halus penyelesaiannya dan warnanya yang putih, halus, terkesan lebih mahal. Tapi tetap itu hanya kursi kayu biasa yang membuat bokong akan terasa panas juga pinggang pegal-pegal kalau diduduki lama-lama. "Sssh, siapa suruh komen?" protesnya, ketika mendekat pada Aida dengan membawakan sesuatu untuk alas kaki Aida.
966.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai alas kaki meja
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Baca Semua Ulasan
Hamil Anak Bos

Hamil Anak Bos

Meja kerja Alex terbuat dari kayu jati, kokoh dan terawat, dengan susunan barang yang rapi— seakan mencerminkan pemiliknya. Dewi tidak pernah tahu bahwa Alex memiliki ruang seperti ini. Perasaan ingin tahu membuncah di dadanya. Ia melangkah mendekati meja, menyentuh permukaannya yang halus. Jemarinya tanpa sadar mengetuk permukaan meja kayu itu. Kursi kerja Alex tampak begitu menggoda, hingga tanpa pikir panjang, Dewi mendudukkan diri.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Callista: Bukan Sugar Baby Biasa

Kayu untuk meja dan kursi, serta tegel marmer berwarna alami. Di bagian luar lebih indah lagi. Ada sofa rotan dengan meja senada berjejer di daerah teras yang terbagi dua. Sebelah kanan untuk yang smooking dan sebelah kiri untuk yang tidak, dan mereka digiring ke meja paling sudut. "Silakan menunya, Kak. Kalau sudah siap memesan boleh panggil Fika ya." Pramusaji tadi menunjuk dirinya sendiri dengan sopan, sebelum pergi.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

Terperangkap Kontrak Hasrat Sang Casanova

Ucap Fiona lalu duduk disebelah Alesio, kursi yang bisa Alana gunakan Meja makan di apartemen itu hanya terdiri dari empat kursi yang saling berhadapan dua diantaranya. Dengan perasaan dongkol, Alana meletakan sandwice itu dimeja lalu segelas kopi didepan Alesio dan air mineral untuk dirinya sendiri “Apa kau ingin minum?” tawar Alesio dengan suara yang tenang, seolah-olah tidak menyadari ketegangan yang tengah terjadi.
9.656.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
We Are Not Lovers

We Are Not Lovers

"Duduklah di sana. Aku tidak akan mengganggumu juga. Aku hanya butuh teman." Arika memosisikan dirinya di atas kasur dan sedikit menempelkan punggungnya di papan kepala kasur. Dia mengambil nampan dan meletakkannya di atas paha. Melihat itu, Dimas segera bangkit. Dia mengangkat kembali nampan tersebut dan membenarkan cara pemakaiannya. "Nampan ini bisa jadi meja kecil, Nyonya." Dia menegakkan kaki nampan yang terlipat ke dalam hingga menjadi meja seperti yang dia katakan. Lalu dia memosisikan dua kaki meja itu di sisi luar paha Arika. "Selamat makan."
612 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Cadangan

Bukan Istri Cadangan

Di belakangnya Caliana membawa nampan berisi lauk pauk yang di masaknya. Gazebo berbentuk persegi berukuran dua kali dua meter itu sudah dilapisi karpet puzzle dengan motif kayu. Adskhan memindahkan meja kayu rendah yanh terletak di sisi luar gazebo ke dalam gazebo sebelum akhirnya meletakkan rice cooker di atasnya. Caliana duduk di samping Carina, sementara Syaquilla duduk di sampingnya. Posisi mereka duduk berhadap-hadapan.
10180.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Jendela tersebut ditutupi dengan gorden yang tebal berwarna abu-abu. Terdapat meja kayu solid panjang di tengah ruangan. Bagian samping meja terdapat rak yang menyatu dengan desain meja tersebut. Rak itu juga berisi buku, namun masih ada beberapa bagian rak yang kosong. Di setiap ujung meja terdapat sebuah kursi kayu yang memiliki bantalan empuk, dan lampu meja dengan gagang yang terbuat dari kayu dan kap lampu yang berwarna hijau tua. Lampu meja tersebut memancarkan cahaya berwarna kuning hangat, membuat Lani merasa lebih berkonsentrasi.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Jodoh untuk Aira

Jodoh untuk Aira

Jari-jarinya menyilang di bawah dagu. Meja makan di rumah ini begitu banyak kenangan, keluarga kami sering berbincang di sini saat makan daripada di ruang keluarga atau ruang tamu. Meja makan ini Ayah beli di toko furniture terbesar di Jakarta, yang pemiliknya adalah sahabat ayah sewaktu kuliah. Ukuran meja cukup besar, memiliki enam kursi, dengan material jati pilihan kualitas nomor satu. Warna cokelat motif serat kayu dipernis mengkilat menambah kemewahan meja makan ini sendiri. Apapun pilihan Ayah, semua nyaris sempurna di mataku. Kecuali pilihannya memilih calon suami untukku, Dewa!
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai alas kaki meja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status