KAMPUNG HALIMUN
Dia berlari dan ikut mendorong meja itu dengan sekuat tenaga, meja yang diatasnya banyak sekali berkas-berkas kertas juga satu set komputer untuk mendata pasien itu mereka dorong, bahkan monitor dan keyboard yang ada di atas meja tiba-tiba terjatuh karena kabelnya masih menempel ke colokan listrik yang ada dibawahnya.
Brak, Brak,
Sreet,
“Satu, dua, dorong!”
“Doroong, Dian doronggg!”
Sreeeeet,
Meja itu terasa sangat berat, karena meja tersebut terbuat dari kayu yang sangat kokoh dengan banyak sekali laci di dalamnya untuk menyimpan berkas, namun mereka tetap berusaha untuk mendorongnya dan menutup lorong itu dengan barang-barang yang ada di ruangan tersebut.
Capítulos Populares