Salah Kamar
Tok
Tok
"Nes, boleh Bunda masuk," seru Laili dari balik pintu. Anes menoleh, lalu menjawab,"boleh, Bun, masuk saja." Anes merapikan kembali berkas itu untuk dimasukkan ke dalam amplop coklat besar.
"Surat dari siapa tadi?" tanya Laili yang kini sudah duduk di sampingnya.
"Ini, Bun, akta cerai dari pengadilan. Hhuuft ... Anes benar-benar lega," ujar Anes sambil menghela napas panjang.
Bab Populer