Kekasih Suamiku
“Aditya Buana, Jihan Qirani, lihat? Ini yang kalian mau ‘kan? Anak itu telah pergi! Anakku sudah tidak ada lagi. Dia sudah mati meninggalkan aku sendiri seperti keinginan kalian selama ini.
Dimana hati dan perasaan kalian sebagai orangtua? Tega kalian terus-terusan mengirim teror tak berkesudahan hingga aku takut melahirkan! Ketakutan itu dapat dirasakan oleh anakku, dia akhirnya memilih pergi meninggalkan aku.
Dia anakku. Anak kita, ANAKMU ADITYA BUANA, DIA ANAK SUAMIMU JIHAN!"