CRUEL HUSBAND
Keduanya saling cium pipi kanan dan kiri lantas menanyakan kabar.
"Selamat, ya. Aku ikut senang atas pencapaianmu ini, An," ucap Nadine pada si tuan rumah acara yang bernama Anarita. Senyum tak luput dari wajahnya yang mulus, bahu yang putih bak susu terekspos membuat Nadine sedikit insecure. Karena selain berbakat, Anarita juga mempunyai body yang aduhai. Poin pentingnya Anarita juga baik hati. Dia sebagai wanita saja merasa iri.
"Makasih, aku juga tidak menyangka bisa hoki," balas Anarita. Pipinya merona menahan rasa tersanjung.
Hot Chapters