Istri Super Jorok
Hari pertama akan memberi kesan pada semua orang yang mengenal kita, jadi kita tak harus memperlihatkan yang terbaik.
Marni muncul dari dapur, apron bunga-bunga kecil terpasang di dadanya. Dia tersenyum sambil memamerkan rantang warna biru yang berisi bekal makan siang. Walaupun dia merasa sebagai Marni SMP, dia tetap lihai dalam memasak.
"Ini, Mas!"
"Apa lauknya?"
"Ikan goreng sama sambal terasi."
Sejujurnya aku tak suka dengan sambal terasi, bukan dengan rasanya, tapi baunya. Bahkan setelah beberapa kali cuci tangan pun, baunya masih saja lengket.