Feng Ru Ai
Namun walaupun demikian, tetap saja Ai merasa risih dan terganggu dengan tatapan dan juga bisikan - bisikan orang - orang yang tengah berlalu lalang di jalan setapak ibukota MingQi yang dengan jelas dan terang - terangan menatap dan mengkritik mereka yang saat ini berada dalam toko kain dan jahit terkenal di ibukota MingQi.
Segala bisikan, gunjingan dan sindiran yang terang - terangan dilontarkan dari para nyonya bangsawan ataupun dari para penduduk lainnya yang tengah berada di keramaian aktivitas ibukota MingQi yang nampak sibuk siang ini sangat mengusik Ai. Seharusnya ia sudah terbiasa dengan hal itu, bagi Ai semua itu adalah makanan hari - harinya di kehidupannya di masa depan. Namun ia
الفصول الرائجة