Madu untuk suamiku
ucapnya manja, sambil tersenyum lembut.
Ratih tertawa kecil, menepuk tangan Maya dengan penuh kasih.
“Boleh dong, sayang. Apa pun yang kamu mau, Ibu dukung. Kamu kan menantu kesayangan Ibu.” ucap Ratih, tanpa memperdulikan perasaan Arumi yang berada tak jauh dari mereka.
Arumi tercekat. Dadanya terasa sesak.
Swiss... tempat impiannya bersama Raka. Tempat yang dulu sering mereka bicarakan, kini akan menjadi tempat di mana suaminya akan berbulan madu dengan wanita lain.
Hot Chapters