Cinderella, Mah, Apa Atuh?
Raut Rella kian kaget, yang benar saja, Stella satu mobil dengan Alka dan datang ke kedai kopi malam-malam begini, untuk apa?
"I-iya, Pak, sebentar! Ada telepon penting, Bapak duluan aja!"
Benar, itu suara Stella. Entah kenapa tebersit perasaan seperti ketika kamu melihat orang yang belum sepenuhnya bisa berhenti untuk dicintai, berduaan dengan orang lain, contohnya sahabat sendiri. Kalian pasti tahu, satu kali ucap, tiga suku kata; cem-bu-ru, dibaca 'cemburu'. Kenapa dada Rella sekarang terasa sesak, ya?
Hot Chapters