Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan
"Apa yang salah? Aku memang harus memberinya pelajaran. Dia selalu merasa kebal karena statusnya sebagai adikku dan bertindak semaunya. Kalau nggak diberi pelajaran sekali, ke depannya dia akan semakin nggak terkendali."
Aku sempat mengira hatiku sudah benar-benar mati rasa. Namun mendengar kata-kata Kakak, jantungku yang sudah mati tetap terasa perih berulang kali.
Selama ini, pengobatan gagal napasku selalu dilakukan di rumah sakit swasta milik Grup Arista. Kalau saja Kakak mau sedikit saja menyelidikinya, dia pasti akan tahu hal itu. Setiap kali menjalani perawatan, biayanya selalu sangat mahal. Kehilangan kesempatan berobat sama artinya dengan menunggu kem