Tukang Pijat Tampan
"Nggak sih. Tapi adegan ciuman tadi, anyway... you are a good kisser."
Adit membeku. "Eh…"
Wajahnya langsung merah padam. Ia tidak tahu harus bereaksi bagaimana.
"Itu bagus tauk. Natural," lanjut Clara sambil menatap mata Adit dengan intensitas yang membuat Adit tidak bisa mengalihkan pandangan. "Masih ada beberapa adegan ciuman dan kita berpelukan di scene-scene berikutnya. Orang lain akan menganggap kita hanya akting. Audience, kru, bahkan pacarmu, mereka akan bilang 'oh itu cuma pekerjaan, cuma acting.'"