Hotel Bekas Pembunuhan
Malam ini satu persatu kepala, aku rapihkan rambutnya, tapi yang lebih menarik dari pada proses mencukur adalah sebuah obrolan dan ceritanya, tidak jarang hampir semua cerita aku dengarkan dari yang datang ke pangkasku ini dan memang kebetulan aku lebih suka mendengarkan dan becanda saja, sehingga orang-orang mungkin berasa lebih nyaman berkunjung lagi ke sini sebagai langganan.
Biasanya orang-orang langgananku memang sengaja memangkas rambutnya malam hari, karena sudah tau jadwalku saja ada di sini memang hanya malam, di atas jam 11 malam ini, pangkas lumayan sepi, banyak waktu untuk aku sekedar menghabiskan rokok.
“A tadi abis isya bu Budi telepon, ngucapin terimakasih, bingung katanya pak
Sikat na Kabanata