Konspirasi Cinta Pertama
Pantas Ayub tak protes ketika ia lama membawakan HP, ternyata dia melihat kucing ini masuk melalui jendela kamar yang terbuka lebar.
"HP-nya Ibu, mana?"
"Eh, iya, ibu sampai lupa. Tunggu sebentar, ya?" Karina segera berbalik, sambil bergegas menuju meja tampatnya menaruh HP.
"Neh," Karina menyodorkan HP pada putranya, masih dengan tatapan yang tak lepas dari kucing anggora itu.
"Foto, Ma!" pintanya sambil bergaya memeluk kucing itu. Karina menepuk kepala pelan, merasa kalah kreatif sama bocah yang baru mau berusia lima tahun ini.
Hot Chapters