Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RETAK

RETAK

Sorot mata Vitaloka tertuju pada seorang wanita berhijab syar'i juga seorang anak perempuan berumur lima tahun. "Ini istri Bapak yang sering Bapak ceritain di lokasi?" Lagi-lagi Vitaloka mengemukakan apa yang ada dalam isi kepalanya. "Iya, kenalkan ini Tita dan anak saya Azelia. Tita ini karyawan yang sering aku ceritain sama kamu namanya Vitaloka."
103.5K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as arfa
Read
+Library
Cinta dalam Balutan Doa

Cinta dalam Balutan Doa

"Mohon maaf, Ummi. Spa jenengan tahu di mana Arza?" "Arza keluar bersama Afnan baru saja, Nak." "Ya Allah ... anak itu, Abinya baru datang sudah diajak keluar lagi," ucapnya. "Tadi Ummi lihat, Afnan membujuk Arza yang merengek, Nak. Afnan enggak akan tega bila melihat putranya begitu," ujar Ummi Syarifah. "Arni takut Arza nanti makin manja, Ummi."
9.317.1K viewsCompletedAdded to Library 445 Times as arfa
Read
+Library
Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Eva memperlihatkan tangannya yang memeluk Arumi yang tertidur di pangkuannya. "Nyaman banget dia kalau sama kamu. Langsung tidur. Waktu sama saya, dia gangguin, pengen pegang stir juga." Rafa geleng-geleng kepala melihat kelakuan bayinya. "Arumi tahu dari aura seseorang. Saya punya aura positif, makanya Arumi nyaman," ucap Eva tersenyum bangga. "Maksud kamu, saya bawa aura negatif gitu?" tanya Rafa dengan alis terangkat sebelah.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 206 Times as arfa
Read
+Library
MAAF

MAAF

n atau m.a.n.g.a_t.o.o.n Mohon maaf karena Thor tidak bisa melanjutkannya. Begitu besar penyesalan karena tindakan ini, tapi Pembaca tersayang masih bisa membaca cerita Thor yang lainnya di aplikasi ini. Masih ada : 1. TANYA HATIMU (END) 2. ISTRI KEEMPAT TUAN TANAH (END) 3. ,dan beberapa cerita baru yang sebentar lagi akan segera terbit
103.5K viewsOn holdAdded to Library 126 Times as arfa
Read
+Library
Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

Arkaf berdiri di dekat pintu keluar mall dengan wajah menyipit, seolah mencoba memastikan sesuatu yang sempat mengusik perasaannya. Ia memicingkan mata, menatap ke arah luar mall, menyapu pandangan ke segala penjuru parkiran. "Nggak ada siapa-siapa ... ah, cuma perasaanku aja," gumamnya pelan, hampir tak terdengar.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as arfa
Read
+Library
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

Sret! Belum sempat ujung jarinya menyentuh selimut Naura, sebuah langkah lebar memotong pergerakannya. Rafael berdiri tegap di sisi ranjang, sepenuhnya membentengi tubuh Naura dari jangkauan Arka. Bahunya yang bidang menjadi penghalang kokoh bagi adik perempuannya. Sorot matanya mengarah tajam kepada Arka, membawa peringatan yang tidak perlu diucapkan.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as arfa
Read
+Library
AURORA

AURORA

Maksudku, gelombang warna itu menari-nari di atas langit yang berada tepat di kepalaku. Aku mendongak, memerhatikan pergerakan aurora tersebut yang terasa menenangkan. Aku merasakan semua beban di pikiranku seakan-akan terangkat, membuat bahuku terasa ringan untuk sementara berkat tarian indah aurora ungu tersebut. Kini aku yakin, kenapa Aquilla gemar memperhatikan gelombang bias cahaya tersebut. “Kita akan langsung pergi ke Arras.”
106.1K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as arfa
Read
+Library
Bayi Telantar di Rumah Sakit

Bayi Telantar di Rumah Sakit

Itu sedikit mengobati kekecewaan Arfa terhadap penolakan Meidina. "Nanti lain kali naik mobil Om lagi, ya. Kita bisa keliling Jakarta," ucap Arfa. "Janji ya, Om?" Ayara tampak sangat bersemangat. Arfa mengangguk mantap. Setelah Meidina dan ketiga anaknya sudah tak terlihat dari pandangan mata, Arfa baru melajukan mobil Fortuner warna hitamnya menuju apartemen kediamannya.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 90 Times as arfa
Read
+Library
Putri sang Artis Kontroversial

Putri sang Artis Kontroversial

“Apa yang telah terjadi Mbak?” “Oh, ini tadi digigit nyamuk,” kataku sambil berusaha menutupinya dengan rambut. Arfa menunjukkan raut yang tidak puas dengan jawabanku. Meskipun umur Arfa masih empat belas tahun, dia pasti tahu tanda di leherku bukanlah seperti yang aku lontarkan. Dia sedikit menghela napas, “Kalau ada apa-apa, Mbak harus bilang. Aku akan selalu ada di pihak Mbak.”
101.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as arfa
Read
+Library
ARSHAKA

ARSHAKA

Tanya Arshaka dengan wajah dinginnya. "Well.. gak ada bangku lain yang kosong, boleh kan?" Tanya Felix. Mila merasakan denyut jantungnya berdegup kencang saat kedua matanya bertemu dengan tatapan tajam Arshaka. Refleks, ia menundukkan kepalanya, terdiam dan mencoba menghindar dari tatapan dingin yang membuat nyalinya ciut. Kedua bibirnya bergetar, ia benar-benar tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as arfa
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status