Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARINDA

ARINDA

Astaga, "Kita harus ke rumah sakit," kembali Arinda berujar, kini terdengar lebih panik. Devon menahan lengan Arinda yang akan menariknya, lelaki itu menggeleng. Kemudian memeluk gadis itu. Membuat yang dipeluk menahan nafas dengan perasaan yang entahlah, Ia sendiri bingung. "Apa yang kamu lakukan tadi sudah benar," ujar Devon kemudian menarik lengan Arinda menuju mobil sedan putihnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

cibir Beno. ******************************
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

Semoga. "Araaaaaa."
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

kata tuan Arfan memarahiku >> Di aula akademi Arkenus tuan Arfan sedang memperkenalkan sistem belajar di akademi itu dan apa saja yang akan mereka pelajari. Tuan Arfan menunjukan sebuah kertas tentang tingkatan militer dari yang paling tinggi sampai tingkat dasar. -Jendral = tingkat militer paling tinggi di kerajaan ini -Letnan -Mayor -Kapten -Prajurit satu -Prajurit dua
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Astaghfirullah. “Ini,” satu gelas taro mendarat di meja batu yang ada di depanku. Aksa kembali duduk di sebelahku dan menyeruput minumannya kembali. Ia terlihat begitu menikmati setiap tetes minuman taro yang membasahi tenggorokkannya. “Aku bahkan tidak tahu kalau permasalahanmu bahkan lebih kompleks dari sekedar mantan pacarmu yang ingin balik lagi menjalin hubungan denganmu.” Perkataannya sukses membuatku was-was.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

Ponsel yang ada di tanganku tiba-tiba bergetar pertanda ada sebuah pesan masuk. Kak Bara: Kamu dimana? Arinda : Didepan gang lah Kak Bara: Pake baju warna apa? Arinda : Biru muda Satu menit setelah pesan dariku yang tidak dibalas seseorang yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang. " Lama!" Ucapku tepat dihadapannya dan langsung duduk di jok belakang motor. " Berangkat?"
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Sorot mata Vitaloka tertuju pada seorang wanita berhijab syar'i juga seorang anak perempuan berumur lima tahun. "Ini istri Bapak yang sering Bapak ceritain di lokasi?" Lagi-lagi Vitaloka mengemukakan apa yang ada dalam isi kepalanya. "Iya, kenalkan ini Tita dan anak saya Azelia. Tita ini karyawan yang sering aku ceritain sama kamu namanya Vitaloka."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
AURORA

AURORA

Maksudku, gelombang warna itu menari-nari di atas langit yang berada tepat di kepalaku. Aku mendongak, memerhatikan pergerakan aurora tersebut yang terasa menenangkan. Aku merasakan semua beban di pikiranku seakan-akan terangkat, membuat bahuku terasa ringan untuk sementara berkat tarian indah aurora ungu tersebut. Kini aku yakin, kenapa Aquilla gemar memperhatikan gelombang bias cahaya tersebut. “Kita akan langsung pergi ke Arras.”
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai arfa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status