Athanasia
Arsa terus melihat Athanasia, ia tak pernah beralih pandang dari wajah cantik gadisnya yang terlihat menggemaskan sekarang.
"Banyak sebenarnya, Sa. Tapi aku takut waktunya ga cukup," ucapnya sambil memasang raut wajah cemberut.
"Ga apa-apa, setelah gua pulang dari Singapura, kita bisa ngelanjutin semuanya lagi," ucap Arsa.
Athanasia tersenyum senang mendengarnya, ia mengacungkan jari kelingkingnya ke arah Arsa, "Janji ya."
Hot Chapters