Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Sekedar Pengganti

Bukan Sekedar Pengganti

Rambut Ashera lebih sedikit hitam kecoklatan dengan ujung sedikit ikal, sedangkan rambut wanita itu hitam dan lurus. Warna mata mereka bila dilihat sekilas sama dan tidak berbeda, namun saat melihat dengan teliti dan dekat warna mata Aleysa lebih gelap dengan tatapan penuh keangkuhan, sedangkan mata Ashera lebih terlihat tenang dan sedikit coklat sama dengan warna rambutnya.
1019.0K viewsCompletedAdded to Library 568 Times as arti ash blonde
Read
+Library
I'M NOT HER

I'M NOT HER

ucapnya pada diri sendiri lalu menyampirkan tali tas di bahu kanannya. * Di pukul tujuh sore, Ashley sudah begitu cantik dan wangi. Dia membiarkan rambut honey blonde lurusnya tergerai rapi setelah dia menyemprotkan hair fragrance dengan aroma musk. Dia juga menenteng hand bag putih kesayangannya sambil sesekali berpose di depan cermin tinggi yang berdiri di samping pintu masuk. Ya, Ashley memang sengaja meletakkan standing mirror di sana agar dia bisa memeriksa sekali lagi penampilannya, apakah beres atau masih harus ada yang dibenahi.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 220 Times as arti ash blonde
Read
+Library
Rahasia Kematian Syakila

Rahasia Kematian Syakila

Arsyila bangun pagi-pagi buta. Gadis itu berdandan lebih lama dari biasanya. Itu karena hari ini Arsyila harus menjadi sosok Saki yang lebih sempurna. Arsyila memakai softlen warna amber dan memasang wig hitam. Arsyila bahkan mengambil sepatu yang memiliki hak paling tinggi untuk menutupi kekurangannya. Benar, hal yang paling terlihat jelas adalah perbedaan tinggi Arsyila dengan sang kakak dan sosok Saki.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as arti ash blonde
Read
+Library
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Aku segera duduk di kursi nomor tiga yang tersisa. Teman sebangkuku tersenyum malu-malu. Dia gadis dengan kepang ke samping yang indah. Rambutnya tebal dan hitam sehingga model rambut itu sangat cocok untuknya. Matanya kecil, pipinya sedikit chubby, tetapi tangannya pendek. Dia menggunakan baju yang sedikit kebesaran, tetapi tampak manis untuknya. “Hai!” sapanya. “Aku Naomi Brown.”
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 541 Times as arti ash blonde
Read
+Library
Asmara Ghina

Asmara Ghina

tanya Ghina mencoba menghidupkan pembicaraan. "Ya, kadang, sih." "Oh, kalau aku jarang." Reza hanya tersenyum menanggapi ucapan Ghina dan kemudian keluar kelas. Ghina mengutuk dirinya, rasanya aneh sekali mencari topik saat bersama Reza. Sudah susah-susah, malah dipatahkan dengan ekspresi datarnya. Beberapa siswa mulai berdatangan, namun Ghina masih betah untuk menatap ke arah luar. Hijau adalah warna favoritnya. Bisa menikmati indahnya pegunungan dan sawah merupakan hal yang paling ia suka.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as arti ash blonde
Read
+Library
Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

Nampak gadis itu begitu cantik dan menawan dengan celana jeans pendek yang dia padukan dengan atasan bercorak bunga itu. Alinea atau Nea memang sangat cantik! Sebagai perempuan, Asha mengakui itu! Kulit gadis itu kekuningan, dengan tubuh proporsional macam model runaway. Rambut Nea panjang lurus dengan warna kecoklatan. Intinya Nea itu sempurna! "Kamu bisa bikin mama aku nggak mau dateng ke sini, tapi nggak denganku!" ucapnya begitu berdiri di depan Asha.
1053.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as arti ash blonde
Read
+Library
Pria Pertamaku Ternyata Seorang Penguasa

Pria Pertamaku Ternyata Seorang Penguasa

Empat puluh menit berlalu, Liv tiba di rumah, namun seperti biasa Ashley mengekor di belakangnya. “Dia tidak mau diusir.” Liv menerangkan ketika melihat alis Ruby terangkat. Gadis itu hanya tertawa kecil, lalu duduk di sisi Ruby. “Aku membelimu beberapa wig lagi. Kali ini aku memilih dua buah yang pendek dan dua buah rambut panjang. Cobalah!” Ruby mendelik, senyumnya mengembang menatap Ashley. Dengan santai dia meletakkan kembali wig yang dibeli Ashley ke dalam paper bag, lalu meminta Liv duduk.
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as arti ash blonde
Read
+Library
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

jawab Aisyah dengan memakai lip tint dan minyak wangi. " Kamu kok belum sisiran?" tanya Aisyah dengan melihat rambut Arkan yang masih acak-acakan. " Tolong dong sayang sisirkan rambut aku." pinta Arkan dengan manis. " Aku?" Arkan mengangguk dengan menyerahkan sebuah sisir rambut kepada Aisyah. " Tunduk lah sedikit! tinggi kali kayak tiang listrik." ujar Aisyah dengan menatap Arkan yang lebih tinggi darinya.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as arti ash blonde
Read
+Library
Abysswalker: Darah Membara

Abysswalker: Darah Membara

Api biru tipis terlihat menyelimuti seluruh Shiva, matanya bercahaya biru terang, kontras dengan warna hijau rambutnya yang terangkat sedikit seperti tertiup angin dari bawah. "Ini adalah kekuatan dewi bulan, hanya sementara untuk saat-saat darurat. Tapi ini seharusnya cukup untuk menghentikanmu." Kedua tangan Shiva juga diselimuti api tipis berwarna biru. Ash kembali melesat, meninggalkan bekas patahan yang besar pada batang pohon yang ditinggalkannya.
10614 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as arti ash blonde
Read
+Library
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Zirah hitamnya sudah hancur di bagian bahu, memperlihatkan kulit yang mulai tertutup korosi Void akibat emosinya yang meledak. Namun, rasa sakit fisiknya tak sebanding dengan rasa sesak saat menatap sosok di depannya. Ashyel—wanita yang beberapa jam lalu masih mengomelinya soal biskuit keras—kini berdiri tegak di atas peti mati kristal. Rambutnya yang biasanya lembut kini melayang-layang tertiup aura berwarna hijau lumut yang pekat, bercampur dengan distorsi hitam yang tidak stabil. Matanya tidak lagi biru es, melainkan putih perak yang kosong, memancarkan kedinginan medis yang absolut.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as arti ash blonde
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status