Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

" Itulah mereka semua bersenda gurau selalu. Lalu Ibunya hanya tersenyum dan mengangguk-anggukan sebagai pertanda mengiyakan. "Oh.. tidak.. kamu mah Ren.. ikut-ikutan saja.. itukan aku cita-citanya jadi Arti papan atas yang ternama nantinya.. hehehee." Itulah Ari yang selalu mengharapkan menjadi artis papan atas. Sungguh berharap bangat dan dia merasa suaranya sudah oke dan bagus.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as arti binal
Read
+Library
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

ucap Rain sambil berusaha melepaskan diri. "Bon! Bon! Pak Arsan dateng Bon!" teriak Bara dari pintu kelas. Membuat Boni menoleh sekilas dan tetap melemparkan sampah yang ada di laci mejanya hingga laci meja Bara yang terletak di ujung paling depan. “Selamat pagi anak-anak!” ucap Pak Arsan, setibanya ia di daun pintu. Sontak aksi Rain dan Boni pun berhenti, serempak mereka berdua menolehkan kepala ke arah suara.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as arti binal
Read
+Library
My Girl [Elsha - Aris]

My Girl [Elsha - Aris]

ucap Aris pada tukang foto yang masih setia berada di tempatnya. “El, selamat, ya, telat banget ini. Maaf. Habis terbang dari Bali,” kata pria yang Elsha tahu bernama Bian, sahabat suaminya. “Gak papa, Mas, makasih juga udah bela-belain datang,” balas Elsha.
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as arti binal
Read
+Library
Baby Sitter Tuan Bos

Baby Sitter Tuan Bos

tanya Satya saat Binar baru keluar dari kamar khusus untuk Davi tidur. Binar tidak menjawab pertanyaan dari Tuan Bos itu, ia malah melengos pergi. "Hei ... nggak sopan! Aku lagi ngomong sama kamu, kenapa malah dicuekin?" protes Satya. Ia pun jadi mengekor di belakang Binar, mengikuti ke mana perginya ART merangkap Baby Sitter-nya Davi tersebut. "Yang tadi tuh aku nggak sengaja, Bi!" jelas Satya.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as arti binal
Read
+Library
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

ujar Binar sembari melemparkan helm tepat di muka Aras. Aras cekatan menangkapnya. Hup. Bi Imba menggeleng-geleng tidak percaya. "Bi kita Pamit dulu," ujar Binar sembari membenarkan jaketnya. Ia pun berlalu dari situ. Aras sedikit berlari kecil mengejarnya, berpamitan dengan buru-buru kepada Bi Imba. "Buru-buru amat?" Ujar Aras ketika Binar hendak naik ke atas motornya.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 320 Times as arti binal
Read
+Library
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Jazakumullah Khoiron katsiron, terima kasih untuk para pembaca di novel Satu Milyar Untuk Art, kita lanjut di season 2-nya. Semoga rezekinya lancar terus, dan diberikan kesehatan oleh Tuhan kita, Aamin ya rabbal alamin, tetap semangat. Dengan cover berbeda ya, tapi tetap melanjutkan cerita ini, dengan tokoh yang sama pula. Silakan untuk subscribe novel kelanjutannya yang berjudul " Satu Miliar Untuk ART Season 2. Novel itu adalah kelanjutan kisah, Nilam, tuan Alex dan Nizam serta tokoh yang lainnya. Terima kasih.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as arti binal
Read
+Library
BIZARRE (Indonesia)

BIZARRE (Indonesia)

Reyna menyamankan posisi duduknya di pinggiran bangunan tinggi itu sesekali melihat langit malam, tidak ada bintang bertabur disana hanya bulan sabit yang terlihat sangat kesepian. “Asalku di sini, makanya aku ingin menunjukkannya padamu” Sicheng Berjalan ke arah pagar pembatas monumen “ke sini, biar aku tunjukkan” Sicheng memanggil Reyna yang membuat wanita itu ikut berjalan menuju tempat Sicheng berdiri.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as arti binal
Read
+Library
Bintang

Bintang

tolak Bintang mentah-mentah dengan geleng-geleng kepala. “Gua bakalan marah kalau Lo remehin gua, kita sama-sama berguru di Ayah. jadi, Lo inget visi misi Ayah kan. BULZIGH tungguin BILGOSH di lapangan banteng, Gua cabut Bin.” Ujar Bulan melengang pergi membuat Bintang lagi-lagi menjambak rambut nya. ***
102.2K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as arti binal
Read
+Library
Arthur&Bianca

Arthur&Bianca

Bianca sering menertawakan Arthur, yang wajahnya langsung memerah ketika makan makanan pedas. "Sayang, jangan di makan. Itu semua cabai. Nanti terjadi sesuatu pada anak kita," ujar Arthur dengan tatapan dingin melihat istrinya melahap masakan khas bali. "Ini sambal khas dari bali. Ikan bakarnya juga sangat enak. Aku sepertinya menyukai tinggal di sini," balas Bianca dengan antusias, "Jangan bicara yang tidak-tidak Bianca," jawab Arthur malas. "Aku tidak mungkin bisa tinggal di kota yang panas ini."
1021.5K viewsCompletedAdded to Library 753 Times as arti binal
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

Sementara itu Artur dan guru Jeka sudah berangkat ke danau naga di pinggiran hutan kegelapan sebelum matahari menampakan sinarnya. Rombongan jenderal Dalkan memasuki istana disana sudah ada jenderal Banin dan jenderal Anubi tak lama mereka mengobrol burung pembawa pesan mendarat di depan istana jenderal Anubi membuka pesan yang di bawa burung itu yang menuliskan bahwa benteng terin telah di serang kerajaan Arkam. Jenderal Anubi terlihat sangat marah dengan pesan yang dia baca itu.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as arti binal
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status