Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjelang Pernikahan

Menjelang Pernikahan

Gadis manis yang belakangan sulit ditemui, kini berdiri tanpa sambutan basa-basi. “Boleh masuk?” tanya Bahtiar, dengan tidak melepaskan pandangan meski sekejap mata berkedip. Satu kata pun tak keluar sebagai jawaban. Tetapi, gerakan tangan Arisa yang membuka pintu lebih lebar, adalah bukti bahwa ia mempersilahkan.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Hestia

Hestia

“Kita pulang dulu, maaf buru-buru.” “Ngapain minta maaf! Makasih, lho, udah ngasih stok makanan juga, Re!” Artemis membalas perkataan pria bertubuh atletis di balik sweater jaket abu-abunya. ‘Oh iya, namanya Remi,’ bisik Patra menghapal nama-nama anggota keluarga pacarnya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

katanya. Arthur menerima jabat tangannya. "Namaku Arthur Gardner. Aku tidak melakukan ini dengan sia-sia. Kamu bisa membalasku dengan mengurangi jumlah orang bodoh di dunia ini. Lain kali, pikirkan dua kali sebelum melakukan apa pun. Kamu harus mempertimbangkan siapa yang mencintaimu. Bagaimana jika kamu mati konyol, melompat ke sungai ini dengan arusnya yang deras?"
1062.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Ia menatap satu per satu wajah yang memandang mereka, lalu tersenyum kecil. “Aku hanya menyampaikan keinginanku,” ucap Arsita. “Saat ini, baik Nate ataupun Mariana sendiri tidak terpikir ke arah sana. Maaf sudah membuat suasana jadi canggung.” Arsita melirik sekilas ke arah Mariana, lalu ke Nate yang berdiri tak jauh dari mereka. “Maaf, Mama tidak bermaksud mendahului siapa-siapa atau bersikap lancang,” katanya pelan.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

Membiarkan gadis itu memberikan alasan dengan kejadian tempo lalu yang hampir membuat ia gila. "Sebenarnya... ." Artha menggigit bibir bawah sebelum melanjutkan kalimat apa yang tepat untuk ia berikan alasan atas keteledorannya. Agha gemas melihat sikap Artha, ia ingin yang menggigit bibir merah alami itu bukan Artha. "Aku telah mengirim pesan itu," ucapnya masih dengan menggantung. Agha masih setia menunggu ucapan Artha. Berikutnya Artha tersenyum, "Aku lupa membeli kuota." ucapnya dengan cepat.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
The Gray Silhouette of Love

The Gray Silhouette of Love

“YA, MAAF" "ARU!!!" "YA, YA, YA, MAAF. MAAF KARENA AKU BODOH. MAAF KARENA AKU TAK BISA PUNYA KEHIDUPAN YANG SECEMERLANG DIRIMU ATAUPUN ARNOLD. MAAF KARENA AKU BERSIKAP EGOIS SETIAP WAKTU DAN TAK BISA MENGERTIMU SEPANJANG WAKTU. MAAF KARENA AKU TELAH MENYUSAHKAN HIDUPMU. MAAF… MAAF… DAN PERSETAN DENGAN SEMUA INI!” dia membanting sendok yang digenggamnya dengan emosi, membuatku merasa takut.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai arti excuse me
Tampilkan Ulasan (4)
Baca
+Pustaka
Wika Cahaya
Bagi para reader "d-grey sillhouette of love" karena bab awal unlock yg terlalu panjang hingga babnya jd malah, bisa langsung loncat ke bab 35... yang chapternya sudah lebih pendek. Thank for your support guys! Bless you all.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Diamlah, Dova! Ini urusanku dengan, Artemis." Max mendekatiku dan meminta maaf untuk semuanya. Ingin rasanya aku tersenyum sinis, tapi rasannya syarafku tak bisa menggerakkan bibir ini. Mulai terasa semuanya menjadi kaku, bahkan kini aku tak mampu berbicara.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai arti excuse me
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Baca Semua Ulasan
Artemis Hunter

Artemis Hunter

“Seharusnya akulah yang berterima kasih. Kau sungguh peduli pada ibu. Aku mendengar kejadian dua tahun lalu dan perdebatanmu dengan ibu sebelum kau pergi.” Aku tersenyum dan bersandar pada punggung kursi. “Artemis memaksa untuk membiarkan kejadian itu, sehingga ibumu tidak punya pilihan lain. Lagipula, tempat itu terlalu berbahaya untuk kudatangi sendirian dan mengajak orang lain bukan pilihan yang bijak. Seperti yang kukatakan tadi, kita tidak tahu siapa yang sekutu dan siapa yang bukan.” “Kau bisa mengajakku atau Grace.”
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Aku, istri kedua

Aku, istri kedua

Kudengar Isak tangis wanita itu yang membuatku kebingungan dengan apa yang terjadi. “Ada apa, Ar? Maaf untuk apa?” “Aku pamit ya, Mbak. Maaf aku tak kuasa untuk bercerita. Biar Mas Zul yang menjelaskan kepada Mbak Aisyah. Aku mengucapkan banyak terima kasih telah mau menampungku, juga aku mohon maaf banyak menyakiti hatimu, Mbak!” Aku masih kebingungan dengan kalimat yang keluar dari bibir Arini. Pamit. Apa maksudnya?
1019.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

gumam Athar. “Aku minta maaf, Kang. Atas ucapan kasarku tempo hari. Aku mengatakannya karena emosi, tolong, maafkan dan jangan dimasukkan ke dalam hati, Kang.” Azril mulai memulai membuka obrolan. “Ya Allah, Gus. Jenengan tidak usah seperti ini. Saya sudah memaafkannya,” ucap Athar tersenyum tulus.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status