Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

gumam Tuan Kusuma. "Maafkan mama, mungkin saking kesalnya, Sekali lagi maafkan mama," ucap Nyonya Arimbi sambil tersenyum. "Ibu, mama......" Ucap Nizam spontan, hingga semua orang menatap ke arah anak kecil itu.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis Sang Miliarder

Jebakan Manis Sang Miliarder

adik dari Merry mengutarakan kekesalannya dengan tindakan bodoh kakak iparnya itu. Artur menundukkan wajahnya karena sungguh tidak bermaksud menyerang kedua orang tua Katarian dengan ungkapannya. Ia hanya mencari kesempatan saja untuk menemukan peluang lebih besar dengan meminta pendapat semua orang, dan itu … berhasil. Artur tersenyum kecil dan kembali melihat Brad yang tengah menatapnya, lalu Merry yang melemparkan senyuman canggung kepada semua anggota keluarga. “Ah … maafkan aku.”
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Maduku

Anak Untuk Maduku

ucap Allarick. *** "aku benar benar berterima kasih sama mas Arthur, jika bukan karena mas Arthur aku nggak tau bagaimana repot nya aku hari itu" ucap Namiya sambil mempersilahkan Arthur duduk di salah satu kursi meja kantin perusahaan.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Bersinar setelah Diselingkuhi

Bersinar setelah Diselingkuhi

Ia tetap menatap mata wanita itu yang masih menyisakan sisa isak tangis, binar hangatnya kini penuh dengan penyesalan. "Maafkan aku untuk yang tadi pagi," bisik Arthen pelan, mengusap sisa air mata di sudut mata Lucia sembari mengabaikan keriuhan kru dan bisik-bisik kagum dari orang-orang di sekitar mereka. "Aku yang terlalu egois."
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Living with Mr. Arrogant

Living with Mr. Arrogant

Zinnia pun mengangkat panggilan video itu "Assalamu'alaikum, Bel. Ada apa?" tanya Zinnia membuka pembicaraan. "W*'alaikumussalam. Ini kamu Zin?" tanya Bella memastikan. Takut jika sang sahabat sedang bertukar jiwa. "Iya. Ini aku, Bel," jawab Zinnia. "Syukur deh. Gini Zin, aku mau minta maaf sebelumnya," balas Bella.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Tokyo Dai Roman

Tokyo Dai Roman

Barulah setelah selesai menempelkan plester, Hasumi merasa sangat malu dan langsung memalingkan muka. “Terima kasih ya, dan maaf karena tadi tidak bisa datang.” kata Arata tiba-tiba sambil bersandar di sofa. “Tidak apa-apa sih, tapi setidaknya tolong beri alasan yang jelas kalau mau membatalkan janji.” Hasumi masih agak sebal dengan kelakuan Arata hari ini. Kalau saja ia tidak dapat info dari Jurina, pastilah lelaki itu kini sedang meringkuk sambil kelaparan dalam kondisi sakit.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai arti excuse me
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Sora Takahashi
Halo~ Sudah lama sekali tidak update. Maaf author sempat menghilang selama beberapa tahun lamanya karena kesibukan kuliah dan kerja. Banyak sekali hal yang dilalui sampai tidak sempat untuk update cerita. Di tahun 2022, author diberi kesempatan untuk tinggal selama 1 tahun di Jepang, negara impian..
FETER GAMING
kenapa setiap melihat kebahagian arata aku ngerasa sdkt ada rasa sakit y. smga aja ini hnya perasaanku saja rapi aku tajin hasumi sdh bnar2 rela melepaskan sensei dan bner2 menyukai senpai. ah ga sabar nunggu next thor
Baca Semua Ulasan
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) "Maaf kalau saya tidak sopan." Aarav melepas tanganku sesaat setelah selesai bicara. Pesta yang seharusnya menjadi kebahagiaan untuk Pak Baskoro dan Aarav justru kacau karena ulah Rini. Bukan aku malu atas ucapannya, karena memang yang dibilang adalah benar. Tapi … dia lebih mempermalukan Pak Baskoro dan Aarav di depan banyak orang.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

“Ar… terima kasih sudah antar aku pulang. Tapi aku nggak bisa.” Arga diam sejenak. Lalu ia tersenyum kecil—senyum yang sedih tapi menerima. “Aku tahu,” katanya. “Dan aku hormati itu.” Ia menyalakan mesin lagi, melaju pelan ke depan apartemen. Hujan mulai reda. Saat mobil berhenti, Aurelia membuka pintu. Sebelum turun, ia menoleh. “Kau orang baik, Ar. Jangan berubah jadi orang yang nggak kau kenal.”
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
PEWARIS SAH

PEWARIS SAH

"Astaga! Maafkan saya tuan, ini semua karena kecerobohan saya." Arise berakting terkejut yang terlihat sungguhan di mata semua orang. Alrico tercengang melihat akting kakaknya yang sangat natural. Arise mengambil sapu tanganya dan membantu laki-laki itu membersihkan tuxedo yang terkena minuman. "Biar saya bantu, Tuan." "Terimakasih Nyonya Marquise." "Anda tahu nama saya?" tanya Arise tidak percaya— kaliini sungguhan bukan akting.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Roommate with Benefits

Roommate with Benefits

Grup Cuma Wacana [Artemis: Udah tiga hari dan nggak ada kabar apa-apa. Hera bakalan bangun, kan? ☹️] [Eve: Ar, jangan bikin gue sedih. Sejak kejadian itu gue mengabaikan Astu sama Nira akhir-akhir ini. Maaf ya, Mas Ares. Maaf ya, Astu dan Niranya Mama. ☹️]
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai arti excuse me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status