Ketika Cinta Ugal-Ugalan Itu Pergi
'
"Aku sudah nggak mencintaimu lagi. Dulu saat kamu memilihku daripada Liam, aku pikir aku masih mencintaimu. Tapi aku salah. Aku hanya ingin bersama Abigail selamanya."
"Aku harap kamu nggak kembali lagi, Iris. Dengan begitu, aku bisa melupakan semua hal buruk yang kamu lakukan padaku ... dan pada Abigail," kataku dengan suara dingin dan serius.
Dia menatapku dengan terkejut. "Nggak ... itu nggak benar. Kita sudah saling kenal sejak kecil. Kita janji bakal bersama selamanya. Aku kembali untukmu. Aku tahu kamu hanya marah, makanya kamu bicara begitu," katanya sambil menangis.